Muhammad Fachran Haikal
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Militer Penaklukan Konstantinopel Dibawah Kepemimpinan Muhammad Al -Fatih Sebagai The Best Leader Muhammad Fachran Haikal; Riskon Ali Guru Harahap; Baharudin Pasaribu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 1 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i1.3256

Abstract

Muhammad Al-Fatih merupakan seorang pemimpin islam yang yang memiliki jiwa kepemimpinan yang sangat baik, strategi peperangan yang baik dan diakui oleh kebanyakan orang, beliau sukses memimpin umat islam menuju puncak kejayaan dan peradaban islam pada masanya. Muhammad Al Fatih juga pemimpin Turki Utsmani yang membuktikan bisyaraha atau isyarat Rasulullah sebagai Penakluk Konstantinopel yang termaktub dalam Al Qur’an pada suroh Al Fath. Penelitian ini membahas: Biografi Sultan Muhammad Al-Fatih, Gambaran Umum Konstantinopel, Strategi Militer Sultan Muhammad Al-Fatih dalam upaya penaklukan Konstantinopel serta dampak penaklukkannya. Sultan Muhammad Al-Fatih merupakan sosok yang cerdas dan pemberani, hal itu dibuktikan dengan ide cemerlang yang tertuang dalam strategi perangnya. Kondisi umum Konstantinopel dalam bidang politik yakni terjadi permasalahan internal mempermudah upaya penaklukkan namun kondisi pertahanan Konstantinopel dengan struktur dinding yang berlapis dan tentara ditempatkan disemua penjuru cukup mempersulit upaya penaklukkan. Kebijakan militer Sultan Muhammad Al-Fatih antara lain dibidang sistem organisasi militer, kebijakan militer dalam persiapan penyerangan dan masa operasi militer. Sehingga ditangan Sultan Muhammad Al-Fatih lah Konstantinopel berhasil ditaklukkan
Penerapan Manajemen Strategi Dalam Dakwah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Muhammad Fachran Haikal; Cindy Suci Aisyah Simarmata; Hany Tasya Luthfiah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3473

Abstract

The management of the da'wah strategy carried out by Prophet Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam is guided by the most important book, namely the Qur'an which teaches how important it is to do amar ma'ruf and nahi munkar by paying attention to segmentation and the needs of the object of da'wah. Prophet Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam used various da'wah tactics. In formulating his strategy or political preaching, Prophet Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam always paid attention to the condition of his object, social background, degree of education and ability, as well as his economic position. This shows that of course every preaching he does is always neatly arranged, full of consideration and planning, as well as organized and controlled. In other words, the da'wah of the Prophet is a da'wah whose management strategy is very good. This article attempts to describe how the strategic management was implemented by Prophet Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, especially in his preaching so that now Islam is spread throughout the universe.
Analisis Determinan Minat Remaja Islam dalam Partisipasi Kegiatan Dakwah di Kota Tanjungbalai Muhammad Wisudawan; Muhammad Fachran Haikal
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v8i1.32924

Abstract

Dalam konteks Indonesia, praktik dakwah telah menjadi fenomena yang umum di masyarakat. Kegiatan seperti perayaan hari raya, ceramah, kajian agama, serta pelajaran mengaji rutin diadakan di berbagai masjid. Namun, di Kota Tanjung Balai, partisipasi remaja dalam kegiatan dakwah masih terbilang rendah. Meskipun organisasi remaja masjid sering menggelar beragam acara dakwah, jumlah anggota remaja yang aktif terlibat relatif sedikit, dengan kehadiran yang didominasi oleh orang tua. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat pemuda Islam di Kota Tanjung Balai terhadap partisipasi dalam kegiatan dakwah. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan melalui platform Google Forms, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan temuan yang valid dan sesuai dengan realitas lapangan melalui penerapan berbagai teknik analisis statistik yang relevan, seperti Uji Statistik Deskriptif, Regresi Linier Berganda, Uji t, dan Uji F. Berdasarkan analisis motivasi (X2), Religuis (X1), dan pengetahuan (X3), minat (Y) dalam partisipasi kegiatan dakwah remaja Islam dipengaruhi. Hipotesis alternatif (H1) diterima, sementara hipotesis nol (H0) ditolak, dengan hasil perhitungan F sebesar 73,490 dan nilai signifikansi (sig) = 0,001, yang melebihi nilai F tabel (1,17). Nilai signifikansi yang kurang dari 0,05 menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut secara simultan memainkan peran yang signifikan dalam memengaruhi partisipasi remaja Islam dalam kegiatan dakwah. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa minat untuk berpartisipasi dalam kegiatan dakwah secara signifikan dipengaruhi oleh faktor agama, motivasi, dan pengetahuan.   In the Indonesian context, the practice of da'wah has become a common phenomenon in society. Activities such as holiday celebrations, lectures, religious studies, and recitation lessons are routinely held in various mosques. However, in Tanjung Balai City, youth participation in da'wah activities is still relatively low. Although mosque youth organizations often hold various da'wah events, the number of teenage members who are actively involved is relatively small, with attendance dominated by parents. Therefore, this study aims to analyze the interest of Islamic youth in Tanjung Balai City towards participation in da'wah activities. A quantitative approach was used in this study, with data collection conducted through questionnaires distributed through the Google Forms platform, then analyzed using SPSS software. The main objective of this research is to produce valid research results according to field facts through the use of various statistical analysis techniques, such as Descriptive Statistical Test, Multiple Linear Regression, t test, and F test. Based on the analysis of motivation (X2), Relequis (X1), and knowledge (X3), interest (Y) in the participation of Islamic youth da'wah activities is influenced. The alternative hypothesis (H1) is accepted, while the null hypothesis (H0) is rejected, with the result of F calculation of 73.490 and significance value (sig) = 0.001, which exceeds the value of F table (1.17). The significance value of less than 0.05 indicates that the factors simultaneously play a significant role in influencing Islamic youth participation in da'wah activities. From the results of the study, it can be concluded that interest in participating in da'wah activities is significantly influenced by the factors of religion, motivation, and knowledge.
Determinasi Minat Baca Anak di Taman Baca Masyarakat Desa Percut Muhammad Syam; Muhammad Fachran Haikal
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v8i1.33502

Abstract

Minat baca merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan intelektual dan kreatif pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat baca anak usia Sekolah Dasar di lingkungan sekitar Taman Baca Masyarakat Desa Percut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah angket, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sebanyak 138 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca anak usia Sekolah Dasar sangat tinggi. Hal ini mencakup berbagai topik, termasuk menilai membaca di TBM dalam memenuhi kebutuhan belajar, mengenali keinginan anak untuk berkunjung, menarik perhatian pembaca muda dengan sampul dan isi buku yang menawan, dan mendorong rasa senang dalam proses membaca yang terpisah dari lingkungan. anak-anak. Pembaca mungkin menganggap membaca sebagai hobi yang hemat waktu di TBM, yang menghasilkan pembacaan dua hingga enam jilid dalam satu minggu, serta kegembiraan yang didapat dari menyelesaikan sebuah buku dan berhubungan dengan orang lain, Agar ilmu yang diperolehnya dapat bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain, hendaknya mereka menindaklanjuti buku-buku yang telah dibacanya dengan menginformasikan kepada teman-temannya. Selain itu, keberadaan TBM dapat mendorong anak usia Sekolah Dasar untuk lebih banyak membaca dalam suasana TBM.   Reading interest is one of the important aspects in children's intellectual and creative development. This study aims to determine the reading interest of elementary school children in the neighborhood around the Percut Village Community Reading Park. This research uses quantitative descriptive method. The data collection methods used are questionnaires, observation and documentation. In this study, the sampling technique used purposive sampling with a total of 138 respondents. The results showed that the reading interest of elementary school children is very high. This covers a variety of topics, including valuing reading at TBMs in meeting learning needs, recognizing children's desire to visit, attracting the attention of young readers with captivating book covers and content, and encouraging a sense of pleasure in the reading process that is separate from the environment of children. Readers may perceive reading as a time-saving hobby at TBMs, resulting in the reading of two to six volumes in one week, as well as the joy derived from finishing a book and connecting with others, In order for the knowledge gained to be useful both for themselves and others, they should follow up on the books they have read by informing their friends. In addition, the existence of TBMs can encourage elementary school-age children to read more in a TBM setting.