Iswahyuni Iswahyuni
Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar Bali

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Fungsi Penghimpunan, Pendistribusian, Dan Pemberdayaan Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Baznas Provinsi Bali Bahrullah Bahrullah; Kurniawati Kurniawati; Iswahyuni Iswahyuni
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v1i2.18

Abstract

Terpuruknya perekonomian akibat pandemi covid-19 ini mengakibatkan masyarakat sulit dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, Sebagai lembaga nonstruktural BAZNAS Provinsi Bali selalu dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada mustahik khususnya. Penelitian ini fokus mengkaji tentang: (1) Bagaimanakah Penghimpunan BAZNAS Dalam Melayani Muzakki Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (2) Bagaimanakah Pendistribusian BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (3) Bagaimanakah Pemberdayaan BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. Adapun Tujuan Penelitian ini adalah (1) Untuk Mengetahui Penghimpunan BANAS Dalam Melayani Muzakki Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (2) Untuk Mengetahui Pendistribusian BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (3) Untuk Mengetahui Pemberdayaan BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dipilih dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik untuk memperoleh data yang valid dan akurat, yaitu; wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data meliputi; kekuatan pengamatan dan triangulasi. Teknik analisis data meliputi; reduksi data, penyajian data dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penghimpunan BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi covid-19 meliputi; (a) edukasi (dengan melibatkan donatur saat penyaluran), (b) promosi (melalui media cetak, media sosial, dan media eletronik), pertanggungjawaban (melalui audit oleh akuntan publik, dan audit syar’i), (2) Pendistribusian yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Bali yaitu (a) distribusi konsumtif tradisional, (b) distribusi konsumtif kreatif, (c) distribusi produktif tradisional, dan (d) distribusi produktif kreatif. (3) Pemberdayaan yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Bali yaitu (a) mengembangkan, (memandirikan mustahik), (b) menswadayakan, (melindungi, membela, dan berpiha kepada yang lemah melalui Pelayanan yang Universal).
Strategi Komunikasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Dalam Meningkatkan Partisipasi Muzakki Berzakat Di Kota Denpasar Ria Kristiana; Kusjuniati Kusjuniati; Iswahyuni Iswahyuni
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v2i1.19

Abstract

Dalam memperkenalkan zakat kepada masyarakat, dibutuhkan peran strategi komunikasi guna menginformasikan dan menjadi media penarik partisipasi muzakki membayar zakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) strategi komunikasi Baznas dalam meningkatkan partisipasi muzakki berzakat di Kota Denpasar, 2) faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat strategi komunikasi Baznas dalam meningkatkan partisipasi muzakki berzakat di Kota Denpasar. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif . Informan terdiri dari 12 orang yang dipilih dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi: reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Hasil penelitian yang diperoleh: 1) Strategi komunikasi Baznas Kota Denpasar dalam pengenalan muzakki melalui segmentasi pasar, pemilihan media komunikasi menggunakan media sosisal, cetak, dan elektronik, pengkajian tujuan pesan, menggunakan teknik informatif, persuasif, dan edukasi, peran komunikator dalam komunikasi menggunakan pengalaman, tingkat seonioritas, dan kelembagaan. 2) Faktor pendukung strategi komunikasi adalah media sosial dan keahlian komunikasi Manager Operasional dan yang menjadi faktor penghambat disebabkan kurangnya sumber daya manusia, keahlian design tenaga kerja, minimnya biaya operasional, kurangnya UPZ-UPZ, serta kurang tepat dan menariknya media komunikasi Baznas Kota Denpasar.
Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Minat Menabung Pada Tabungan Wadiah Di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Denpasar Riyantari Agustin; Kurniawati Kurniawati; Iswahyuni Iswahyuni
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v2i1.20

Abstract

Produk Tabungan Wadiah merupakan sebuah produk dari Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Denpasar. Dengan segala fasilitas serta jaminan keamanan yang baik nampaknya belum banyak menarik perhatian nasabah untuk menabung. Maka dari itu perlu adanya strategi pemasaran guna meningkatkan minat menabung pada tabungan wadiah. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimana strategi pemasaran yang di gunakan dalam meningkatkan minat menabung pada tabungan wadiah di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Denpasar? (2) Bagaimana hasil dari adanya strategi pemasaran dalalm meningkatkan minat menabung pada tabungan wadiah di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Denpasar? Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui Bagaimana strategi pemasaran yang di gunakan dalam meningkatkan minat menabung pada tabungan wadiah di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Denpasar. (2)Untuk mengetahui bagaimana hasil dari adanya strategi pemasaran dalalm meningkatkan minat menabung pada tabungan wadiah di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Denpasar. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan terdiri dari 12 informan yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Teknik Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi: reduksi data, penyajian data, dan simpulan/verifikasi. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu: (1) Bank Syariah Mandiri Menggunakan Strategi Pemasaran 4P (Produk (product), Harga (price), Tempat(place), Promosi (promotion), (2) Hasil dari adanya Strategi Pemasaran yang dilakukan BSM maka akan menimbulkan aspek-aspek yang terdapat dalam minat beli. setelah memenuhi aspek tersebut maka calon nasabah akan membeli produk tersebut dan menggunakannya yaitu produk tabungan wadiah.
Analisis Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Kualitas Nasabah Pada Produk Pembiayaan Mikro Faedah 25 Di PT Bank Bri Syariah Cabang Denpasar Yashinta Novi Hapsari; Kusjuniati Kusjuniati; Iswahyuni Iswahyuni
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v2i1.23

Abstract

Strategi pemasaran merupakan cara yang digunakan oleh instansi, perusahaan, organisasi atau kegiatan lainnya untuk mendapatkan pelanggan dan nasabah. Memberikan pelayanan yang baik bagi pelanggan itu akan mencerminkan diri dari instansi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Strategi pemasaran pada produk pembiayaan mikro faedah 25 di bank BRI Syariah Cabang Denpasar, 2) Kualitas nasabah pada produk pembiayaan mikro faedah 25 di bank BRI Syariah Cabang Denpasar, dan 3) Kendala dalam pemasaran produk pembiayaan mikro faedah 25 di bank BRI Syariah Cabang Denpasar. Metode penelitian yang digunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Informan terdiri dari 5 dipilih menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh: 1) Strategi pemasaran yang digunakan pada produk pembiayaan mikro faedah 25 di bank BRI Syariah Cabang Denpasar yaitu dengan menawarkan produk kepada pemilik usaha mikro, pemanfaatan media sosial untuk penyebarluasan informasi dan menghubungi nasabah yang sudah lunas pembiayaannya, 2)Peningkatan kualitas nasabah dilakukan dengan prinsip 5C (character, capacity, condition, collateral dan capital) yang berguna untuk meminimalisir kemungkinan buruk yang akan terjadi, dan 3) Kendala pemasaran yang ditemui karyawan yaitu data nasabah tidak lengkap, tidak sesuai dan tidak terdaftar pada dukcapil atau pencatatan sipil.