Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Struktur dan Nilai Cerita Rakyat Dukuh Tuksongo Setiyawan Mustakul; Mohammad Kanzunuddin
Jurnal Guru Indonesia Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v3i1.308

Abstract

This study aims to describe the structure of the folklore of Dukuh Tuksongo in Geneng Village, Batealit District, Jepara Regency, East Java Province. The method used in this study is a descriptive qualitative method with an ethnographic method approach. This research was conducted from 5 to 12 December 2022. Data were obtained in this study using observation, recording, interview, and documentation techniques. The data validation used is data triangulation, namely data sources, methods, and theories. The results of this study are that there are values contained in the folklore of Dukuh Tuksongo in Geneng Village, Batealit District, Jepara Regency, namely, social or community values, and moral values. This research implies that the folklore of Dukuh Tuksono can be used as a source of reading, especially for children so that existing values can be embedded and implemented in everyday life.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendiskripsikan struktur cerita rakyat Dukuh Tuksongo di Desa Geneng Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan metode etnografi. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 5 sampai dengan 12 Desember 2022. Data diperoleh dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik observasi, rekaman, wawancara, dan dokumentasi. Validasi data yang digunakan adalah triangulasi data yaitu sumber data, metode dan teori. Adapun hasil dari penelitian ini adalah terdapat nilai-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat Dukuh Tuksongo di Desa Geneng Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara yaitu, nilai sosial atau kemasyarakatan, serta nilai moral. Implikasi dari penelitian ini yaitu cerita rakyat Dukuh Tuksono ini dapat dijadikan sumber bacaan khususnya anak-anak sehingga nilai-nilai yang ada dapat tertanam dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS STRUKTUR DALAM CERITA RAKYAT DUKUH TUKSONGO DI DESA GENENG KECAMATAN BATEALIT KABUPATEN JEPARA Setiyawan Mustakul; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Vol 3, No 1 (2023): Volume 3, Nomor 1, Februari 2023
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jtln.v3i1.313

Abstract

Abstrak: Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mendiskripsikan struktur dalam cerita rakyat Dukuh Tuksongo di Desa Geneng Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian terstruktur dalam cerita rakyat dengan pendekatan metode etnografi. Data yang digunakan dalam penelitian ini, didapatkan dengan menggunakan teknik observasi, perekaman, wawancara, dan dokumentasi. Nilai-nilai yang terkandung dalam cerita rakyat Dukuh Tuksongo di Desa Geneng Kecamatan Batealit Kabupaten jepara terdiri dari nilai sosial atau kemasyarakatan, nilai kesusilaan dan budi pekerti serta nilai moral. Selain itu, perlu adanya kesesuaian memilih cerita rakyat kepada anak yang harus diperhatikan dan disesuaikan dengan kondisi anak. Kesesuaian tersebut meliputi kesesuaian literal dan moral anak. Kata kunci: Struktur, dan Cerita Rakyat
Literasi Karakter dan Nilai-Nilai Dasar Kepramukaan dalam Pembentukan Profil Pendidik Berkarakter Wann Nurdiana Sari; Setiyawan Mustakul
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19732

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 menuntut pendidik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi teladan moral. Penguatan literasi karakter dan internalisasi Nilai Dasar Kepramukaan (NDK) menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan degradasi moralitas guru di era digital. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara literasi karakter dan NDK serta mengidentifikasi hambatan implementasinya dalam membentuk profil pendidik berkarakter. Pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (literature review) digunakan dalam penelitian ini. Data sekunder diperoleh dari artikel ilmiah dan regulasi resmi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi literasi dan NDK menciptakan keseimbangan antara pengetahuan moral (moral knowing) dan tindakan moral (moral action). Pengamalan Satya dan Darma Pramuka mampu mengonretkan nilai karakter abstrak menjadi indikator perilaku sehari-hari seperti disiplin dan tanggung jawab. Namun, implementasi di lapangan masih terhambat oleh reduksi kegiatan pramuka sebagai formalitas administratif dan minimnya pelatihan kepramukaan guru. Penguatan profil pendidik berkarakter memerlukan reformasi kebijakan sekolah dan pelatihan kepanduan berkelanjutan agar nilai kepramukaan bertransformasi menjadi keteladanan yang hidup (living values).