Febby Fajar Nugraha
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Domino Terhadap Hasil Belajar Siswa (Studi Quasi Eksperimen pada Materi Pecahan Mata Pelajaran Matematika di Kelas V SDN 1 Awirarangan Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan) Siti Minatul Maula; Arrofa Acesta; Febby Fajar Nugraha
Jurnal Lensa Pendas Vol 8 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v8i2.2981

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika yang menggunakan kartu domino dengan hasil belajar siswa di kelas yang menggunakan papan kartu pecahan, serta untuk membandingkan perolehan hasil belajar siswa (Gain) pada kelas yang menggunakan kartu domino dengan hasil belajar siswa di kelas. kelas menggunakan papan kartu. Dengan subjek penelitian di SDN 1 Awirarangan dengan sampel 26 siswa kelas kontrol dan 24 siswa kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa desain penelitian Quasi Eksperimental dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Peniliaian tingkat pengetahuan hasil belajar siswa didapatkan melalui uji pretest dan posttest yang dilakukan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa penggunaan media kartu Domino. Hasil yang didapatkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran kartu domino. Metode ini membutuhkan waktu yang cukup dan menjadikan proses pembelajaran lebih bermakna dan kreatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika yang menggunakan kartu domino dengan hasil belajar siswa di kelas yang menggunakan papan kartu pecahan, serta untuk membandingkan perolehan hasil belajar siswa (Gain) pada kelas yang menggunakan kartu domino dengan hasil belajar siswa di kelas. kelas menggunakan papan kartu. Dengan subjek penelitian di SDN 1 Awirarangan dengan sampel 26 siswa kelas kontrol dan 24 siswa kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa desain penelitian Quasi Eksperimental dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Peniliaian tingkat pengetahuan hasil belajar siswa didapatkan melalui uji pretest dan posttest yang dilakukan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa penggunaan media kartu Domino. Hasil yang didapatkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran kartu domino. Metode ini membutuhkan waktu yang cukup dan menjadikan proses pembelajaran lebih bermakna dan kreatif.
THE IMPLEMENTATION OF THE INDONESIAN CURRICULUM IN ELEMENTARY SCHOOLS FOR THE 2022-2024 PERIOD Aan Nurhasanah; Febby Fajar Nugraha; Mia Zultrianti Sari
Indonesian Journal of Learning and Instruction Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijli.v7i2.10838

Abstract

This study was conducted to determine how the implementation of the Merdeka Curriculum in elementary school driving schools. This study was conducted using a phenomenological approach because the researcher was interested in studying more deeply the phenomenon of implementing the Merdeka Curriculum in elementary schools, this study was also conducted to determine to what extent the implementation of the Merdeka Curriculum can be implemented in elementary schools. This study was conducted in several driving elementary schools in Kuningan Regency. The informants in this study were teachers, principals and facilitators. Data collection was carried out through in-depth interview techniques. As a basis for the interview instrument, the researcher used a guideline book for the stages of implementing the Merdeka Curriculum compiled by the BSKAP of the Ministry of Education, Culture, Research and Technology in 2022, which consists of 4 stages of implementing the Merdeka Curriculum, namely the initial stage, the developing stage, the ready stage, the advanced stage which consists of 14 aspects. Based on the 14 aspects observed in elementary schools. the results of information processing illustrate that there is 1 aspect, namely the design of the Operational Curriculum of the Education Unit (KOSP), the average school has reached the advanced stage, while the other 13 aspects, the average school is at the initial stage, namely the category still using the example/draft of the Merdeka Curriculum prepared by the Ministry of Education, Research and Technology in the independent teaching platform. Keywords: Implementation; Merdeka Curriculum; Elementary School
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Rigar Buana; Marlina Eliyanti Simbolon; Febby Fajar Nugraha; Ogi Suphar Gandi
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10 No 1 (2025): Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v10i1.5609

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia materi Fakta dan Fiksi pada peserta didik kelas III SDN 1 Purwawinangun. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan dan peningkatan hasil belajar antara peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Direct Instruction (DI). Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III SDN 1 Purwawinangun, yang dibagi menjadi dua kelas: kelas eksperimen (III A) berjumlah 22 siswa yang menerapkan PBL, dan kelas kontrol (III B) berjumlah 22 siswa yang menerapkan DI.Teknik pengumpulan data meliputi instrumen observasi untuk ranah afektif dan psikomotorik, serta instrumen tes untuk ranah kognitif. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji statistik seperti uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji T-tes dan uji N-gain).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara kedua kelompok. Uji T-tes memperoleh nilai Thitung​ kelas eksperimen sebesar 8,993, yang lebih besar dari Ttabel​ 2,018. Ini mengindikasikan bahwa model PBL memberikan hasil belajar yang lebih baik. Selain itu, terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar yang ditunjukkan oleh uji N-gain, di mana kelas eksperimen memperoleh nilai 0,613, lebih besar dari kelas kontrol yang hanya 0,533.Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) secara efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi Fakta dan Fiksi pada peserta didik kelas III SDN 1 Purwawinangun.
The Effect of the Use of Media Geoboard To Student LearningOutcomes (Quasi-Experimental Study of Mathematical Content ofFlat Build Material in Grade IV Students of SD Negeri CigedangLuragung District, Kuningan Regency): Quasi-Experimental Study of Mathematical Content of Flat Build Material in Grade IV Students of SD Negeri Cigedang Luragung District, Kuningan Regency ; Arrofa Acesta; Febby Fajar Nugraha; Anggy Giri Prawiyogi
Jurnal Sekolah Dasar Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/pxx1rk12

Abstract

Untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar dan perbedaan peningkatan (gain) hasil belajar siswa antara kelas eksperimen yang menggunakan media geoboard dengan kelas kontrol yang menggunakan kertas berpetak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif quasi eksperimen dengan desain penelitian Nonquivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Sampel yang diambil 37 siswa dari dua kelas yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen yang menerima pembelajaran dengan menggunakan media geoboard dan kelas IV B sebagai kelas kontrol yang menerima pembelajaran dengan menggunakan media kertas berpetak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen yang menggunakan media geoboard, hal ini terbukti karena sudah dilakukan uji-t dan perbedaan peningkatan (gain) hasil belajar siswa antara kelas eksperimen yang menggunakan media geoboard berada dikriteria sedang dan kelas kontrol yang menggunakan kertas berpetak berada di kriterian rendah.