p-Index From 2021 - 2026
0.778
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Elektro
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERENCANAAN PLTS UNTUK RUMAH TINGGAL DENGAN KAPASITAS DAYA TERPASANG 450 VA Abdul Kodir Albahar; Chandra Wijaya Kusumah
JURNAL ELEKTRO Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Elektro Edisi Januari 2021
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan manusia modern seperti zaman sekarang. Karena hampir semua aktifitas yang dilakukan oleh setiap orang membutuhkan energi listrik. Contohnya seperti untuk mengisi ulang baterai laptop atau handphone dan juga sebagai penerangan rumah ketika malam tiba. Pada penelitian ini akan dibuat perancangan PLTS untuk sebuah rumah sederhana. Perancangan PLTS ini dilakukan dengan cara meninjau lokasi di daerah Bekasi, tepatnya di kampung Gabus Rawa, desa Srijaya, kecamatan Tambun Utara, kemudian menentukan intensitas matahari di daerah tersebut dan menentukan kebutuhan beban yang akan dipasang, setelah itu dibuat desain yang ideal dengan spesifikasi peralatan yang ada di pasaran. Hasil peninjauan menunjukkan total pemakaian energi adalah 300 Wh, dengan kapasitas daya modul sebesar 80,44 Wp, kemudian dipilih panel surya sebesar 100 Wp, kapasitas baterai yang digunakan berdasarkan efisiensi dan autonomy days adalah sebesar 62,5 Ah, maka dipilih baterai dengan kapasitas 100 Ah. Kapasitas baterai sebesar 100 Ah dengan total arus beban sebesar 6,25 Ah, maka kemampuan baterai dapat membackup untuk beban penerangan selama 16 jam
RANCANG BANGUN ALAT HAND SANITIZER OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO UNO R3 ATMEGA 328 DAN SENSOR INFRARED Abdul Kodir Albahar; Farihin Asyjar Ashfahani
JURNAL ELEKTRO Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Elektro Edisi Juli 2021
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa dampak positif dalam kehidupan manusia, dimana saat ini sedang terjadi virus corona yang menyebabkan kita hurus menjaga kebersihan. Salah satu perkembangan teknologi adalah Hand Sanitizer Otomatis yang memanfaatkan teknologi Arduino ,sensor gy-906 dan Infrared. Alat Handsanitizer otomatis ini membuat kita tidak perlu menyentuh tombol untuk mengeluarkan cairan antiseptic. Alat ini dilengkapi sensor Infrared yang dapat mendeteksi sampai 3 cm serta sensor suhu gy-906 dan buzzer yang akan aktif atau berbunyi jika suhu pengguna yang dideteksi diatas 38oC.
RANCANG BANGUN INCUBATOR PENETAS TELUR BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO DILENGKAPI SENSOR DHT 22 Abdul Kodir Albahar; Mujammil Haq
JURNAL ELEKTRO Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Elektro Edisi Januari 2022
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah wilayah yang mempunyai penduduk atau masyarakat yang memiliki sebagian besar adalah peternak untuk menunjang keberhasilan dari peternakan pembibitan ayam menjadi hal yang penting. Alat penetas telur yang dilengkapi dengan peralatan pendukung yang menunjang produksi yang efektif dengan tujuan agar telur mendapatkan panas yang serupa dengan induk ayam. Penyimpanan telur tetas sebaiknya sama atau dibawah suhu tersebut Suhu yang baik untuk pertumbuhan embrio adalah berkisar diantara 36,5 - 38°C. Penetas telur ini menggunakan mikrokontroler sebagai otak dari sistem yang akan dipakai. Jenis mikrontroler yang digunakan yaitu Arduino Uno berbasis Atmega 328P SMD CH-340. Kemudian akan diprogram dalam software Arduino IDE. Menggunakan sensor DHT 22 sebagai pembaca suhu dan kelembaban. Keunggulan modul sensor DHT22 yaitu dari kualitas pembacaan data sensing yang lebih responsif yang memliki kecepatan dalam hal membaca objek suhu dan kelembaban, dan data yang terbaca tidak mudah terinterverensi. Cara kerja alat penetas telur ini adalah sensor DHT 22 membaca suhu dalam incubator kemudian mengirimkan ke Arduino kemudian di tampilkan di LCD dan menentukan Relay high atau low untuk menyalakan lampu atau mematikan. Dari hasil uji keefektifan dari alat yang dibuat memiliki tingkat akurasi dari yang cukup baik dan layak untuk bekerja dalam alat ini hanya selisih 0,1 untuk suhu dan 4,3 % untuk kelembaban . bisa dikatakan alat ini sangat layak untuk proses penetasan telur, hanya saja perlu ditambahkan pengatur suhu untuk mengatur suhu sesuai kebutuhan dan ditambahkan baterai untuk antisipasi saat pemadaman listrik PLN
ANALISIS PERUBAHAN FREKUENSI PADA INVERTER BG202-XM UNTUK PENGATUR KECEPATAN MOTOR SINKRON 100 WATT 3 FASA Abdul Kodir Albahar; Nugraha Adi Putra
JURNAL ELEKTRO Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Elektro Edisi Juli 2022
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor sinkron berperan sebagai motor penggerak pada pintu lift dipengaruhi kecepatan putaran sebuah motor sinkron terhadapap perubahan nilai frekuensi. Untuk mengetahui dan membuktikan bahwa dengan mengatur nilai frekuensi pada motor sinkron dengan menentukan kecepatan putaran pada motor sinkron, maka dilakukan analisa kecepatan pada putaran motor berdasarkan pengaturan frekuensi menggunakan inverter sebagai pengatur nilai frekuensinya. Inverter bekerja dengan metode modulasi PWM (Pulse Width Modulation) untuk mengatur frekuensi keluaran yang menentukan kecepatan putaran motor. Sebagai alat untuk mengukur kecepatan putaran motor digunakan Tachometer. Berdasarkan teori maka kecepatan putaran motor dapat dihitung pada jumlah kutub yang terdapat pada motor tersebut. Jika frekuensi pada motor adalah 50 Hz dan jumlah kutub motor berjumlah 6 kutub, maka kecepatan maksimalnya 1000 rpm. Maka hasil teori berbanding lurus menghasilkan putaran motor 101,2 rpm dengan waktu tempuhnya 15,49 detik, saat 10 Hz maka menghasilkan putaran motor 201,2 rpm dengan waktu tempuh 13,79 detik, saat 15 Hz maka menghasilkan putaran motor 299,8 rpm dengan waktu tempuh 12,44 detik, saat 20 Hz maka menghasilkan putaran motor 400,6 rpm dengan waktu tempuh 11,14 detik, dan seterusnya bertahap naik tiap 5 Hz, hingga mencapai frekuensi 50 Hz, dihasilkan putaran motor 1000,2 rpm, dengan waktu tempuh 2,05 detik.
PENGARUH SUDUT KEMIRINGAN PANEL SURYA (PV) TERHADAP KELUARAN DAYA Abdul Kodir Albahar; Muhammad Faizal Haqi
JURNAL ELEKTRO Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Elektro Edisi Juli 2020
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber energi terbarukan mempunyai sifat terbarukan serta berkesinambungan dan pemanfaatan sumber energi terbarukan merupakan alternatif yang perlu terus dikembangkan. Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menggunakan energi matahari sebagai sumber terbarukan dan mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik. Untuk memaksimalkan intensitas matahari yang diterima oleh panel surya maka pada perancangan sistem dibutuhkan sudut kemiringan panel surya yang paling tepat untuk menerima radiasi matahari yang paling tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan arus keluaran terhadap perubahan sudut kemiringan pada photovoltaic, hasil yang diperoleh pengukuran sudut kemiringan PV yang optimum peletakan panel surya dalam menerima paparan radiasi sinar matahari pada sudut 150, dengan tegangan sebesar 18 Volt, nilai arus keluaran sebesar 6,8 Ampere sehingga menghasilkan daya sebesar 122,4 Watt. Panel surya yang digunakan adalah sebesar 100 WP sebanyak 4 modul dipasang dengan diparallel dilengkapi sistem penyimpanan Baterai berkapasitas 12 V, 100 AH sebanyak 1 buah. Kapasitas Solar Charge Control sebesar 30 Ampere
ANALISA PERUBAHAN CUACA TERHADAP TEGANGAN INPUT PANEL SURYA 100 WP Abdul Kodir Albahar; Lobes Syam Paiso
JURNAL ELEKTRO Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Elektro Edisi Januari 2020
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sel surya adalah sebuah elemen semi konduktor yang dapat mengkonversi energi surya menjadi energi listrik dengan prinsip fotovoltaik . Tegangan dan arus listrik yang dihasilkan oleh sel surya dipengaruhi oleh dua variabel fisis, yaitu intensitas radiasi cahaya matahari dan suhu lingkungan. Dalam pengambilan data posisi panel surya berada di kemiringan 40° ke arah utara dan pada pengambil data dilakukan setiap 10 menit dalam 1 jam mulai pukul 09.00 - 15.00 dalam waktu 3 hari . Dari hasil pengukuran intensitas cahaya (Lux), arus (Amp) dan tegangan (Voc) yang dihasil kan dalam setiap 10 menit pertama berbeda beda dan tidak selalu stabil di setiap hari pada hari pertama titik puncak maksimal didapat pada pukul 13.00-14.00 dengan intensitas cahaya 50000 lux, arus 5 A dan tegangan 20,4 V dan pada hari ke dua titik puncak pada pukul 12.00-13.00 dengan intensitas cahaya 49166 lux, arus 4,9 A dan tegangan 20.4 V dan pada hari ketiga titik puncak pada pukul 12.00-13.00 dengan intensitas cahaya 50000 lux, arus 5 A, dan tegangan 20,5 V