Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Perancangan Digital Nutrition Scale Berbasis Sensor Load Cell Latifah Listyalina; Kusuma Mayasari; Yudianingsih yudianingsih
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, Controls (AVITEC) Vol 5, No 2 (2023): August
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v5i2.1767

Abstract

Timbangan merupakan alat yang dipakai dalam melakukan pengukuran massa suatu benda. Ada bermacam-macam jenis timbangan yang dikelompokkan fungsinya. Salah satunya timbangan nutrisi. Timbangan nutrisi menghitung kalori, karbohidrat, dan lemak. Sebuah sistem yang dapat mengukur kalori dan gizi pada makanan sehari-hari dapat membantu pasien dan ahli gizi untuk mengukur dan mengelola jumlah asupan makanan sehari-hari. Pada penelitian ini, diukur nilai nutrisi makanan karbohidrat dengan keluaran nilai kalori yang akan ditampilkan di LCD menggunakan sensor load cell. Alat timbangan nutrisi ini menghitung nilai kalori suatu kelompok makanan berdasarkan pengukuran berat, khususnya nutrisi karbohidrat, yaitu pada jenis makanan nasi putih, nasi merah dan kentang. Hasil analisis dari perancangan ini ialah besarnya nilai akurasi perbandingan massa dari timbangan digital dibandingkan dengan massa hasil pembacaan Digital Nutrition Scale. Akurasi adalah tingkat kedekatan hasil pengukuran alat terhadap nilai yang sebenarnya. Hasil pengujian menunjukkan pengukuran yang baik dengan akurasi 99%. Hal tersebut menunjukkan bahwa alat yang dirancang dapat bekerja dengan baik.
Perancangan Automatic Tissue Processor Pada Tahap Infiltrasi Paraffin Jaringan Untuk Pembuatan Sediaan Preparat Histologi Sunardi; Irawadi Buyung; Latifah Listyalina
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Fokus Elektroda Vol 9 No 1 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Automatic Tissue Processor salah satu alat yang digunakan untuk proses jaringan dalam pembuatan sediaan histologi secara otomatis. Automatic Tissue Processor terdiri dari beberapa tahap yaitu dehidrasi, clearing, infiltrasi parafin. Infiltrasi parafin bagian dari tahap pengisian rongga jaringan oleh parafin yang telah dicairkan. Tujuan dibuatnya alat ini yaitu untuk membantu pemrosesan jaringan pada tahap infiltrasi parafin secara otomatis dan agar lebih memudahkan penggunaan oleh operator. Agar tujuan dari pembuatan alat ini terpenuhi maka digunakan sensor suhu LM35 untuk memonitoring suhu pada tabung, kemudian memakai heater (elemen pemanas) yang berfungsi untuk mencairkan parafin. Pada peracangan alat automatic tissue processor tahap infiltrasi parafin dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560 alat dapat memproses jaringan secara otomatis yaitu dengan memindahkan keranjang preparat dari tabung satu berikutnya sesuai dengan program yang dibuat. Waktu yang digunakan untuk infiltrasi parafin dapat berjalan secara berkelanjutan dengan perhitungan waktu sesuai dengan yang telah diatur oleh operator. Sensor suhu dapat memonitoring suhu yang ada pada tabung pada saat pemanasan parafin dan proses infiltrasi parafin. Namun masih terdapat kekurangan seperti alat ini membutuhkan suhu 96oC dalam mencairkan seluruh parafin yang ada di dalam tabung 1 dan 2. Proses pendinginan yang lama karena suhu saat proses pencairan parafin cukup tinggi dan kipas pendingin yang ukurannya kecil sehingga waktu yang dibutuhkan dalam pencairan parafin dan pendinginan sampai suhu sama dengan yang diatur oleh operator. Hasil uji fungsi alat adalah dengan cara membandingkan nilai suhu yang terukur oleh sensor suhu dan thermometer, dan membandingkan nilai waktu hasil pembacaan mikrokontroler dan stopwatch. Hasil dari kedua parameter tersebut akan ditampilkan pada LCD 20x4 pada alat. Hasil dari uji fungsi alat menunjukan bahwa alat pada tabung 1 mempunyai nilai persen error pada suhu 59oC sebesar 3,49% dan suhu 60oC sebesar 3,56%, waktu 1 jam sebesar 0,78%, waktu 2 jam sebesar 0,80%. Kemudian persen error pada tabung 2 pada suhu 59oC sebesar 3,66% dan suhu 60oC sebesar 3,53%, waktu 1 jam sebesar 0,79%, waktu 2 jam sebesar 0,81%.
Implementasi Deteksi Tepi Iris Mata pada Citra Mata Normal dan Kolesterol Rahmawati Eba Rian; Evrita Lusiana Utari; Latifah Listyalina
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 9 No. 1 (2024): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jteuniba.v9i1.301

Abstract

Deteksi tepi bertujuan untuk menyoroti bagian-bagian penting dalam citra dan memperbaiki detail yang kabur karena kerusakan atau efek akuisisi data. Sebagian besar informasi penting dalam citra berada pada batas antara dua wilayah yang berbeda. Dalam citra medis, deteksi tepi berfungsi untuk menandai detail penting, seperti kontur organ, jaringan, atau struktur lainnya yang relevan. Ini sangat penting karena informasi berharga sering ditemukan pada perbatasan antara dua area yang berbeda, seperti antara tumor dan jaringan sehat atau antara berbagai lapisan organ. Proyek akhir ini menggunakan antarmuka pengguna grafis (GUI) dan menerapkan metode Prewitt dan Canny. Pengambilan gambar mata dilakukan dengan kamera Webcam dan diproses pada tahap preprocessing dengan mengubah gambar menjadi tampilan grayscale serta menggunakan dua metode tersebut, yaitu "Prewitt" dan "Canny". Kesimpulannya, metode Canny memberikan hasil deteksi tepi terbaik karena menghasilkan morfologi garis yang lebih baik terlihat pada tepi gambar. Garis-garis vertikal dan horizontal pada bagian depan objek juga tampak lebih jelas dibandingkan dengan metode lainnya
Desain dan Implementasi Aplikasi Penilaian Kinerja Dosen Berbasis Web Menggunakan Pendekatan User-Centered Design Midarto Dwi Wibowo; Latifah Listyalina
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 15, No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/setrum.v15i1.39288

Abstract

Di institusi pendidikan, dosen memiliki tanggung jawab utama dalam tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penilaian kinerja dosen, yang dilakukan setiap akhir semester oleh mahasiswa, merupakan kegiatan penting untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Evaluasi ini mencakup aspek seperti persiapan mengajar, penyampaian materi, dan pengelolaan kelas. Saat ini, metode penilaian yang digunakan masih manual dan kurang efisien, membutuhkan waktu dan biaya yang besar serta rentan terhadap kesalahan. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan penggunaan sistem informasi berbasis web yang lebih efektif dan efisien, memberikan hasil yang lebih akurat, dan mendukung pengambilan keputusan untuk peningkatan kualitas dosen. Website dibangun, dengan detail interaksi pengguna yang berbeda, seperti prosedur login, penampilan data, dan proses validasi. Website ini dirancang untuk digunakan oleh admin, prodi, dan mahasiswa. Hasil dan pembahasan dari tampilan website ini telah dipaaprkan dengan rinci. Sistem ini juga diharapkan dapat memberikan informasi detail mengenai kinerja dosen yang bisa digunakan sebagai dasar untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut.
OPTIMASI PARAMETER PARISON PROGRAMMING TERHADAP KETEBALAN JERIGEN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PADA MESIN BLOW MOLDING Latifah Listyalina; Mario Sariski Dwi Ellianto
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 14 No 1 (2026): Inaque April 2026
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v14i1.19721

Abstract

Extrusion blow molding is one of the most widely used manufacturing methods in the plastic industry for producing hollow containers, such as jerrycans, with demands for uniform wall thickness and efficient material usage. One of the key factors affecting product quality in this process is parison programming, as the parison thickness distribution determines the material distribution during expansion inside the mold. However, improper parison settings often result in uneven wall thickness distribution, which can reduce structural quality and increase material consumption. This study aims to analyze and optimize parison thickness settings in the extrusion blow molding process to achieve a more uniform wall thickness distribution in 5-liter jerrycans according to design specifications. The research method was conducted by setting the Scale Parison Thickness parameter to 10%, operating the machine according to Standard Operating Procedures (SOP), and testing the product wall thickness at five different areas: the handle, upper section, upper body, lower body, and bottom section. Each area was measured at ten points using a micrometer to obtain the average thickness values. The results showed that the average thicknesses at the handle, upper section, upper body, lower body, and bottom section were 0.60 mm, 0.62 mm, 0.74 mm, 0.90 mm, and 0.89 mm, respectively, with a product weight of 141.1 grams. The obtained thickness distribution was still not fully uniform, indicating that the parison programming settings require further refinement to produce a thinner body section and thicker handle and bottom sections in accordance with design standards. This study concludes that more precise optimization of parison programming parameters can improve thickness uniformity, material efficiency, and the structural quality of the product. Furthermore, the findings provide practical contributions to the plastic industry by improving process control, reducing the potential for product defects, and supporting sustainable production cost efficiency.
Desain Sistem Presensi Otomatis dengan Pembersih Keypad: Studi Awal untuk Aplikasi Material Plastik Olahan Latifah Listyalina
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Penelitian ini membahas desain dan realisasi sistem presensi otomatis yang dilengkapi dengan mekanisme pembersih keypad berbasis material plastik olahan. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino Uno yang terintegrasi dengan keypad sebagai media input, LCD 16x2 untuk menampilkan data presensi, motor servo sebagai penggerak lengan pembersih, dan pompa mini DC 5V untuk menyemprotkan cairan pembersih. Rangka dan dudukan perangkat dibuat menggunakan material plastik olahan hasil daur ulang, yang berfungsi sebagai upaya pengurangan limbah plastik sekaligus menjadikan alat lebih ringan dan ekonomis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem bekerja dengan tingkat keberhasilan tinggi, di mana akurasi pembacaan input keypad mencapai 100% dari 50 kali uji dengan waktu respons rata-rata 1,8 detik dari input hingga aktivasi pembersih. Volume cairan pembersih yang digunakan sebesar 0,8 ml per siklus dinilai cukup untuk membasahi seluruh permukaan keypad tanpa menyebabkan kelebihan cairan. Uji efektivitas pembersihan menggunakan metode swab test sederhana menunjukkan penurunan jumlah koloni bakteri sebesar 87,5% setelah proses pembersihan otomatis. Konsumsi daya sistem tercatat sebesar 4,2 watt dengan suplai 5V DC. Berdasarkan hasil tersebut, sistem presensi otomatis berbasis material plastik olahan ini terbukti bekerja secara efisien, higienis, dan ramah lingkungan, serta berpotensi dikembangkan lebih lanjut.
Perancangan Alat Ukur Berat Dan Panjang Badan Otomatis Berbasis Android Dan Arduino Uno Sebagai Dasar Pengembangan Teknologi Plastik Di Masa Depan Latifah Listyalina
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran manual berat dan panjang badan bayi sering kali memerlukan dua tahap untuk verifikasi, yaitu pengukuran langsung panjang badan bayi kemudian dilakukan pengukuran ulang menggunakan alat ukur lain untuk memastikan keakuratannya. Penggunaan beberapa alat berbeda menyebabkan waktu pengukuran menjadi lebih lama bagi tenaga medis, terutama di fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan alat ukur gabungan yang lebih praktis dan terintegrasi. Spesifikasi alat yang dirancang meliputi mikrokontroler Arduino Uno sebagai unit kendali yang beroperasi pada tegangan 4,8–5 V, sensor beban (load cell) 10 kg sebagai pendeteksi berat (3,3–5 V), sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi panjang badan (4,7–5 V), modul Bluetooth HC-06 (3,3 V), serta smartphone Android yang menggunakan aplikasi Blynk sebagai unit tampilan. Dari hasil pengujian, alat ini mampu mengukur berat dan panjang badan bayi serta menentukan apakah hasil tersebut berada pada kategori ideal. Pengguna dapat memasukkan data usia bayi melalui smartphone, yang kemudian diproses oleh mikrokontroler untuk menjalankan proses pengukuran. Data hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini berfungsi dengan baik dan dapat dijadikan referensi untuk pengembangan lebih lanjut, khususnya dalam penerapan teknologi plastik inovatif di masa mendatang untuk meningkatkan efisiensi, ergonomi, dan keberlanjutan alat