Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA PENGGUNAAN RECLOSER 3 PHASA 20 KV PENYULANG PAJALAU UNTUK PENGAMAN ARUS LEBIH PT. PLN (PERSERO) ULP KALEBAJENG Mukti Ari Bayu; Nurhidayat Arif; Suryani; Hafsah Nirwana
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kjst.v1i3.135

Abstract

Salah satu penyulang yang dijaga keandalannya oleh PT PLN (Persero) ULP Kalebajeng adalah penyulang pajalau. Namun,untuk mencapai tingkat keandalan yang diinginkan cukup sulit menginngat peralatan proteksi arus lebih hanya berada dikubikel penyulang. Akibatnya, saat terjadi gangguan di jaringan,seluruh pelanggan pada penyulang pajalau akan mengalami pemadaman listrik. sehingga diperlukan setting proteksi yang mampu mengkoordinasikan recloser dengan penyulang Pajalau. Penilitian ini dilakukan untuk menghitung setting proteksi yang akan diterapkan di recloser agar mampu berkoordinasi dengan penyulang pajalau. Untuk data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data trafo yang menggunakan merek Pauwels Trafo dengan daya 60 MVA bertegangan 150/20 kV dengan vektor grup YNyn0-d, data hubung singkat 3 fasa dan 1 fasa, data setting proteksi penyulang, data konduktor pada jaringan dengan luas penampang 240. Perhitungan tersebut mencakup evaluasi arus hubung singkat baik dalam kondisi 3 fasa maupun 1 fasa di setiap bagian sistem, pengaturan nilai-nilai seperti Overcurrent Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), Time Multiplier Setting (TMS) untuk OCR dan GFR, serta pengaturan Instant Highset Recloser. Setelah itu, untuk memvalidasi hasil perhitungan tersebut, kami menjalankan simulasi gangguan menggunakan perangkat lunak ETAP.Pada aplikasi ETAP, kami melakukan simulasi hubung singkat dalam kondisi 3 fasa dan 1 fasa, serta melakukan simulasi urutan kerja peralatan perlindungan dalam jaringan. Kami juga mensimulasikan waktu respon relai perlindungan terhadap gangguan hubung singkat yang terjadi. Hasil simulasi menggunakan aplikasi ETAP menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan pada recloser dapat berkoordinasi dengan penyulang Pajalau dengan baik.Hasil ini memberikan keyakinan bahwa sistem perlindungan yang diimplementasikan akan berfungsi secara efektif dalam melindungi jaringan listrik dari gangguan hubung singkat dan memastikan kontinuitas pasokan listrik ke penyulang Pajalau
Prototype Design of Delta Wye Starting System for Laboratory-based 3-Phase Induction Motor Suryani; Marupah
Jurnal E-Komtek (Elektronika-Komputer-Teknik) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-komtek.v8i2.1946

Abstract

Electric motors with electromagnetic devices that convert electrical energy into mechanical energy, so it can be that electric motors are included in the category of dynamic electric machines. The research aims to find out the design of the circuit form prototype from wye-delta, how to replace the system control circuit starting wye-delta, and obtain a significant result measuring the flowing current of the 3-phase induction motor when the motor starts the motor running. The method used in another study of literature is to design and test tools and data retrieval. The system test results are compelling, obtained, digging, initial current, electric motor with value, with the acquisition of measurement results when using the wye system on R, S, and T phase each 0,6 ampere, 0,8 ampere, and 0,6 ampere. When using the delta system on the R phase of 7,5 ampere, S phase of 8,5 ampere, and T phase of 8,3 ampere. Prototypes from these tools operate with a controller system, using a tool called a semiautomatic control system, with an electromagnetic working principle where the primary function of the contactor is a magnetic switch.