Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Kesadaran Ketahanan Lingkungan Pesisir Masyarakat Mundupesisir, Kabupaten Cirebon Sri Wulandari; Rifal Pamuji; Saat Mubarrok
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v2i4.2236

Abstract

The POSEIDON 2025 program is a community service initiative focused on enhancing environmental resilience and improving the welfare of coastal communities in Kalijaga Hamlet. The program began with a series of surveys aimed at identifying environmental conditions, social dynamics, and the main issues faced by local residents. The survey results revealed rapid sedimentation, accumulated waste along the coastline, and seawater intrusion that rendered groundwater unfit for consumption. Based on these findings, several solution-oriented activities were designed, including the installation of a water filter in the mosque, seminars and socialization on the functions and conservation of mangroves, the planting of 100 mangrove seedlings, the restoration of the Community Hall with the addition of an environmental-themed reading corner, and a beach clean-up activity. The program was carried out over three days with the involvement of local residents, students, academics, and social organizations. The implementation results showed an increase in public awareness of the importance of protecting mangrove ecosystems and coastal cleanliness, improved access to clean water, and enhanced environmental literacy among children. This program demonstrates that interdisciplinary collaboration and active community participation play a vital role in achieving sustainable and resilient coastal development.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET DAN ABON IKAN DI BAJAWA, KABUPATEN NGADA Ivonne Milichristi Radjawane; Esa Fajar; Jeny Ernawati Tambunan; Saat Mubarrok; Donny Kusuma Hardjani
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.9972

Abstract

Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur, memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar, namun pemanfaatannya masih belum optimal, khususnya dalam aspek pengolahan dan peningkatan nilai tambah produk. Kondisi ini berdampak pada rendahnya konsumsi protein hewani di tingkat rumah tangga yang turut berkontribusi terhadap permasalahan stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pengolahan ikan menjadi produk nugget dan abon sebagai bentuk diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui hands-on training yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung oleh peserta. Sasaran kegiatan adalah kelompok ibu PKK dan masyarakat di Bajawa, Kabupaten Ngada. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berjalan efektif dengan tingkat partisipasi yang tinggi. Sebanyak 93,94% peserta menyatakan materi mudah dipahami, dan lebih dari 78% responden memberikan penilaian sangat baik terhadap aspek kejelasan materi, kecukupan waktu, serta fasilitas pelatihan. Produk nugget lele dan abon tuna yang dihasilkan memiliki karakteristik yang baik secara teknis dan dapat diterima oleh peserta. Selain itu, 78,79% peserta menyatakan sangat termotivasi untuk mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh di rumah, yang mengindikasikan potensi keberlanjutan program.Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program budidaya ikan sebelumnya (budikdamber) dan memperkuat integrasi hulu–hilir dalam sistem pangan berbasis masyarakat. Pelatihan pengolahan ikan terbukti mampu meningkatkan keterampilan, memperpanjang daya simpan produk, serta membuka peluang usaha rumah tangga. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan dan upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan sumber daya perikanan lokal secara berkelanjutan.