Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Membayar Zakat Profesi Midhat Husin; Bahrul Ma’ani; M. Iqbal Bafadhal; Husin Bafadhal; Usman Fahmy
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3619

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana pengetahuan, pendapatan dan kepercayaan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap minat membayar zakat profesi di kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner, artikel ini meneliti 100 orang sebagai responden dengan sampel diambil menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara simultan antara pengetahuan, pendapatan dan kepercayaan terhadap minat membayar zakat profesi di kota Jambi. Secara parsial, pengetahuan dan kepercayaan berpengaruh terhadap minat membayar zakat profesi di kota Jambi, sedangkan pendapatan tidak berpengaruh terhadap minat membayar zakat profesi di kota Jambi.
Pelatihan Standardisasi Waktu Salat: Upaya Meningkatkan Pemahaman Masyarakat terkait Waktu Shalat di Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi Rahmadi Rahmadi; Tasnim Rahman Fitra; Husin Bafadhal
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i1.4081

Abstract

ABSTRACTCommunity understanding regarding prayer times is important to address the differences that occur. This service aims to provide an understanding of prayer times theoretically and applicatively as well as calibrate time benchmarks (clocks) in mosques which are indicated to be inaccurate. This activity was carried out through training related to the implementation of the Indonesian Ministry of Religion's standard prayer times in Alam Barajo District, Jambi City. These PkM activities are generally carried out using the Participatory Action Research (PAR) method where parties (stakeholders) are actively involved in the activities. As a result, through this socialization activity, the community's paradigm and responsibility for the importance of standard prayer times has become better, especially in its implementation among the community. Furthermore, it is hoped that standardization of prayer times can be maintained and conflicts related to differences in prayer times will not occur.Keywords: Prayer Times, Training, Standardization of Prayer Times ABSTRAKPemahaman masyarakat terkait dengan waktu salat adalah hal yang penting untuk menyikapi perbedaan yang terjadi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang waktu salat secara teoritis-aplikatif sekaligus mengkalibrasi patokan waktu (jam) pada masjid-masjid yang terindikasi belum presisi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan terkait implementasi waktu salat standar Kemenag RI di Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi. Kegiatan PkM ini secara umum dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dimana pihak-pihak (stakeholders) dilibatkan secara aktif dalam kegiatan. Hasilnya, melalui kegiatan sosialisasi ini paradigma dan tanggung jawab masyarakat terhadap pentingnya waktu salat yang standar menjadi semakin baik, terutama dalam implementasinya di tengah-tengah Masyarakat. Selanjutnya diharapkan standarisasi waktu salat dapat terjaga dan konflik berkaitan dengan perbedaan waktu salat ini tidak terjadi.Kata Kunci: Waktu Salat, Pelatihan, Standarisasi Waktu Salat
Rekonstruksi Pelembagaan Hukum Keluarga Islam Dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia Hasbi Umar; Husin Bafadhal; Fazry Lamehan; Zarkasi Zarkasi
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i06.3435

Abstract

Masuknya Hukum Keluarga Islam ke dalam sistem hukum nasional Indonesia memperlihatkan adanya percampuran antara prinsip-prinsip syariah dengan aturan hukum negara yang terus bergerak mengikuti perubahan sosial dan politik hukum modern. Posisi hukum keluarga Islam saat ini tidak lagi hanya hadir sebagai aturan keagamaan yang hidup di lingkungan masyarakat muslim, melainkan sudah memperoleh tempat formal melalui perangkat regulasi negara dan lembaga peradilan resmi. Pembahasan mengenai pelembagaan tersebut menjadi menarik karena memperlihatkan bagaimana norma syariah diolah menjadi hukum positif yang memiliki kekuatan mengikat secara yuridis. Kajian ini menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan, historis, dan konseptual dengan sumber utama berupa studi pustaka. Praktik pelembagaan hukum keluarga Islam terlihat semakin kuat melalui keberadaan Peradilan Agama, Kompilasi Hukum Islam, serta sejumlah aturan nasional yang memberi legitimasi formal terhadap penerapan hukum Islam di Indonesia. Walaupun begitu, proses integrasi antara syariah dan hukum positif belum sepenuhnya berjalan harmonis karena masih muncul persoalan dualisme hukum, ketidakselarasan regulasi, hingga tuntutan penyesuaian hukum terhadap pola kehidupan masyarakat modern yang semakin kompleks. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa pembaruan pelembagaan hukum keluarga Islam masih perlu diarahkan pada penguatan lembaga Peradilan Agama, sinkronisasi regulasi nasional, serta penggunaan pendekatan Maqashid al-Syariah agar sistem hukum nasional mampu bergerak lebih adaptif, terintegrasi, dan memiliki orientasi keadilan yang lebih luas.