Kustia Anggereni
Administrasi Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENYAKIT HIV/AIDS DI SMKS X JAKARTA Nurlindawati; Kustia Anggereni; Djimmy Heru Purnomo Babo; Tri Yunita
Jurnal Suara Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL SUARA KESEHATAN
Publisher : LPPM Institut Sains dan Kesehatan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56836/journaliskb.v9i2.76

Abstract

Abstract.  Adolescence is a productive age that is very vulnerable to contracting HIV-AIDS, because at that time adolescents experience high sexual urges and are always looking for information about sex, and the knowledge and information related to reproductive health they get is very lacking. Teenagers generally prefer to look for various sources of information they can get, such as accessing adult sites on the internet, trying to masturbate, making out or even having sex with their girlfriends. Health education plays an important role in increasing youth's knowledge and attitudes towards HIV-AIDS prevention. The purpose of this study was to determine the effect of health education on increasing adolescent knowledge about HIV/AIDS. The type of research used is qualitative with a pre-experimental design with one group pretest posttest. The results of this study indicated that there was an effect of health education on increasing adolescent knowledge about HIV/AIDS in class XII students of SMKS X Jakarta with the chi-square test results obtained p-value = 0.000.
Persepsi dan Pengalaman Mahasiswa dalam Menggunakan Gemini AI untuk Skrining Kesehatan Mental Febri Maryani; Kustia Anggereni
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2756

Abstract

Masalah kesehatan mental pada mahasiswa merupakan salah satu perhatian penting dalam kesehatan masyarakat, sementara keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mental dapat menghambat identifikasi dini terhadap masalah psikologis. Kecerdasan buatan generatif (Artificial Intelligence/AI), termasuk AI percakapan, telah berkembang sebagai salah satu alat yang berpotensi digunakan untuk skrining awal kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman mahasiswa optometri dalam menggunakan Gemini AI sebagai alat skrining awal kesehatan mental dalam konteks kesehatan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan 55 mahasiswa optometri dari sebuah institusi pendidikan tinggi. Data dikumpulkan melalui pengalaman dan tanggapan peserta setelah menggunakan Gemini AI untuk skrining kesehatan mental dan dianalisis secara tematik. Lima tema utama berhasil diidentifikasi, yaitu persepsi terhadap kebermanfaatan, asesmen yang rinci dan personal, kemudahan penggunaan dan aksesibilitas, kebutuhan peningkatan fitur skrining dan desain antar muka, serta pengakuan bahwa AI berperan sebagai pelengkap dan bukan pengganti layanan kesehatan mental profesional. Peserta memandang Gemini AI bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran terhadap kondisi psikologis, memfasilitasi refleksi diri, serta memberikan umpan balik hasil skrining yang mudah diakses dan dipahami. Namun, peserta juga menekankan perlunya pertanyaan skrining yang lebih komprehensif, peningkatan fitur antarmuka, serta konsultasi dengan tenaga profesional untuk penilaian lebih lanjut. Temuan ini menunjukkan bahwa Gemini AI memiliki potensi sebagai alat pendukung skrining awal kesehatan mental yang mudah diakses oleh mahasiswa. Meskipun demikian, penerapannya perlu disertai dengan instrumen skrining yang tervalidasi, perlindungan privasi, alur rujukan yang tepat, serta pengawasan oleh tenaga profesional.