Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) Terhadap Hasil Belajar Biologi Pada Materi Pencemaran Lingkungan Siswa Sekolah Menengah Atas Prihartini, Eka
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Magister Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed to determine: the effect of model problem based learning (PBL), project based learning (PjBL) and conventional learning to: biology learning outcomes of students in the matter of environmental pollution in SMA Negeri 2 Kota Tebingtinggi. A quasi-experiment research used pretest-posttest control group design. Samples were selected using random cluster sampling technique and divided into experiment and control classes. The tenth class of sains-2 was applied with conventional learning (control), the tenth class of sains-3 was applied with problem based learning (PBL), and the tenth class of sains-4 was applied with project based learning (PjBL). Data were analyzed using Analysis Covarian (anacova) at the level of significance α = 0.05 and followed by Tukey’s test with SPSS ver 21.0. The results showed that: There was an effect of learning model to biology learning outcomes (P= 0,025). Biology learning outcomes that learned with problem based learning (81,46 ±  6,59) was higher than the project based learning (81,43 ± 10,14) and conventional learning (65,43 ± 7,10). Based on the results showed that problem based learning (PBL) is better than project based learning (PjBL) and conventional learning.
Pengembagan Media Supermarket Materi Bilangan Cacah Pada Pembelajaran Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Prihartini, Eka; Yuniar, Elda; Ma'rifah, Lazimatul; Marliana, Yopa; Murjainah
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1664

Abstract

Pemahaman konsep bilangan cacah di tingkat dasar sekolah masih menjadi tantangan, terutama karena kurangnya media pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk supermarket yang relevan dengan kehidupan nyata siswa guna meningkatkan hasil belajar matematika. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif, melibatkan ahli materi, ahli media, guru, dan siswa kelas IV SD. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media supermarket sangat valid (83,31%), sangat praktis (81,34%), dan sangat efektif (85,88%) dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap bilangan cacah. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pendekatan pembelajaran kontekstual serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka. Media ini berpotensi diadaptasi lebih luas di sekolah dasar untuk memperkuat kompetensi numerasi siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan sampel dan menggunakan pendekatan kuantitatif maupun metode campuran.
IMPLEMENTASI LITERASI ICT DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGRI 212 PALEMBANG Prihartini, Eka; Yuniar, Elda; Lestari, FIlda Suci; Rahayu, Kustin; Amelia, Ayu; Marlena, Marlena
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran literasi ICT di SDN 212 Palembang serta mengidentifikasi kendala dan strategi yang dilakukan sekolah dalam mengoptimalkan pembelajaran berbasis teknologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran literasi ICT telah diterapkan dengan memanfaatkan media digital seperti PowerPoint, YouTube, Canva, Google Form, dan Quizizz. Penerapan ini meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi secara interaktif dan kontekstual. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana, jaringan internet yang belum stabil, serta kompetensi digital guru yang belum merata. Upaya yang dilakukan sekolah antara lain pelatihan ICT bagi guru, pemanfaatan perangkat secara bergiliran, dan kerja sama dengan komite sekolah dalam pengadaan fasilitas tambahan. Secara keseluruhan, pembelajaran literasi ICT di SDN 212 Palembang berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan membentuk karakter digital siswa, sehingga dapat menjadi model pengembangan sekolah dasar berbasis teknologi di era pendidikan abad ke-21.