Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN IDENTIFIKASI POTENSI RTH DAN ARAHAN PENGEMBANGAN KAWASAN SUMUR RESAPAN DI KECAMATAN PASAR REBO Herlin Sukmarini; Reny Savitri; Sutaryo
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Sikama
Publisher : Lembanga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v1i1.4

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan bagian dari susunan penataan ruang kota yang memiliki fungsi untuk memberikan keseimbangan antara kualitas lingkungan dengan kemajuan sebuah kota. Ketentuan penetapan RTH kota terdiri dari 20% RTH publik dan 10% RTH privat dari luas wilayah administrasi kota, sesuai dalam ketentuan Undang-Undang Penataan Ruang Nomor 26 tahun 2007. Secara fungsional keberadaannya akan memberikan keindahan, kenyamanan, edukasi, perlindungan dan menjaga kestabilan ekologi kota itu sendiri. Ruang terbuka hijau publik merupakan ruang hijau yang bersifat terbuka untuk umum dan dapat dimanfaatkan masyarakat umum sebagai ruang interaksi dan komunikasi antar masyarakat. Sistem drainase di kawasan perkotaan memiliki peranan sangat penting untuk mewujudkan lingkungan permukiman yang aman dan nyaman dalam melakukan aktifitas kegiatan secara internal dan ekternal kawasan permukiman. Sistem drainase terdiri atas jaringan drainase primer (sungai/kali), sistem drainase sekunder (saluran PHB) dan tersier, termasuk dukungan Situ/Waduk sebagai fungsi pengendali banjir atau air. Kawasan perkotaan yang memiliki banyak resapan air dan dominasi penggunaan lahan ruang terbuka (pekarangan, daerah hijau, fungsi lindung dll) menjadikan kawasan perkotaan ini akan bebas terhadap banjir atau genangan air. Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Prodi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana yaitu “Kajian Terhadap Perencanaan Dan Desain Ruang Sarana dan Prasarana Kota Di Kecamatan Pasar Rebo Berdasarkan RDTR DKI Jakarta Khususnya RTH dan Sistem Drainase”. Kajian ini diharapkan sebagai salah satu bentuk kontribusi akademi Prodi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana.
Kajian Preferensi KAJIAN PREFERENSI PEMILIHAN MODA PENGUMPAN KOMUTER KRL STASIUN BEKASI, KOTA BEKASI Reny Savitri; Rio Santo
Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Plano Krisna Vol.19 No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji bagaimana preferensi pengguna KRL dalam pemilihan moda pengumpan ke Stasiun Bekasi, Kota Bekasi yaitu angkutan kota dan ojek daring. Analisis  yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji hipotesis dan overlay. Terdapat 5 faktor yang memiliki hubungan dengan preferensi pemilihan moda pengumpan komuter yaitu keamanan, keselamatan, kenyamanan dan keteraturan angkutan kota, serta biaya perjalanan angkutan kota. Faktor yang memiliki hubungan terkuat adalah biaya perjalanan ojek daring. Serta, faktor  yang berpengaruh adalah keteraturan dan  biaya perjalanan angkutan kota, serta biaya perjalanan ojek daring. Hasil studi ini dapat memberikan masukan terhadap Rencana Tata Ruang Kota Bekasi..