p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrisa
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN SIFAT KIMIA TANAH ALFISOL SERTA HASIL TANAMAN TOMAT CHERRY AKIBAT APLIKASI BAHAN ORGANIK TANPA DIBAKAR (KOMPOS) DAN BAHAN ORGANIK YANG DIBAKAR Asrarudin Asrarudin; Yoke I. Benggu; Lily F. Ishaq; Elias St. O. Nguru; M. Kasim; Yenny Radja Kana
JURNAL AGRISA Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Agrisa
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/agrisa.v11i2.9290

Abstract

Pemanfaatan bahan organik untuk meningkatkan kesuburan tanah sudah sangat terbukti. Namun seberapa besar dan cepat pengaruhnya pada peningkatan kesuburan tanah akan sangat tergantung dari jenis dan dosis bahan organik yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi bahan organik tanpa dibakar dan bahan organik yang dibakar terhadap sifat kimia tanah serta hasil tanaman tomat cherry dan mengetahui dosis bahan organik tanpa dibakar dan bahan organik yang dibakar yang memberikan hasil terbaik pada sifat kimia tanah dan hasil tomat cherry. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental faktor tunggal yang dirancang dalam rancangan lingkungan rancangan acak kelompok (RAK). Perlakuan yang dicobakan adalah bahan organik yang dibakar dan tanpa dibakar dengan dosis masing-masing 10, 15, 20, dan 25 ton.ha-1, terdapat juga perlakuan tanpa bahan organik (kontrol). Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan.Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah N-total tanah, P-tersedia tanah, K-dd tanah, C-organik Tanah, pH tanah, Jumlah buah tiap petak dan Bobot segar buah tiap petak. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis bahan organik tanpa dibakar ( Kompos) dan bahan organik yang dibakar berpengaruh nyata pada variabel kandungan P-tersedia, K-dd, pH tanah pada saat panen, jumlah buah tiap petak dan bobot buah tiap petak, namun tidak berpengaruh nyata pada variabel N total , P-tersedia, Kdd tanah pada akhir vegetatif, dan kandungan C-organik pada saat panen. Perlakuan yang memberikan rerata jumlah buah terbanyak (284, 00) adalah perlakuan dosis bahan organik yang dibakar 10 ton.ha-1 dan yang memberikan bobot buah tertinggi (2443,867 gram.petak-1 ) adalah perlakuan 20 ton.ha-1
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) AKIBAT PERBEDAAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR CAMPURAN KULIT BUAH PISANG DAN DAUN KELOR Elias St. O. Nguru; Eliasber Belnerikhter Lada; Yoke I. Benggu; Yosefina R. Y. Gandut
JURNAL AGRISA Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Agrisa
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/agrisa.v11i1.9331

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan di kelurahan Penfui, kecamatan Maulafa, kota Kupang dan berlangsung dari bulan Januari hingga bulan April 2021. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair campuran daun kelor dengan kulit buah pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai serta mengetahui konsentrasi pupuk organik cair campuran daun kelor dengan kulit buah pisang yang terbaik. Penelitian ini menggunakan Racangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 6 kelompok; perlakuan yang dicobakan adalah P0 : tanpa pupuk organik cair (kontrol), P1 : konsentasi POC campuran kulit buah pisang dan daun kelor 25% , P2 : konsentrasi POC campuran kulit buah pisang dan daun kelor 50%, P3 : konsentrasi POC campuran kulit buah pisang dan daun kelor 75%, P4: konsentrasi POC campuran kulit buah pisang dan daun kelor 100%. Variabel yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman, jumlah cabang sekunder, jumlah cabang produktif, total jumlah buah segar panen tiap tanaman, dan total bobot buah segar panen tiap tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi pemberian pupuk organik cair (POC) campuran kulit buah pisang dan daun kelor berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Konsentrasi POC campuran daun kelor dan kulit buah pisang sebesar 50% + 50% air memberikan pertumbuhan tanaman cabe rawit yang nyata lebih tinggi dan hasil masing-masing berupa total jumlah buah cabe rawit segar panen sebanyak 39 buah tiap tanaman dan total bobot buah segar panen sebanyak 57,33 gram tiap tanaman.