Mohmed Firdaus bin Masruhen
Institut Agama Islam Tazkia Bogor, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Praktek IMBT di Bank XYZ dengan Pendekatan Maqashid Syariah Mohmed Firdaus bin Masruhen; Rahmat Mulyana; Arip Rahman; Rusdi Hamka Lubis
Al-Tasyree: Jurnal Bisnis, Keuangan dan Ekonomi Syariah Vol. 14 No. 01 (2022): Al-Tasyree: Jurnal Bisnis, Keuangan dan Ekonomi Syariah
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59833/altasyree.v14i01.713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktek IMBT yang dilakukan di Bank XYZ dan mengevaluasi kesesuaian praktek tersebut dengan maqashid syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif secara penuh yang terdiri dari tiga tahap analisis yaitu kajian literatur, in-depth interview, dan analisis deskriptif. Temuannya adalah bahwa praktek IMBT yang dilakukan oleh Bank XYZ telah memenuhi persyaratan atau kepatuhan syariah. Disisi lain dari sudut pandang maqashid syariah yang lima, seluruh praktek yang dilakukan telah sesuai. Dimana terdapat sistem yang mewakili terhadap penjagaan harta, pikiran, jiwa, keturunan dan harta nasabah. Berdasarkan hasil wawancara, nasabah mendapat tawaran yang baik dan jelas, serta pihak Bank XYZ sangat bertanggungjawab atas seluruh transaksi yang dilakukan.
The Opportunity of Sovereign Blue Sukuk Issuance in Maritime Sectors: Case Study of Indonesia Fakhry Barly Ramdhani; Mohmed Firdaus bin Masruhen; M. Y. Ibrahim; Devinna Pramitha; Rusdi Hamka Lubis
Al-Tasyree: Jurnal Bisnis, Keuangan dan Ekonomi Syariah Vol. 14 No. 02 (2022): Al-Tasyree: Jurnal Bisnis, Keuangan dan Ekonomi Syariah
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59833/altasyree.v14i02.987

Abstract

The sea potential in Indonesia is very abundant, but the water governance is still poor and still raises concern for the community regarding the threat of damage. This is due to the limited financing of the maritime sector in Indonesia. This research tries to give alternative financing by using Sovereign Blue Sukuk, which further analyses the factors of benefit and opportunity if implemented. The method used is ANP with Benefit, Opportunity, Cost, and Risk (BOCR) network approach. The biggest weight in the benefit is improving people's welfare. As for the opportunity, the biggest weight is adding Sharia investment instruments. The greatest weight on load is the cost of coordination between institutions. From the risk, side is operational risk. In general, the cost rate is greater than the benefit, opportunity, and also risk. Furthermore, the alternative strategy that can be done to minimize the cost and risk are (1) institutional coordination; (2) the empowerment of fishermen; (3) Identification of marine projects.