Remaja merupakan masa peralihan anak-anak menuju dewasa. Remaja berada pada taraf yang mengevaluasi dirinya untuk ke arah positif atau negatif. Jika remaja yang tidak mampu mencapai kebutuhan dasar dalam kehidupan yaitu harga diri maka menimbulkan perilaku negatif seperti korban perlakuan bullying, agar dapat memenuhi kebutuhan dasar dalam kehidupan maka remaja memerlukan pengawasan dan perlindungan, termasuk saat disekolah. Korban perlakuan bullying dipengaruhi oleh sekolah yang tidak mampu membangun suasana psikologis yang sehat bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga diri terhadap korban perlakuan bullying pada remaja disekolah X. Subjek penelitian ini remaja kelas XI dan mengalami perlakuan bullying 246 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling, melakukan skrining nominasi teman sebaya peran bullying disekolah sebelum diukur menggunakan skala Bullying Scale dan Selfesteem. Analisis yang digunakan penelitian ini analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan bantuan SPSS 25.0 for windows. Hasil penelitian ini terdapat pengaruh positif harga diri terhadap korban perlakuan bullying pada remaja disekolah X dengan nilai signifikansi sebesar 0,038, yang berarti hipotesis ditolak. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa semakin tinggi harga diri justru akan meningkatkan pengaruh terhadap korban mendapatkan perlakuan bullying. Implikasi penelitian ini adalah diharapkan kepada pihak sekolah untuk membantu remaja dalam meningkatkan harga diri sehingga dapat terhindar dari korban perlakuan bullying.