p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pandu Husada
Rahmi Rahmi
Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Olahraga Saat Berpuasa Sharlini Desfika Nasution; Rahmi Rahmi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16442

Abstract

Abstrak: Puasa didefinisikan sebagai tidak adanya asupan makanan dan cairan. Selama puasa, sel mengaktifkan jalur yang meningkatkan pertahanan intrinsik terhadap stres oksidatif dan metabolik serta jalur yang menghilangkan atau memperbaiki molekul yang rusak. Puasa intermiten mencakup pola makan di mana individu menjalani periode waktu yang lama dengan sedikit atau tanpa asupan energi, dengan periode asupan makanan normal dan secara berulang. Olahraga dan puasa intermiten meningkatkan ekspresi brain-derived neurotrophic factor (BDNF) di beberapa wilayah otak dan BDNF secara parsial memediasi peningkatan plastisitas sinaptik. Sinyal BDNF di otak juga dapat mempengaruhi respons perilaku dan metabolik terhadap puasa dan olahraga, termasuk pengaturan nafsu makan, tingkat aktivitas dan metabolisme glukosa perifer.
Peran Leptin Dalam Metabolisme Rahmi Rahmi; Sharlini Desfika Nasution
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16449

Abstract

Abstrak: Jaringan adiposa, yang sering disebut sebagai “lemak”, merupakan organ yang dulunya dianggap hanya sebagai penyimpan lipid, ternyata dapat menghasilkan berbagai substansi, seperti hormon, sitokin, dan peptide lainnya. Oleh karena itu, jaringan adiposa memiliki fungsi yang sangat banyak dalam fisiologi tubuh. Salah satu hormon yang dihasilkan adalah leptin. Secara umum leptin merupakan hormon pengatur nafsu makan, tetapi ternyata leptin dapat berperan dalam metabolisme tubuh. Studi ini bertujuan untuk membahas peran leptin dalam metabolisme tubuh. Leptin merupakan salah satu hormon utama yang dihasilkan oleh jaringan adiposa. Leptin bekerja mengatur keseimbangan energi tubuh dengan menekan rasa lapar dan menstimulasi rasa kenyang. Selain itu, leptin juga dapat mempengaruhi metabolisme glukosa dan lipid secara sentral dan perifer melalui berbagai mekanisme.