Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Sudut melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Benda Konkret Siswa SD Nur Halimah Tusyahdiah; M. Syukron Djazilan; Tri Retnawati; Mega
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan benda-benda fisik dan metodologi Problem Based Learning, penulis artikel ini melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas empat tentang matematika yang disajikan di bagian artikel. Penelitian ini menggunakan strategi test-and-analyze berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif untuk pengumpulan data. Nilai rata-rata klasik 60 ditemukan dalam pra-siklus. Nilai rata-rata yang dicapai setelah diinstruksikan menggunakan paradigma pembelajaran Problem Based Learning siklus 1 adalah 65,6. Persentase siswa yang tujuan belajarnya berhasil diselesaikan naik menjadi rata-rata 82 pada Siklus 2. Berdasarkan temuan tersebut, masuk akal untuk mengasumsikan bahwa pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL), ketika dilengkapi dengan objek nyata, dapat meningkatkan hasil belajar matematika yang dicapai siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Sudut Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Benda Konkret Siswa SD Nur Halimah Tusyahdiah; M. Syukron Djazilan; Tri Retnawati; Mega
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 1 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan benda-benda fisik dan metodologi Problem Based Learning, penulis artikel ini melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas empat tentang matematika yang disajikan di bagian artikel. Penelitian ini menggunakan strategi test-and-analyze berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif untuk pengumpulan data. Nilai rata-rata klasik 60 ditemukan dalam pra-siklus. Nilai rata-rata yang dicapai setelah diinstruksikan menggunakan paradigma pembelajaran Problem Based Learning siklus 1 adalah 65,6. Persentase siswa yang tujuan belajarnya berhasil diselesaikan naik menjadi rata-rata 82 pada Siklus 2. Berdasarkan temuan tersebut, masuk akal untuk mengasumsikan bahwa pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL), ketika dilengkapi dengan objek nyata, dapat meningkatkan hasil belajar matematika yang dicapai siswa.