Annisa Rahma Shintyastuti
Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN LEAN SIX SIGMA UNTUK MEREDUKSI WASTE DAN PENINGKATAN KUALITAS PADA PROSES PRODUKSI DRESS S#OM403 (STUDI KASUS: PT STARCAM APPAREL INDONESIA FACTORY B) Annisa Rahma Shintyastuti; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMeningkatnya persaingan di pasar global mendorong PT. Starcam Apparel Indonesia meningkatkan efisiensi produksi. Waste yang terjadi mengindikasikan adanya masalah pada proses produksi. Sehingga hal ini harus diperbaiki karena mengakibatkan proses produksi yang tidak efisien dan mengganggu value stream. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari alternatif perbaikan yang bisa meminamilisir waste yang ada dan meningkatkan nilai sigma perusahaan agar dapat bersaing di industry global. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lean Six Sigma (Define, Measure, Analyze, Improve). Dalam penelitian ini diperoleh kinerja perusahaan khusus pada PT. Starcam Apparel Indonesia dalam level sigma sebelum perbaikan sebesar 3,4 sigma, di mana nilai ini merupakan standar kinerja industri secara internasional. Critical waste yang terjadi adalah defect, waiting, transportation, inventory, motion, dan excees processing. Penyebab utama masalah kualitas adalah untrimming dan jahitan loncat. Solusi FMEA menghasilkan perbaikan berupa implementasi penggunaan alat transportasi baru, perbaikan untuk mengurangi breakdown mesin, dan perbaikan untuk mengurangi human eror.Kata kunci: lean, six sigma, garment manufacture, wasteAbstractCompetition in an increasingly competitive global market encourages PT. Starcam Apparel Indonesia to improve production efficiency. Waste that occurs indicates a problem in the production process. So this must be corrected because it results in an inefficient production process and disrupts the value stream. The purpose of this research is to find alternative improvements that can minimize existing waste and increase the company's sigma value in order to compete in the global industry. The methodology used in this research is Lean Six Sigma (Define, Measure, Analyze, Improve). In this research, the performance of the company specialized in PT. Starcam Apparel Indonesia in sigma level before improvement by 3,4 sigma, where this value is the international industry performance standards. The critical waste occurs is defect waiting, transportation, inventory, motion, and exceess processing. The main cause of quality problems are untrimming and skip stich on armhole. FMEA solutions result in improved is in the form of implementing the use of new transportation tools, repairs to reduce machine breakdowns, and improvements to reduce human errors.Keywords: Lean six sigma, TRIZ, garment manufacturing, and wasteKeywords: lean, six sigma, garment manufacture, waste