Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Susu Kedelai (Glycine max L. Merr) Terhadap Kadar Kolesterol Total Pada Wanita Menopause (Studi Pada Ibu-Ibu Pengajian Aisyiyah) Abdul Wahab Dalimunthe; Amelia Eka Damayanti
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i1.3847

Abstract

In postmenopausal women, estrogen secretion decreased due to ovarian atrophy. Increased levels of total cholesterol occur after menopause or after ovarectomy. The use of soybean phytoestrogens shows the effect of reducing lipid levels in menopausal women. This study aimed to see the effect of giving soy milk to total cholesterol levels in postmenopausal women in mothers of Aisyiyah group. Thisexperimental study used the design of one group pretest and posttest. Subjects were30 menopausal women aged 43-76 years who were given 250 mL soy milk. And datawas processed using Wilcoxon test. The mean total cholesterol level before treatmentwas 241,03 mg/dL and after treatment 224.70 mg/dL, with a difference in the averagereduction in total cholesterol levels of 16,33 mg/dL with p 0,002 (p0,005). There isan effect of giving soy milk to total cholesterol levels in menopausal women.Keywords: Total cholesterol, menopause, soymilk
Hubungan Emotional Eating dengan Status Gizi pada Remaja SMAS Muhammadiyah 02 Medan Indah Syaidatul Mursidah; Fitri Nur Malini Siregar; Amelia Eka Damayanti; nanda sari nuralita
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i2.19594

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan masa penting dalam melakukan pemantauan status gizi. Faktor yang dapat memengaruhi status gizi seseorang yaitu emotional eating. Cara sederhana yang dapat diterapkan untuk menentukan status gizi pada remaja adalah dengan mengukur Indeks Masa Tubuh (IMT). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan emotional eating dengan status gizi pada remaja SMAS Muhammadiyah 02 Medan. Metode: Sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang akan diperoleh dari sumber utamanya dengan menggunakan kuesioner Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) dan melakukan pengukuran BB serta TB. Hasil : status gizi overweight-obesitas cenderung mempunyai tingkat emotional eating yang tinggi, diikuti oleh remaja yang memiliki tingkat emotional eating yang sedang. Sedangkan remaja yang tingkat emotional eatingnya termasuk kedalam kriteria rendah adalah remaja yang memiliki status gizi normal. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara emotional eating dengan status gizi. Kata Kunci: Emotional eating, remaja, status gizi