Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENATAAN PERUMAHAN DI KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DESA BONGGANAN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Purnomo S. Hadi; Poppy Mangundap
SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol. 2 No. 2 (2023): SIPARSTIKA : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55114/siparstika.v2i2.542

Abstract

Permukiman kumuh adalah permukiman yang tidak layak huni karena tidak teraturnya bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat, seperti yang terjadi di desa Bongganan kabupaten Banggai Kepulauan. Untuk itu penulis melakukan penelitian ini untuk menyusun acuan perancangan penataan permukiman desa Bongganan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi lebih baik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu, mengadakan wawancara dengan Dinas terkait, Mengadakan survey lokasi penataan perumahan kawasan permukiman di Desa Bongganan Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan, dan studi literatur yang merupakan pedoman acuan yang dikembangkan dalam penataan perumahan yang lebih baik. Penataan perumahan kawasan permukiman di desa Bongganan kecamatan Tinangkung kabupaten Banggai Kepulauan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan pemerintah yang meliputi, mengatur pendaerahan lingkungan, kebutuhan ruang, penampilan bangunan, pola sirkulasi dan pengelompokan kegiatan berdasarkan sifat dan fungsinya.
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM PERANCANGAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN DI KOTA LUWUK Purnomo S. Hadi
SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol. 5 No. 2 (2026): SIPARSTIKA : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55114/siparstika.v5i2.1396

Abstract

Perkembangan arsitektur modern seringkali mengabaikan nilai-nilai lokal yang telah terbukti adaptif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi kearifan lokal dalam perancangan arsitektur berkelanjutan di Luwuk. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis komparatif terhadap bangunan tradisional dan bangunan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal seperti orientasi bangunan, penggunaan material alami, sistem ventilasi alami, serta adaptasi terhadap iklim tropis memiliki peran penting dalam mendukung prinsip keberlanjutan. Integrasi konsep tersebut dalam desain arsitektur modern dapat meningkatkan efisiensi energi, kenyamanan termal, serta keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal dalam praktik perancangan arsitektur di Luwuk.