Rani Ardianti
Universitas Islam Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kegiatan Literasi Baca-Tulis, Literasi Finansial, Literasi Budaya Kewargaan dan Literasi Numerasi di Sekolah Dasar Pekanbaru Jeni Silvia; Nuraqmarina Ariyani; Rani Ardianti; Syaidatil Akila; Febrina Dafit
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam budaya literasi kaitannya sangat erat dengan dunia pendidikan. Untuk meningkatkan prestasi generasi muda dalam mencapai kesuksessan penguasaaan literasi merupakan indikator yang sangat penting. Kurangnnya bahan bacaan dan praktik literasi yang belum sesuai dinilai sebagai faktor penyebab rendahnya literasi masyarakat indonesia. Literasi merupkan kemampuan individu dalam membaca dan menulis untuk mengelolah informasi dan pengetahuan sebagai kecakapan idup. Literasi menjadi kemampuan wajib peserta didik sekolah dasar yang harus di kembangkan. Peserta didik di sekolah dasar dituntut untuk memiliki kemampuan literasi dasar, literasi bahasa,literasi numerasi,literasi sains,literasi digital,literasi finansial dan literasi budaya kewargaan.Kemampuan literasi bacatulis,literasi finansial dan literasi numerasi pada jenjang sekolah dasar dapat membantu peserta didik dimasa yang akan datang. Ketiga kemampuan dasar litersi tersebut dapat di kembangkan melalui gerakan literasi sekolah(GLS). Kegiatan literasi mampu menjaga kesehatan otak, meningkatkan kecerdasan logika dan linguistik sehungga peserta didik mampu memiliki kecenderungan yang lebih baik dalam memahami persoalan baik hal yang berkaitan dengan pembelajaran di sekolah maupun di kehidupan sehari-hari(Aantoro,2017).
Development of a science literacy-based e-module for elementary school students Rani Ardianti; Putri Octa Hadiyanti
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 4 (2025): Inovasi Kurikulum, November 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i4.182

Abstract

Students’ understanding of science concepts often encounters difficulties due to their abstract nature, including the topic of the respiratory system, which impacts students’ low interest in learning and their science literacy skills. To overcome these challenges, innovative, communicative, and child-friendly learning media are needed. This study aims to develop a science literacy-based e-module on the respiratory system that can serve as an alternative medium for science learning among fifth-grade elementary school students. The research method employed was a research and development approach, utilizing the ADDIE model, with a primary focus on the development stage. The research subjects consisted of a material expert, a language expert, a media expert, one teacher, and six students in a limited trial. Data collection instruments included validation sheets and response questionnaires. The analysis technique employed a descriptive approach, utilizing both qualitative and quantitative methods. The results showed that the developed science literacy-based e-module is feasible for use in learning. Teachers and students provided positive responses, stating that the e-module helped explain the concept of the respiratory system more clearly, systematically, and understandably. Thus, the science literacy-based e-module on the respiratory system is considered effective as a learning medium that supports the strengthening of science literacy while enhancing students’ understanding of scientific concepts in elementary school.   Abstrak Pemahaman murid terhadap materi sains seringkali menghadapi kendala karena sifatnya yang abstrak, termasuk pada materi sistem pernapasan, sehingga berdampak pada rendahnya minat belajar dan keterampilan literasi sains murid. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan media pembelajaran yang inovatif, komunikatif, dan sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul berbasis literasi sains pada materi sistem pernapasan yang dapat digunakan sebagai media alternatif dalam pembelajaran IPA di kelas V sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang dibatasi sampai tahap pengembangan. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli bahasa, ahli media, seorang guru, serta enam murid pada uji coba terbatas. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi dan angket respons, sedangkan teknik analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis literasi sains yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran. Guru dan murid memberikan respons positif karena e-modul ini membantu menjelaskan konsep sistem pernapasan secara lebih jelas, sistematis, dan mudah dipahami. Dengan demikian, e-modul berbasis literasi sains pada materi sistem pernapasan dinyatakan efektif sebagai salah satu media pembelajaran yang mendukung penguatan literasi sains sekaligus meningkatkan pemahaman murid terhadap konsep-konsep sains di sekolah dasar. Kata Kunci: e-modul; literasi sains; sekolah dasar