Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Decision Making Analysis of Video Streaming Algorithm for Private Cloud Computing Infrastructure Irfan Syamsuddin; Rini Nur; Hafsah Nirwana; Ibrahim Abduh; David Al-Dabass
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 7, No 6: December 2017
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.531 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v7i6.pp3529-3535

Abstract

The issue on how to effectively deliver video streaming contents over cloud computing infrastructures is tackled in this study. Basically, quality of service of video streaming is strongly influenced by bandwidth, jitter and data loss problems. A number of intelligent video streaming algorithms are proposed by using different techniques to deal with such issues. This study aims to propose and demonstrate a novel decision making analysis which combines ISO 9126 (international standard for software engineering) and Analytic Hierarchy Process to help experts selecting the best video streaming algorithm for the case of private cloud computing infrastructure. The given case study concluded that Scalable Streaming algorithm is the best algorithm to be implemented for delivering high quality of service of video streaming over  the private cloud computing infrastructure.
ANALISA PENGGUNAAN RECLOSER 3 PHASA 20 KV PENYULANG PAJALAU UNTUK PENGAMAN ARUS LEBIH PT. PLN (PERSERO) ULP KALEBAJENG Mukti Ari Bayu; Nurhidayat Arif; Suryani; Hafsah Nirwana
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 3 (2023): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kjst.v1i3.135

Abstract

Salah satu penyulang yang dijaga keandalannya oleh PT PLN (Persero) ULP Kalebajeng adalah penyulang pajalau. Namun,untuk mencapai tingkat keandalan yang diinginkan cukup sulit menginngat peralatan proteksi arus lebih hanya berada dikubikel penyulang. Akibatnya, saat terjadi gangguan di jaringan,seluruh pelanggan pada penyulang pajalau akan mengalami pemadaman listrik. sehingga diperlukan setting proteksi yang mampu mengkoordinasikan recloser dengan penyulang Pajalau. Penilitian ini dilakukan untuk menghitung setting proteksi yang akan diterapkan di recloser agar mampu berkoordinasi dengan penyulang pajalau. Untuk data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data trafo yang menggunakan merek Pauwels Trafo dengan daya 60 MVA bertegangan 150/20 kV dengan vektor grup YNyn0-d, data hubung singkat 3 fasa dan 1 fasa, data setting proteksi penyulang, data konduktor pada jaringan dengan luas penampang 240. Perhitungan tersebut mencakup evaluasi arus hubung singkat baik dalam kondisi 3 fasa maupun 1 fasa di setiap bagian sistem, pengaturan nilai-nilai seperti Overcurrent Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), Time Multiplier Setting (TMS) untuk OCR dan GFR, serta pengaturan Instant Highset Recloser. Setelah itu, untuk memvalidasi hasil perhitungan tersebut, kami menjalankan simulasi gangguan menggunakan perangkat lunak ETAP.Pada aplikasi ETAP, kami melakukan simulasi hubung singkat dalam kondisi 3 fasa dan 1 fasa, serta melakukan simulasi urutan kerja peralatan perlindungan dalam jaringan. Kami juga mensimulasikan waktu respon relai perlindungan terhadap gangguan hubung singkat yang terjadi. Hasil simulasi menggunakan aplikasi ETAP menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan pada recloser dapat berkoordinasi dengan penyulang Pajalau dengan baik.Hasil ini memberikan keyakinan bahwa sistem perlindungan yang diimplementasikan akan berfungsi secara efektif dalam melindungi jaringan listrik dari gangguan hubung singkat dan memastikan kontinuitas pasokan listrik ke penyulang Pajalau
SOSIALISASI DAMPAK PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP KEHIDUPAN IBU RUMAH TANGGA DI DESA LAPEO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Nirwana, Hafsah; Wajidi, Farid
Nobel Community Services Journal Vol 4 No 1 (2024): Nobel Community Services Journal
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat ITB Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37476/ncsj.v4i1.4413

Abstract

Pada era modern ini, penggunaan handphone telah merambah ke berbagai lapisan masyarakat di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Penggunaan handphone yang semakin meningkat, baik di kalangan remaja maupun dewasa, membawa dampak positif dan negatif, baik bagi individu maupun masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, tentang dampak positif dan negatif penggunaan handphone. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 November 2023 dengan melibatkan 50 orang ibu rumah tangga.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi dapat meningkatkan kesadaran ibu rumah tangga tentang dampak positif dan negatif penggunaan handphone. Sebelum mengikuti sosialisasi, hanya 60% peserta yang mengetahui dampak penggunaan handphone. Namun setelah mengikuti sosialisasi, persentase tersebut meningkat menjadi 95%.Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa keterlibatan pihak desa dan Tim Penggerak PKK memberikan dukungan yang signifikan dalam penyelenggaraan kegiatan dan interaksi dengan masyarakat.
A Graph Theory Approach for Spatial Data-Based Surface Water Flow Modeling Firgiawan, Wawan; Nirwana, Hafsah; Wajidi, Farid; Zainuddin, Zahir; Ahyar, Muh.
SINTECH (Science and Information Technology) Journal Vol. 7 No. 1 (2024): SINTECH Journal Edition April 2024
Publisher : Prahasta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/sintechjournal.v7i1.1480

Abstract

This research proposes an innovative approach that combines graph theory with spatial data to model surface water flow with the Single Flow Direction (SFD) concept, also known as the D8 algorithm. The objective is to show the water flow from the ground surface to a lower place. The research methodology involves collecting spatial data from the Digital Elevation Model (DEMNAS) in raster data type format. Test results show that the effectiveness of the graph approach in modeling water flow can produce clear flow output. This happens because each pixel traversed by water is connected by a line that forms a well-defined water flow path. This study significantly stimulates the development of more sophisticated modeling tools and practical applications in the future. This can help in more efficient management of water resources or produce more accurate flow modeling, contributing to improved understanding and better management of the environment.
ANALISIS TERHADAP ASUMSI GAS MURNI DENGAN PERBANDINGAN BAHAN BAKAR UDARA DALAM MENGHASILKAN DAYA LISTRIK Abrar, Muhammad; Sandi, Kurnia; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah; Ridwang, Ridwang; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol 16, No 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12406

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan listrik yang meningkat di Makassar dan wilayah sekitarnya, pemerintah fokus pada pembangunan Pembangkit Listrik berbahan gas (PLTG). Gas alam adalah fluida kerja PLTG ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang proses produksi dan pengoperasian PLTG, menghitung jumlah energi yang dihasilkan oleh turbin gas, dan mengetahui jenis interferensi dan prinsip kerja sistem perlindungan kelistrikan yang digunakan pada PLTG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas pada unit produksi di Makassar. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah beberapa parameter hasilnya adalah perbandingan bahan bakar – udara (ASPR) adalah f =  0,0015 kg bb/kg udara; laju bakar – udara adalah 1379,9 kg/s. laju aliran pencampuran bahan bakar – udara adalah 1381,99 kg/s. Kerja turbin (WT) adalah 13,32 spesifik (SFC) adalah 0,447 kg/KWh, Efisiensi therman turbin gas ( thermal) adalah 18,273% dan daya turibn gas yang dihasilkan ialah 19099,2 k watt atau 190992 MW.Kata kunci: Gas, energi, generasi dan listrik.
ANALISA TENAGA SURYA TERKONSENTRASI PADA KONVERSI CAHAYA SINAR MATAHARI MENJADI ENERGI LISTRIK TERHADAP SUPLAI AIR Ihsan, Muh Alim; Al Anshari, Arsydin Sinatrya; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12323

Abstract

Saat ini, Teknologi Energi Surya (Solar Energy System) merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah pasokan air. Di daerah tropis, Anda bisa mendapatkan sinar matahari gratis sepanjang tahun, bahkan di daerah terpencil sekalipun. Oleh karena itu, bahkan di lokasi-lokasi terpencil di mana sulit untuk mendapatkan jaringan listrik PLN atau sudah memiliki generator tetapi sulit mendapatkan pasokan bahan bakar, penggunaan teknologi listrik tenaga surya untuk menggerakkan pompa air adalah pilihan yang ideal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki prosedur yang terlibat dalam pembangunan dan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi skala kecil untuk sistem pompa air, dan untuk menentukan cara memastikan ketersediaan pasokan air yang konsisten di dalam tangki. Pada penelitian ini kami menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimental adalah pendekatan yang melibatkan pengumpulan data melalui percobaan yang di kendalikan secara sistematis. Berdasarkan hasil pengujian maka di dapatkan Lama Waktu Pemakaian Energi pada Beban yang rata –rata pemakaian tanpa penghisapan 26 menit 6 detik dan dengan penghisapan 17 menit 33 detik, yang Besar pemakaian Optimalnya tergantung pada Besarnya Daya Pada Panel Surya seta Besarnya Penyimpanan Energi tersebut dalam hal ini yaitu Battery atau ACCU. Dengan menggunakan water level control maka air dalam tangki air dapat terjaga ketersediaannya.
ANALISA PENGGUNAAN RECLOSER 3 PHASA 20 KV PENYULANG PAJALAU UNTUK PENGAMAN ARUS LEBIH PT. PLN (PERSERO) ULP KALEBAJENG Bayu, Mukti Ari; Arif, Nurhidayat; Suryani, Suryani; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12335

Abstract

Salah satu penyulang yang dijaga keandalannya oleh PT PLN (Persero) ULP Kalebajeng adalah penyulang pajalau. Namun,untuk mencapai tingkat keandalan yang diinginkan cukup sulit menginngat peralatan proteksi arus lebih hanya berada dikubikel penyulang. Akibatnya, saat terjadi gangguan di jaringan,seluruh pelanggan pada penyulang pajalau akan mengalami pemadaman listrik. sehingga diperlukan setting proteksi yang mampu mengkoordinasikan recloser dengan penyulang Pajalau. Penilitian ini dilakukan untuk menghitung setting proteksi yang akan diterapkan di recloser agar mampu berkoordinasi dengan penyulang pajalau. Untuk data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data trafo yang menggunakan merek Pauwels Trafo dengan daya 60 MVA bertegangan 150/20 kV dengan vektor grup YNyn0-d, data hubung singkat 3 fasa dan 1 fasa, data setting proteksi penyulang, data konduktor pada jaringan dengan luas penampang 240. Perhitungan tersebut mencakup evaluasi arus hubung singkat baik dalam kondisi 3 fasa maupun 1 fasa di setiap bagian sistem, pengaturan nilai-nilai seperti Overcurrent Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), Time Multiplier Setting (TMS) untuk OCR dan GFR, serta pengaturan Instant Highset Recloser. Setelah itu, untuk memvalidasi hasil perhitungan tersebut, kami menjalankan simulasi gangguan menggunakan perangkat lunak ETAP.Pada aplikasi ETAP, kami melakukan simulasi hubung singkat dalam kondisi 3 fasa dan 1 fasa, serta melakukan simulasi urutan kerja peralatan perlindungan dalam jaringan. Kami juga mensimulasikan waktu respon relai perlindungan terhadap gangguan hubung singkat yang terjadi. Hasil simulasi menggunakan aplikasi ETAP menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan pada recloser dapat berkoordinasi dengan penyulang Pajalau dengan baik.Hasil ini memberikan keyakinan bahwa sistem perlindungan yang diimplementasikan akan berfungsi secara efektif dalam melindungi jaringan listrik dari gangguan hubung singkat dan memastikan kontinuitas pasokan listrik ke penyulang Pajalau
SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI BATA BETON UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TAMMERODO UTARA, KEC. TAMMERODO SENDANA, MAJENE Patah, Dahlia; Nirwana, Hafsah; Ridhayani, Irma; Dasar, Amry; Yusman, Yusman
MINDA BAHARU Vol 7, No 2 (2023): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v7i2.5735

Abstract

Pembangunan infrastuktur jalan pada perumahan umumnya menggunakan material bata beton/paving blok. Penggunaan bata beton itu sendiri saat ini khususnya di daerah Kabupaten Majene dan Mamuju semakin berkembang. Akan tetapi, keahlian pembuat bata beton hanya sebatas membuat bata beton yang ekonomis tanpa memperhatikan kualitas dan memenuhi standar SNI 03-0691-1996. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan pasir pantai dan air laut dalam pembuatan bata beton. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat. Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi yang diberikan adalah pembuatan bata beton sesuai SNI dengan menggunakan pasir pantai dan air laut. Seluruh peserta berjumlah 40 orang dengan rata-rata usia yang masih produktif, yakni bapak-bapak dan anak muda masyarakat Desa Tammeroddo Utara yang berusia 25 hingga 45 tahun mengikuti kegiatan dengan antusias sejak awal hingga akhir kegiatan. Hal ini menandakan tingginya minat dan ketertarikan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah seluruh peserta mampu membuat bata beton secara mandiri dengan peralatan konvensional. Selain itu, setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, kemampuan peserta menjadi meningkat berdasarkan kusioner dalam bentuk soal pilihan ganda yang dibagikan dalam pembuatan bata beton menggunakan pasir pantai dan air laut yang memenuhi kriteria mutu jalan desa berdasarkan SNI 03-0691-1996.
Analisis Tahanan Isolasi Peralatan Utama Gardu Induk Panakkukang Fandi Rahman; Muh. Fitrah; Suryani Suryani; Hafsah Nirwana
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 2 No. 3 (2024): Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v2i3.507

Abstract

This study aims to find out about the procedure for measuring the isolation resistance of the main equipment of the 150 kV conventional substation (AIS) as many as 5 bays at the Panakkukang Substation through the measurement of the insulation resistance value in accordance with the predetermined standards. The method used in this study is quantitative descriptive. The subject of the study to be studied is a comparison of isolation resistance values in pre- and post-treatment. This was done to find out if there was a change in the insulation resistance value of the main equipment of the Substation. The main equipment studied is LA, PMT, CT, VT, and Transformer. Measurements were taken with a Megger measuring instrument, with a voltage injection of 5kV. For 5kV voltage injection, the maximum value of the test device is >1000 GΩ. The standard used is IEEE 43-2000, which is > 1 MΩ / 1 kV. Based on the results of research that has been carried out on each main equipment of the substation at GI Panakkukang. It can be concluded that the isolation resistance value in each main equipment of the substation at GI Panakkukang is above the minimum value (> MΩ/1 KV) in accordance with the IEEE Std 62: 1995 standard, VDE Catalogue 228/4, and the standard used by PLN in the "Power System Maintenance Guidebook" in 2014 the isolation resistance value at each main substation at GI Panakkukang has increased after being maintained. Maintenance can be carried out by cleaning the equipment body and foreign materials, and measuring the insulation resistance periodically.
Analisis Pemilihan Faktor Daya terhadap Kecepatan Putar pada Generator Turbin Air Muliadi; Latif, Abdul; Nirwana, Hafsah; Duyo, Rizal A
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i1.371

Abstract

Adapun tujuan dari pada penelitian ini adalah Menganalisis terhadap. pemilihan faktor daya pada kecepatan putar pada generator turbin air Menganalisa kapasitas daya listrik yang akan dibangkitkan berdasarkan sumber daya air dan kapasitas yang tersedia. Memilih generator dan jenis turbin yang sesuai. Metode yang dipergunakan pada penelitiann ini adalah mengadakan penelitian dan pengambilan data di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Propinsi Sulawesi Selatan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah. Faktor daya yang dipilih untuk dipergunakan antara 0,85-0,90 dan untuk faktor daya beban yang baik adalah 0,95. bagi generator turbin air yang sedikit jumlah kutubnya peninggian factor daya dilihat dari segi ekonomisnya lebih baik, sehingga kecepatan putar dari generator turbin air adalah merupakan kecepatan nominal dari turbin air. Sedangkan kecepatan maksimum dari generator juga merupakan kecepatan maksimum dari turbin air.Dengan penyediaan air sebagai sumber utama pembangkit daya listrik yang sifatnya berupa bendungan kemudian ditampung pada sebuah waduk, maka PLTA Bili-Bili ini akan bekerja optimal pada daya listrik maksimal 20 MW.Kecepatan masing-masing turbin adalah : Turbin I = 600 Rpm. Turbin II - 375 RpmMakin besar debit air dan tinggi jatuh efektif yang didapatkan, maka daya yang dapat dibangkitkan untuk tiap-tiap unit turbin dan generator adalah : Turbin I = 5,6 MW. Turbin II = 13,2MW. Generator I = 5,046 MW. Generator II = 11,887 MW Kapasitas Generator yang digunakan adalah : Generator I = 5600 KVA. Generator II = 14000 KVA.