Riani Rachmawati
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menganalisis Pengaruh Sumber Daya Pekerjaan Terhadap Kepuasan Kerja: Peran Mediasi Keterlibatan Kerja Pada Generasi Milenial Di Dki Jakarta Farahdita Amirah Anan; Riani Rachmawati
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 4 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i4.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh sumber daya pekerjaan, yaitu otonomi pekerjaan, dukungan atasan, dan dukungan rekan kerja, terhadap kepuasan kerja pada generasi milenial di DKI Jakarta. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji peran mediasi dari keterlibatan kerja dalam hubungan tersebut. Sampel penelitian terdiri dari 213 responden dari kalangan generasi milenial di DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui survei berbasis kuesioner, dan analisis dilakukan menggunakan model persamaan struktural (SEM) untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya pekerjaan secara signifikan mempengaruhi kepuasan kerja pada generasi milenial. Secara khusus, otonomi pekerjaan memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja, menandakan bahwa milenial yang memiliki kontrol yang lebih tinggi terhadap tugas dan pengambilan keputusan pekerjaan mereka mengalami tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi. Dukungan atasan dan dukungan rekan kerja juga memiliki dampak positif terhadap kepuasan kerja, menunjukkan bahwa kehadiran atasan dan rekan kerja yang mendukung meningkatkan kepuasan milenial terhadap pekerjaan mereka. Selain itu, keterlibatan kerja terbukti menjadi mediator dalam hubungan antara sumber daya pekerjaan dan kepuasan kerja. Hal ini berarti ketika milenial mempersepsikan tingkat sumber daya pekerjaan yang lebih tinggi, mereka lebih cenderung terlibat dalam pekerjaan mereka, yang pada gilirannya meningkatkan kepuasan kerja. Keterlibatan kerja berfungsi sebagai mekanisme melalui mana sumber daya pekerjaan mempengaruhi kepuasan kerja pada generasi milenial di DKI Jakarta.
Menganalisis Pengaruh Sumber Daya Pekerjaan Terhadap Kepuasan Kerja: Peran Mediasi Keterlibatan Kerja Pada Generasi Milenial Di Dki Jakarta Farahdita Amirah Anan; Riani Rachmawati
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 4 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i4.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh sumber daya pekerjaan, yaitu otonomi pekerjaan, dukungan atasan, dan dukungan rekan kerja, terhadap kepuasan kerja pada generasi milenial di DKI Jakarta. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji peran mediasi dari keterlibatan kerja dalam hubungan tersebut. Sampel penelitian terdiri dari 213 responden dari kalangan generasi milenial di DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui survei berbasis kuesioner, dan analisis dilakukan menggunakan model persamaan struktural (SEM) untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya pekerjaan secara signifikan mempengaruhi kepuasan kerja pada generasi milenial. Secara khusus, otonomi pekerjaan memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan kerja, menandakan bahwa milenial yang memiliki kontrol yang lebih tinggi terhadap tugas dan pengambilan keputusan pekerjaan mereka mengalami tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi. Dukungan atasan dan dukungan rekan kerja juga memiliki dampak positif terhadap kepuasan kerja, menunjukkan bahwa kehadiran atasan dan rekan kerja yang mendukung meningkatkan kepuasan milenial terhadap pekerjaan mereka. Selain itu, keterlibatan kerja terbukti menjadi mediator dalam hubungan antara sumber daya pekerjaan dan kepuasan kerja. Hal ini berarti ketika milenial mempersepsikan tingkat sumber daya pekerjaan yang lebih tinggi, mereka lebih cenderung terlibat dalam pekerjaan mereka, yang pada gilirannya meningkatkan kepuasan kerja. Keterlibatan kerja berfungsi sebagai mekanisme melalui mana sumber daya pekerjaan mempengaruhi kepuasan kerja pada generasi milenial di DKI Jakarta.