Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Sikap, Positioning, Dan Pengetahuan Merek Terhadap Niat Beli Produk Hijau (Studi Pada Konsumen Uniqlo di Lampung) Ani Kurniawati; Dorothy Rouly Haratua Pandjaitan; Dwi Asri Siti Ambarwati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4206

Abstract

Penelitian Studi Kasus : konsumen Uniqlo di Lampung. “Pengaruh Sikap, Positioning, dan Pengetahuan Merek terhadap Niat Beli Produk Hijau”. Maraknya pencemaran yang terjadi di banyak lini mengakibatkan ekosistem lingkungan yang terganggu, beberapa penyebabnya antara lain perubahan suhu dan cuaca yang ekstrim, pencemaran lingkungan, pemanasan global hingga menjamurnya fast fashion. Uniqlo sebagai salah satu merek pakaian yang peduli akan hal tersebut ikut andil dalam mendukung green marketing dengan mengusung konsep sustainable fashion yang merupakan praktik di dalam fesyen dengan mengedepankan nilai-nilai dari berbagai pihak yang ada di dalamnya terlebih pada lingkungan dan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sikap, Positioning, dan Pengetahuan terhadap Niat Beli Merek Hijau. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Bandar Lampung yang mengetahui dan tertarik untuk membeli produk Uniqlo. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian lapangan dimana instrumen penelitian ini berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Sampel yang digunakan ialah sebanyak 180 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sikap, Positioning, dan Pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap niat beli produk hijau.
Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Gabus (Channa striata), serta Manajemen Usaha dan Pemasaran Produk Budidaya pada Pokdakan Maju Bersama Mesuji, Kabupaten Mesuji, Lampung Munti Sarida; Hilma Putri Fidyandini; Dorothy Rouly Haratua Pandjaitan; Ari Yuliansyah
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.1.85-93

Abstract

The purpose of this community service activity is to improve the knowledge and skills of snakehead fish farmers in Sungai Badak Village, Mesuji District, Mesuji Regency, concerning the production of fish feed based on non-fishmeal ingredients, as well as business management and business planning in fish farming. The implementation method of the activity consists of several stages: preparation and coordination, implementation, monitoring, evaluation, and follow-up assistance. A focus group discussion (FGD) activity is conducted in the preparation and coordination stage. The implementation involves delivering materials and hands-on practice in independently producing snakehead fish feed using distillers, dried grains with solubles (DDGS) and taurine, and business management and marketing strategies for cultivation results. The monitoring stage involves technical guidance on using the feed produced in their business. Finally, the evaluation stage is conducted by filling out a questionnaire related to the technology transfer provided in the community service activity and following up with assistance in processing fisheries' products and water quality management to maintain continuous and high-quality production. The evaluation results indicate an improvement in the knowledge and skills of Pokdakan members regarding the materials provided during the community service activity, with an average increase of 30%. It is noted that Pokdakan members can independently produce fish feed and plan for further fish farming business. The hope is that Pokdakan members can continue the sustainability of the counseling and training results to produce snakehead fish with self-made feed. This activity aims to stimulate Pokdakan members to improve family economics. Additionally, in the future, it aims to establish Mesuji as a center for fish farming and establish a snakehead fish village in Sungai Badak Village, supporting food availability in Mesuji Regency.