Mohamad Mirwan
Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN LUMPUR IPAL DAN SERBUK GERGAJI MENJADI BRIKET ALTERNATIF Mohamad Mirwan; Insanul Mufti F
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan organik limbah industri kayu yang berupa serbuk gergaji kayu mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif karena mempunyai nilai kalor cukup tinggi sekitar 4368 kal/g. Demikian pula dari sisa pengolahan industri yang lain, seperti lumpur dari instalasi pengolahan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi serta karakteristik briket alternatif yang terbaik. Adapun variabel yang digunakan berupa komposisi briket dan perbedaan jenis perekat. Hasil penelitian menunjukkan briket dengan komposisi rasio perbandingan lumpur IPAL dan serbuk gergaji kayu 1:2 dengan penambahan perekat 40% mokase memiliki nilai kalor sebesar 4185,90 kal/g. Berdasarkan Briket pada penelitian ini. Jenis uji yang belum memenuhi baku mutu adalah uji kuat tekan sebesar 43,88kg/cm2. Hasil tersebut belum memenuhi baku mutu pada SNI 4931:2010 dengan klasifikasi briket tipe B degnan uji kuat tekan antara 50- 60 kg/cm2.
PENGARUH KOMBINASI PRETREATMENT ADSORPSI-ULTRAFILTRASI DALAM MENYISIHKAN TOTAL ORGANIC CARBON Aussie Amalia; Mohamad Mirwan; Masterina Sufiati Farid
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 11 No. 2 (2019): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pemisahan berbasis membran salah satu pengaplikasiannya adalah membran ultrafiltrasi (UF). Kendala utama yang dihadapi membran ultrafiltrasi dalam pengaplikasiannya adalah terdeposisinya zat padat terlarut pada permukaan membran atau dikenal sebagai fouling. Salah satu pencemar yang terdapat di effluent IPAL adalah Total Organic Carbon (TOC). Kehadiran TOC pada proses UF akan menyebabkan fouling. Pada praktiknya, pengendalian fouling pada industri dapat dilakukan melalui pretreatment, seperti adsorpsi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi adsorpsi-UF dalam menyisihkan TOC. Pada effluent IPAL ditemukan TOC sebesar 343 mg/L. Proses kombinasi adsorpsi-UF dinilai mampu dalam menyisihkan TOC, yang ditunjukkan dengan penurunan pada nilai TOC hingga mencapai <1,086 mg/L
PENGARUH KOMBINASI PRETREATMENT ADSORPSI-ULTRAFILTRASI DALAM MENYISIHKAN TOTAL ORGANIC CARBON Aussie Amalia; Mohamad Mirwan; Masterina Sufiati Farid
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 11 No. 2 (2019): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v11i2.3

Abstract

Proses pemisahan berbasis membran salah satu pengaplikasiannya adalah membran ultrafiltrasi (UF). Kendala utama yang dihadapi membran ultrafiltrasi dalam pengaplikasiannya adalah terdeposisinya zat padat terlarut pada permukaan membran atau dikenal sebagai fouling. Salah satu pencemar yang terdapat di effluent IPAL adalah Total Organic Carbon (TOC). Kehadiran TOC pada proses UF akan menyebabkan fouling. Pada praktiknya, pengendalian fouling pada industri dapat dilakukan melalui pretreatment, seperti adsorpsi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi adsorpsi-UF dalam menyisihkan TOC. Pada effluent IPAL ditemukan TOC sebesar 343 mg/L. Proses kombinasi adsorpsi-UF dinilai mampu dalam menyisihkan TOC, yang ditunjukkan dengan penurunan pada nilai TOC hingga mencapai <1,086 mg/L
PEMANFAATAN LUMPUR IPAL DAN SERBUK GERGAJI MENJADI BRIKET ALTERNATIF Mohamad Mirwan; Insanul Mufti F
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v12i2.77

Abstract

Bahan organik limbah industri kayu yang berupa serbuk gergaji kayu mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif karena mempunyai nilai kalor cukup tinggi sekitar 4368 kal/g. Demikian pula dari sisa pengolahan industri yang lain, seperti lumpur dari instalasi pengolahan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi serta karakteristik briket alternatif yang terbaik. Adapun variabel yang digunakan berupa komposisi briket dan perbedaan jenis perekat. Hasil penelitian menunjukkan briket dengan komposisi rasio perbandingan lumpur IPAL dan serbuk gergaji kayu 1:2 dengan penambahan perekat 40% mokase memiliki nilai kalor sebesar 4185,90 kal/g. Berdasarkan Briket pada penelitian ini. Jenis uji yang belum memenuhi baku mutu adalah uji kuat tekan sebesar 43,88kg/cm2. Hasil tersebut belum memenuhi baku mutu pada SNI 4931:2010 dengan klasifikasi briket tipe B degnan uji kuat tekan antara 50- 60 kg/cm2.