Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PREDIKSI INTENTION TO ENROLL OLEH SISWA-SISWI SMA DALAM PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI SWASTA DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN NAIVE BAYES Hendra Achmadi
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 6th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah calon mahasiswa yang mendaftar di perguruan tinggi, terutama di perguruan tinggi swasta, merupakan masalah serius. Penurunan jumlah calon mahasiswa yang terjadi selama masa pandemi COVID-19 dari tahun 2018-2019 hingga tahun 2022 juga menjadi masalah serius bagi perguruan tinggi swasta di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada mencari karakteristik utama siswa SMA dalam memilih perguruan tinggi swasta di Jakarta dan sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah data mining, dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang disebar kepada siswa SMA kelas 11 dan 12 di wilayah tersebut, dengan total 438 responden, yang kemudian melalui proses pembersihan data, menghasilkan 295 responden.Dengan menggunakan metode Naise Bias dan Supervisor Learning akan didapat prediksi pengambilan keputusan siswa-siswi SMA Dengan menggunakan algoritma naïve bayes maka didapat akurasi 94.9 persen dengan melakukan simulasi terhadap tiga universitas besar yang akan diprediksi yang dipilih yaitu Binus dengan kode 1 dan UPH dengan kode 2 dan Prasmul dengan kode 3. Kemudian dengan menggunakan Naïve Bayes algoritma , maka machine learning akan melakukan prediksi dari universitas yang akan di pilih, dan hasilnya adalah 94,9 persen akurasi yang didapatkan
KARAKTERISTIK SISWA SISWI SMA YANG MENENTUKAN PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI SWASTA DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN LOGISTIK REGRESI Hendra Achmadi; Indah Fatmawati; Sylvia Samuel
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 6th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah Calon mahasiswa yang masuk pada perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi swasta adalah merupakan masalah serius. Dan jumlah penurunan calon mahasiswa yang terjadi dalam masa pendemic covid-19 antara tahun 2018-2019 dan berlanjut sampai tahun 2022 adalah merupakan masalah serius bagi perguruan tigggi Swasta di Indonesia. Karena itu dalam penelitian ini menfokuskan pada mencari karakteristik utama dari siswa siswa SMA dalam melakukan pemilihan perguruan tinggi swasta di Jakarta dan Sekitarnya. Metode penelitian yang dipakai adalah data mining, dan data yang dipakai adalah berasal dari data primer yang didapat dari kuestioner yang dibagikan kepada siswa-siswi SMA kelas 11 dan 12 di Jakarta dan sekitarnya, dan didapat 438 responden dan setelah dilakukan data cleansing didapat 295 responden. Dengan menggunakan metode Logistic Regression dan Supervisor Learning akan didapat model dari keputusan siswa siswa SMA dalam memilih perguruan tinggi swasta. Hasil dari penelitian ini adalah Dari hasil didapat bahwa keputusan pemilihan Universitas , yang dianalisa dari nilai Beta yang positif dari Logistik Regression . Dari hasil didapat bahwa  karakteristik pertama adalah TIPESKS atau Tipe sekolah ( Swasta atau Negeri)  dan memang yang banyak masuk dalam Universitas Swasta dari sekolah swasta. Karakteristik kedua adalah UANGSAKU, disini menggambarkan akan taraf hidup dari keluarga, dalam penelitian ini UANGSAKU yang paling banyak adalah diantara < 1 juta sebanyak 237 responden, Berikut nya adalah banyaknya presentasi dari pihak universitas ke sekolah juga sangat berpengaruh terhadap siswa siswa di SMA, kemudian karakteristik selanjutnya adalah SEX yang didominasi oleh PRIA sebanyak 151 orang dari 295 responden. Dilanjutkan dengan DOMISILI yang didominasi oleh daerah Tangerang, Banten, Bekasi dan Bogor sebanyak 144 respoden, dan yang terakhir adalah TRANSPORT yang dinominasi oleh antar jemput orang tua dan grab.
PENGARUH VARIABEL KEADILAN ORGANISASIONAL, TRUST, DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP KINERJA ORGANISASI Hanifa Adani; Hendra Achmadi
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 10 No 2 (2023): JMBI UNSRAT Volume 10 Nomor 2
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aimed to investigate the influence of organizational justice, trust, and organizational commitment on the organizational performance of RSU Puri Asih Karawang. The research utilized a descriptive research method with a quantitative approach. The sample consisted of 118 nurses employed at Puri Asih Karawang General Hospital. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling (SEM) with the SmartPLS 3.0 software. The findings revealed that organizational justice, trust, and organizational commitment had a positive and significant impact on the organizational performance of Puri Asih Karawang General Hospital.
Transformational Leadership dan Literasi AI sebagai Strategi Peningkatan Job Performance Karyawan Start-Up di Era Digital : [Transformational Leadership and AI Literacy as Strategies to Improve Job Performance of Start-Up Employees in the Digital Era] Trifiana Tiodora; Wilson Bangun; Hendra Achmadi; Yohana Cahya Palupi Meilani
Milestone: Journal of Strategic Management Vol 5. No. 1 April 2025
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/ms.v5i1.9613

Abstract

This study aims to analyze the effect of transformational leadership and artificial intelligence (AI) literacy on job performance with AI anxiety and managing workplace FOMO as mediating variables in millennial generation employees in start-up companies. Millennial employees, who dominate the workforce in this sector, have unique characteristics such as flexible work preferences, dependence on technology, and the need for a collaborative work environment. However, they also face psychological challenges due to high work dynamics, such as anxiety about AI and the pressure to always be connected. This study uses a quantitative approach with a survey method involving millennial employees from various start-up companies in Indonesia. Data was collected through online questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to test the relationship between variables in the research model developed based on the Job Demands-Resources (JD-R) Model. The results showed that transformational leadership and AI literacy have a positive and significant effect on job performance. In addition, AI anxiety and managing workplace FOMO proved to be significant mediators, where transformational leadership and high levels of AI literacy were able to reduce anxiety about technology and stress due to digital pressure. Thus, this study provides theoretical and practical contributions in the development of leadership strategies and human resource policies, especially in improving the welfare and productivity of millennial employees in a digital technology-based work environment. Abstrak Bahasa Indonesia: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformational leadership dan artificial intelligence (AI) literacy terhadap job performance dengan AI anxiety dan managing workplace FOMO sebagai variabel mediasi pada karyawan generasi milenial di perusahaan start-up. Karyawan milenial, yang mendominasi tenaga kerja di sektor ini, memiliki karakteristik unik seperti preferensi kerja fleksibel, ketergantungan pada teknologi, dan kebutuhan akan lingkungan kerja yang kolaboratif. Namun, mereka juga menghadapi tantangan psikologis akibat dinamika kerja yang tinggi, seperti kecemasan terhadap AI dan tekanan untuk selalu terhubung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan karyawan milenial dari berbagai perusahaan start-up di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel dalam model penelitian yang dikembangkan berdasarkan Job Demands-Resources (JD-R) Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformational leadership dan AI literacy memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap job performance. Selain itu, AI anxiety dan managing workplace FOMO terbukti sebagai mediator yang signifikan, di mana kepemimpinan transformatif dan tingkat literasi AI yang tinggi mampu mengurangi kecemasan terhadap teknologi serta stres akibat tekanan digital. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan strategi kepemimpinan dan kebijakan sumber daya manusia, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan milenial di lingkungan kerja berbasis teknologi digital.