Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dalam Hukum Lingkungan Hidup Nasional Negara-Negara Anggota ASEAN Rahmadini Agung Ayu Utami; Juned, Mansur; Sophiana Widiastutie
Mandala: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Vol 7 No 2 (2024): Mandala: Jurnal Hubungan Internasional
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/mjihi.v7i2.8927

Abstract

Climate change is increasing the impact of natural hazards. As a region vulnerable to the impacts of climate change, ASEAN member states have proactively taken steps to implement sustainable environmental protection at the domestic level. The concept of Sustainable Development Goals (SDGs) is then used to trace the application of life protection laws in ASEAN member countries based on qualitative-descriptive analysis. This research uses secondary data in the form of official government documents, research journals, and other scientific articles. This research argues that the national environmental protection laws of each ASEAN member state have represented the principles of the SDGs. All regulations are based on a continuous anthropocentric perspective. In general, regulations on environmental protection and management in the domestic of ASEAN member states are in accordance with the principles of SDGs points 3, 6, 7, 8, 9, 13, 14, and 15. It is still rare to find countries that apply SDGs 1, 2, 4, and 16 in their main domestic life protection laws.
Pemahaman terkait COVID-19 Varian Baru dan Vaksin Booster di Karang Taruna Desa Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok Syahrul Salam; Mansur Juned; Nurmasari Situmeang; Rahmadini Agung Ayu Utami; Hasna’ Zahidahni Hamidah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 06 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Omicron merupakan varian COVID-19 yang memiliki potensi penularan 70 kali lebih tinggi. Walaupun sudah menyebar di Indonesia, masih ada masyarakat yang tidak mengetahui virus varian baru ini. Selain masalah di bidang wawasan kesehatan, perilaku sosial masyarakat juga masih sulit untuk ditertibkan dan menolak vaksin booster. Diantara kelompok masyarakat yang menolak vaksin booster, kelompok usia muda mendominasi penolakan tersebut. Padahal kelompok ini merupakan kalangan dengan mobilitas dan produktivitas yang tinggi. Tim pengabdi melakukan penyuluhan dan sosialisasi terkait COVID-19 varian Omicron dan vaksin booster dengan menyasar kelompok Karang Taruna Desa Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok sebagai peserta. Penyuluhan turut melibatkan perwakilan tenaga kesehatan dari Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta selaku narasumber ahli. Penyuluhan dilakukan dengan memetakan masalah melalui pre-test yang dibagikan kepada peserta, kegiatan pemaparan materi melalui google meeting, serta pengisian post-test untuk mengetahui pemahaman akhir peserta. Penyuluhan ini bermanfaat untuk menambah kesadaran peserta terhadap pentingnya mendapatkan vaksin booster dan pemahaman terhadap COVID-19 varian baru.