Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Sudut melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Benda Konkret Siswa SD Nur Halimah Tusyahdiah; M. Syukron Djazilan; Tri Retnawati; Mega
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan benda-benda fisik dan metodologi Problem Based Learning, penulis artikel ini melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas empat tentang matematika yang disajikan di bagian artikel. Penelitian ini menggunakan strategi test-and-analyze berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif untuk pengumpulan data. Nilai rata-rata klasik 60 ditemukan dalam pra-siklus. Nilai rata-rata yang dicapai setelah diinstruksikan menggunakan paradigma pembelajaran Problem Based Learning siklus 1 adalah 65,6. Persentase siswa yang tujuan belajarnya berhasil diselesaikan naik menjadi rata-rata 82 pada Siklus 2. Berdasarkan temuan tersebut, masuk akal untuk mengasumsikan bahwa pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL), ketika dilengkapi dengan objek nyata, dapat meningkatkan hasil belajar matematika yang dicapai siswa.
Penggunaan Model Project Based Learning (PJBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Kelas IV Sekolah Dasar Rerin Dwi Anggraeni; M. Sukron Djazilan; Tri Retnawati; Anita Mega Arisanndy
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan menggunakan metodologi Kemmis dan MCTaggrat. Model ini memiliki tiga tahap: persiapan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Dua siklus dijalankan melalui tahap ini. Metode kuantitatif deskriptif dan kualitatif deskriptif digunakan dalam metodologi analisis data untuk memeriksa hasil belajar siswa dan proses pembelajaran. Sebanyak 24 siswa sekolah dasar yang terdaftar di kelas IV berpartisipasi dalam penelitian ini. Berdasarkan temuan penelitian, 16,7% dari hasil belajar pra-siklus telah tuntas, diikuti oleh 45,8% untuk siklus pertama dan 91,7% untuk siklus kedua. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa menggunakan paradigma pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD dalam matematika.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Sudut Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Benda Konkret Siswa SD Nur Halimah Tusyahdiah; M. Syukron Djazilan; Tri Retnawati; Mega
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan benda-benda fisik dan metodologi Problem Based Learning, penulis artikel ini melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas empat tentang matematika yang disajikan di bagian artikel. Penelitian ini menggunakan strategi test-and-analyze berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif untuk pengumpulan data. Nilai rata-rata klasik 60 ditemukan dalam pra-siklus. Nilai rata-rata yang dicapai setelah diinstruksikan menggunakan paradigma pembelajaran Problem Based Learning siklus 1 adalah 65,6. Persentase siswa yang tujuan belajarnya berhasil diselesaikan naik menjadi rata-rata 82 pada Siklus 2. Berdasarkan temuan tersebut, masuk akal untuk mengasumsikan bahwa pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL), ketika dilengkapi dengan objek nyata, dapat meningkatkan hasil belajar matematika yang dicapai siswa.