p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal eCo-Buss
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinasi Purchase Intention Produk Skincare Lokal Melalui Marketing Mix, E-WOM, Trust dan Green Brand Awareness Natalia Natalia; Patrick Kevin Aritonang; Yuyus Yudistria
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3046

Abstract

Era media sosial telah memunculkan tren menjaga penampilan baik pada wanita maupun pria, sehingga produk perawatan kulit menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Persaingan industri kecantikan semakin ketat dengan hadirnya berbagai produk lokal dan internasional yang menawarkan manfaat, kualitas, harga, distribusi, serta strategi pemasaran berbeda, sehingga menciptakan persepsi konsumen bahwa memiliki produk kecantikan merupakan hal yang wajib. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran variabel marketing mix, Electronic Word of Mouth (E-WOM), green brand awareness, dan trust terhadap purchase intention produk kecantikan lokal. Penelitian ini melibatkan 160 responden yang dipilih dengan teknik purposive random sampling, sedangkan metode analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4 untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marketing mix, E-WOM, dan green brand awareness berpengaruh positif terhadap purchase intention konsumen. Sebaliknya, variabel trust justru berpengaruh negatif terhadap purchase intention, yang mengindikasikan bahwa kepercayaan konsumen saja tidak cukup untuk meningkatkan niat membeli. Kepercayaan harus didukung oleh persepsi konsumen terhadap manfaat produk serta pengalaman nyata yang sesuai dengan harapan mereka. Apabila terjadi ketidaksesuaian antara harapan dan realitas, maka niat konsumen untuk membeli dapat menurun. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran yang tidak hanya membangun kepercayaan, tetapi juga memastikan kualitas produk dan pengalaman konsumen agar sesuai dengan ekspektasi. Selain itu, hasilnya juga dapat menjadi arah bagi penelitian selanjutnya.