Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN KERIPIK DARI BATANG POHON PISANG DALAM UPAYA MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA GINDOSULI dwi oktavallyan saputri; Rafli Bernaldi; Atik Prihatiningrum; Panji Anom Ramawangsa
Archipelago Vol 3, No 2 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : IAIN Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/arc.v3i2.857

Abstract

Pohon pisang menjadi suatu tanaman yang banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia. Selain buahnya, bagian seperti bonggol, batang, dan daunnya juga memiliki banyak manfaat. Di Indonesia sendiri pemanfaatan batang pohon pisang masih jarang dilakukan dikarenakan keterbatasan pengetahuan pada pemanfaatan yang bisa didapatkan dari hasil pengolahan batang tersebut. Batang pohon pisang dapat diolah menjadi keripik yang lezat dan dapat menjadi peluang usaha bisnis. Program kegiatan KKN ini dilaksanakan di Desa Gindosuli, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan. Pelaksanakan kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan atau sosialisasi baik dengan membuat video tutorial maupun dengan mengumpulkan warga sekitar. Diharapkan dengan program pembuatan keripik dari batang pisang ini dapat meningkatkan minat masyarakat Desa Gindosuli, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan dalam pemanfaatan bagian dari pohon pisang ini.
PENGENALAN KONSEP COMMUNITY-BASED TOURISM DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN DESA TUMBUK TEBING MENJADI DESA WISATA Dwi Oktavallyan Saputri; Debby Seftyarizki; Sintia Safrianti
Servirisma Vol. 5 No. 1 (2025): Servirisma : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/servirisma.2025.51.90

Abstract

An attractive tourist village is a village that has its uniqueness and characteristics, both from its natural beauty, and culture and also the potential of its human resources. The concept of a tourist village will have a positive impact on a village in preserving the nature and culture of the village and requires community participation so that the community itself has a high sense of ownership and feels the benefits of the existence of a tourist village. Tumbuk Tebing Village is a village that is starting to pioneer in making this area a tourist village, starting to explore the existing tourism potential and introducing it to the tourism industry. The management of a locally-based tourist village requires the concern and participation of the community itself always to innovate and be creative in developing their village area which is used as a tourist village. This community service is carried out by providing initial knowledge related to tourism villages, especially seeing the potential in the Tumbuk Tebing Village Area, South Bengkulu Regency, including beaches with white rocks, rice fields, habitat for white stork colonies, swamp birds, and a strong rural environment that can be packaged in the concept of Community-based Tourism, conducting question and answer discussions, and conducting surveys on attractions, accessibility, and existing facilities. This community service activity is expected to help Tumbuk Tebing Tourism Village, South Bengkulu Regency, in realizing becoming a tourist destination.