Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hakikat Dan Ruang Lingkup Filsafat Pendidikan Islam Ikhwani Ikhwani
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 7 No 2 (2023): Lentera, Mei 2023
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan Islam di Indonesia khususnya, dan dunia Islam pada umumnya masih dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari soal rumusan tujuan pendidikan yang kurang sejalan dengan tuntutan masyarakat, sampai kepada persoalan guru, metode, kurikulum dan sebagainya. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut masih terus dilakukan dengan berbagai upaya. Penataran guru, pelatihan tenaga pengelola pendidikan dan lain sebagainya harus dilakukan, namun seiring dengan perkembangan kehidupan masalah pendidikan terus bermunculan. Pendidikan Islam merupakan salah satu disiplin ilmu keislaman yang membahas objek-objek di seputar kependidikan Islam. Pemahaman hakikat Pendidikan Islam sebenarnya tercantum di dalam sejarah dan falsafah Islam sendiri, sebab setiap proses pendidikan tidak terlepas dari objek-objek keislaman. Filsafat Pendidikan Islam sebagai suatu kajian filosofis mengenai berbagai masalah yang ada dalam pendidikan, didasarkan pada al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber primer, dan pendapat para ahli khususnya filosof muslim sebagai sumber sekunder. Selain itu, Filsafat Pendidikan Islam dikatakan Abuddin Nata suatu upaya menggunakan jasa filosofis, yakni berfikir secara mendalam, sistematik, radikal dan universal tentang masalah-masalah pendidikan, seperti masalah manusia (anak didik), guru, kurikulum, metode dan lingkungan dengan menggunakan al-Qur’an dan al-Hadits sebagai dasar acuannya.
TRANSFORMASI UKM IKAN KAYU (EUNGKOT KEUMAMAH) MENUJU KETAHANAN BISNIS JANGKA PANJANG YANG BERAKAR PADA NILAI-NILAI LOKAL ACEH Syarifah Maihani; Ikhwani Ikhwani; T.M. Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61430

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berpijak pada satu persoalan mendasar yang kerap luput dari perhatian: banyak UMKM produk pangan lokal yang secara finansial layak dan menguntungkan, namun gagal bertahan dalam jangka panjang karena tidak pernah benar-benar membangun fondasi keberlanjutan usahanya. Ikan kayu atau eungkot keumamah, produk olahan ikan tongkol khas Aceh yang telah berusia ratusan tahun, menghadapi persoalan serupa. Kajian finansial menunjukkan bahwa usaha pengolahan keumamah di sentra Lampulo, Banda Aceh, memiliki IRR sebesar 40,46% per tahun dan NPV sebesar Rp 2,8 miliar angka yang jauh melampaui batas kelayakan investasi. Namun di sisi lain, mayoritas pelaku usahanya masih bekerja tanpa kemasan yang memadai, tanpa sertifikasi halal, dan tanpa akses ke pasar digital  kondisi yang menjadikan keberlangsungan usaha ini rapuh di hadapan perubahan pasar. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab kesenjangan tersebut melalui pendekatan pengabdian berbasis bukti yang menggabungkan desk study atas data sekunder, wawancara daring intensif dengan pelaku UMKM, serta pendampingan hybrid yang mencakup pelatihan manajemen usaha, redesain kemasan berbasis identitas lokal Aceh, digitalisasi pemasaran, dan fasilitasi sertifikasi halal. Sasaran langsung kegiatan adalah minimal 10 UMKM mitra di Banda Aceh dan Aceh Besar. Luaran yang diharapkan mencakup modul replikasi transformasi usaha, artikel ilmiah di jurnal pengabdian terakreditasi, serta rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah Aceh guna memperkuat ekosistem UMKM produk pangan lokal secara berkelanjutan.