Prestasi belajar siswa merupakan tolok ukur utama keberhasilan pendidikan di Madrasah Aliyah, namun pada kenyataannya capaian tersebut masih belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Beragam penelitian mengungkapkan bahwa rendahnya prestasi belajar siswa tidak semata-mata disebabkan oleh faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik, melainkan turut dipengaruhi oleh faktor yang bersumber dari luar, khususnya efektivitas manajemen pembelajaran dan budaya organisasi Madrasah Aliyah. Studi pendahuluan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Garut menunjukkan adanya penurunan capaian hasil ujian, motivasi belajar yang belum konsisten, serta belum optimalnya perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang diduga berkaitan dengan lemahnya internalisasi budaya organisasi. Penelitian ini dimaksudkan untuk menelaah sejauh mana budaya organisasi memberikan pengaruh terhadap efektivitas manajemen pembelajaran serta dampaknya terhadap prestasi belajar siswa di MAN 1 Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Lokasi penelitian dilaksanakan di MAN 1 Garut, Kabupaten Garut. Populasi penelitian meliputi 60 orang guru, dengan sampel ditentukan menggunakan teknik sampling yang proporsional. Data primer diperoleh melalui angket, sedangkan data sekunder berasal dari dokumentasi hasil ujian dan arsip madrasah. Teknik pengumpulan data meliputi angket, wawancara terbatas, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik inferensial untuk menguji hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan dengan prosedur bootstrapping, diketahui bahwa (1) Pengaruh budaya organisasi terhadap efektivitas manajemen pembelajaran menunjukkan nilai T-statistic sebesar 7.234 dan p-value sebesar 0,000. Nilai T-statistic yang jauh melebihi 1,96 dan p-value yang berada di bawah 0,05 menunjukkan bahwa pengaruh budaya organisasi terhadap efektivitas manajemen pembelajaran sangat signifikan. Artinya budaya organisasi berperan kuat dalam memengaruhi efektivitas manajemen pembelajaran. (2) Pengaruh efektivitas manajemen pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa memiliki nilai T-statistic sebesar 4.400 dan p-value sebesar 0,000. Karena nilai T-statistic lebih besar dari 1,96 dan p-value lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh efektivitas manajemen pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa adalah signifikan. Dengan demikian, efektivitas manajemen pembelajaranDengan demikian, penguatan budaya organisasi madrasah dan peningkatan efektivitas manajemen pembelajaran merupakan faktor strategis dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa secara berkelanjutan di MAN 1 Garut.