I Nyoman Suargita
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Ngurah Rai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Serati Banten Melalui Pelatihan Regenerasi Serati Banten dan Sosialisasi Digital Marketing untuk Meningkatkan Produktifitas UMKM Serati Banten di Desa Batuan Gianyar Putu Eka Trisna Dewi; I Nyoman Suargita; Ni Kadek Astariani; Putu Gede Denny Herlambang; Tjokorda Gde Agung Wijaya K.S
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.5.2.2023.81-87

Abstract

Bali adalah daerah dengan adat budaya yang masih terjaga dengan baik. Batuan adalah satu diantara banyak nya desa di Gianyar yang masih melestarikan adat dan budayanya dari dulu hingga saat ini. Di Bali dikenal dengan banyak dan padatnya upacara keagamaan dan upacara adat yang disetiap prosesinya menggunakan upakara yang disebut banten. Serati banten merupakan ujung tombak dari semua kegiatan upacara yang digelar. Serati Banten merupakan seseorang yang memiliki keahlian, baik dari segi etika maupun kemampuan, dalam membuat perlengkapan upacara keagamaan khususnya banten dan sesaji di lingkungan masyarakat Hindu. Banten yang dibuat harus berlandaskan rasa tulus ikhlas dan etika yang baik sehingga meningkatkan arti serta makna suatu upacara. Melihat begitu pentingnya peran serati banten dalam aktifitas adat dan keagamaan di Bali maka Universitas Ngurah Rai melalu program pengabdian kepada masyarakat KAT Kelompok 1 menggelar pelatihan regenerasi serati banten dan sosialisasi dan pelatihan digital marketing untuk meningkatkan produktifitas UMKM serati banten di Desa Batuan Gianyar. Universitas Ngurah Rai melalui KAT UNR Kelompok 1 juga menyerahkan bantuan alat produksi prodiksi banten yang diserahkan oleh ketua dosen pendamping bersama dosen pendamping lainya kepada ketua serati banten dan anggotanya.
Serati Banten Empowerment Through Serati Banten Regeneration Training and Digital Marketing Socialization to Increase the Productivity of UMKM Serati Banten in the Village of Batuan, Gianyar Putu Eka Trisna Dewi; I Nyoman Suargita; Ni Kadek Astariani; Putu Gede Denny Herlambang; Tjokorda Gde Agung Wijaya K.S
Community Service Journal of Law Vol. 2 No. 1 (2023): Community Service Journal of Law
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csjl.2.1.2023.36-40

Abstract

Bali is an area with cultural traditions that are still well preserved. Batuan is one of the many villages in Gianyar which still preserves its conserve and culture from the past to the present. In Bali, it is known for the many and dense religious ceremonies and traditional ceremonies where each procession uses an ceremony called banten. Serati Banten is the spearhead of all ceremonial activities that are held. Serati Banten is someone who has expertise, both in terms of ethics and ability, in making religious ceremonial equipment, especially banten and offerings in the Hindu community. Banten made must be based on sincerity and good ethics so as to enhance the meaning and meaning of a ceremony. Seeing the importance of the role of offerings in traditional and religious activities in Bali, Ngurah Rai University through the community service program KAT Group 1 held training on regeneration of offerings and socialization and digital marketing training to increase the productivity of UMKM in Batuan, Gianyar Village. Ngurah Rai University through KAT UNR Group 1 also handed over aid for the production of Banten production which was handed over by the head of the accompanying lecturer along with other accompanying lecturers to the chairperson of the Banten Banten Association and its members.