Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community Empowerment via the 'HEMMATANI' Non-Substrate Hydroponic Education Program to Strengthen Food Independence Awareness in Krasak Village, Kedungjajang District, Lumajang Muhammad Afiful Jauhani; Ida Bagus Indra Raynanda Januardana; Ayu Asih Kamiliyana; Fitria Mirna Adriyanti; Nurul Aliyatul Aini; Izzah Hawwa Addamawi; Hemmalia Eka Agustin; Fitriatul Laili; Garda Ali Rayhaan; Rika Rohmatul Jannah; Putu Gita Meilanie; Rosyieda Ummuna; Muhammad Fauzan Setiawan; Yanuar Dwi Ardiyanto
Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi Untuk Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/instem.v3i2.2

Abstract

The Collaborative Community Service Program (KKN) 45 in Krasak Village, Kedungjajang District, Lumajang Regency, was carried out to address community issues such as economic dependence on annual sugarcane harvests, dry soil conditions that do not support conventional agriculture, and low household food independence. Through the leading program HEMMATANI (Efficient Hydroponics for Community Independence to Accelerate Innovative Farming), the KKN team introduced a simple farming method, namely the Non-Substrate Wick System Hydroponics, which is cost-effective and environmentally friendly by utilizing waste materials as planting media. The activities were conducted in three stages: socialization on the importance of food independence, technical training for creating hydroponic installations, and monitoring plant growth at participants' homes. A total of 60 housewives became the primary beneficiaries, considering their strategic role as household consumption managers. The training results showed high enthusiasm, participants' skills improved, and 80% of the monitored hydroponic installations produced mustard and water spinach plants in good condition (an average height of 4–6 cm and 3–5 leaves after seven days). This program not only provides technical knowledge but also practical skills, enabling the community to not just be beneficiaries but to become empowerment actors themselves. Thus, HEMMATANI becomes an effective model for community empowerment that can enhance agricultural literacy to promote food independence based on simple agricultural technology.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA MIKRO KERUPUK RENGGINANG TEMPAT USAHA IBU SITI KHOTIJAH (Kecamatan Seruyan Hilir Kuala Pembuang) Tirsa Neyatri Bandrang; Fitriatul Laili
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal PKM Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmagri.v2i1.63

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu penyusunan laporan keuangan usaha mikro dengan pencatatan yang sederhana. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di tempat usaha kerupuk rengginang Ibu Siti Khotijah di Kecamatan Seruyan Hilir kabupaten Seruyan. Permasalahan dilaksanakannya kegiatan ini adalah: (1) terbatasnya ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun laporan keuangan, (2) terbatasnya sumber daya manusia yang dimiliki dalam melakukan pencatatan, (3) kesulitan dalam menghitung laba/ rugi usaha kerupuk rengginang. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah (1) pemilik usaha memiliki pengetahuan dasar dalam menganalisis dan mencatat transaksi keuangan yang terjadi pada usahanya, (2) pemilik usaha memiliki keterampilan untuk menyusun laporan keuangan sederhana, dan (3) pemilik usaha memiliki kemampuan untuk menata pembukuan usahanya secara sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, untuk memberikan gambaran dan penjelasan yang tepat terkait pelaksanaan kegiatan pendampingan penyusunan usaha mikro kerupuk rengginang.