Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menyulam Asa di Tengah Masyarakat Desa Pesucen melalui KKN PPMD Erika Saraswati; Ican Setyawan; Venus Septianing Kirana; Okta Nurmalasari; Lely Mariska; Reza Erastus Elizaphan Mamahit; Yusi Alfiyatu Jannah; Jeany Slsa Bella; Bagus Hendry Setyawan; Mochamad Ali Ferdiyawan
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat (IPM)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/ipm.v1i2.395

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Pesucen. Desa Pesucen menghadapi sejumlah permasalahan, seperti kurangnya pemahaman memasarkan produk UMKM melalui media sosial, kurangnya pemahaman bahaya penggunaan sampah plastik, kurangnya pengetahuan dampak pernikahan diusia muda, dan kurangnya kepedulian, empati dan toleransi antar siswa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah observasi, studi literatur, focus grup discussion (FGD), kaji tindak dan evaluasi. Pengabdian ini meliputi beberapa program kerja, yaitu pendampingan pemasaran UMKM, pelatihan pembuatan totebag ecoprint, sosialisasi dampak pernikahan dini, sosialisasi pendidikan politik, dan pembelajaran sambil bermain. Hasil dari pegabdian ini adalah meningkatnya keberdayaan pelaku UMKM dalam bidang pemasaran secara online, meningkatnya ketrampilan masyarakat dalam pembuatan totebag ecoprint guna mengurangi penggunakan tas plastik, meningkatnya pemahaman karang taruna dan pemuda terhadap dampak pernikahan dini, pemahaman masyarakat di bidang politik, khususnya pemilih cerdas meningkat, serta meningkatnya semangat bergotongroyong dan bekerjasama antar siswa. Kegiatan pengabdian dalam program KKN kelompok lima Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan empat bidang, yaitu bidang sosial, ekonomi, lingkungan, serta tata kelola dan hukum. Program kerja yang dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan dan potensi lokal dapat memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pesucen.
Application of Autonomous Solar Energy-Powered Fishing Small Boat to Support Fisheries Food Security in Underserved Villages ff Demak Regency Adenanthera Lesmana Dewa; Erika Saraswati; Malikus Sumadyo; Purwanto Purwanto; Muhammad Ikhsan Setiawan; Che Zalina Zulkifli; Mohd Fauzi Sedon; Fazilat Kodirova
International Journal of Engineering, Science and Information Technology Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Malikussaleh University, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/ijesty.v6i2.1822

Abstract

Fisheries-based food security in underserved coastal villages remains vulnerable due to limitations in fishing capacity, rising fuel costs, environmental degradation, and restricted access to modern fishing technologies. These challenges significantly affect the productivity and income of small-scale fishers, ultimately influencing the availability and affordability of fish as a primary source of protein for coastal communities. In many coastal areas of Indonesia, particularly in underserved villages, conventional fishing activities continue to rely heavily on fossil-fuel-powered boats, resulting in high operational expenses and increased greenhouse gas emissions. Consequently, there is a growing need for innovative and sustainable technological solutions that can improve fisheries productivity while supporting environmental conservation and community welfare. This study presents the design, development, and application of an autonomous, solar-powered small fishing boat aimed at enhancing sustainable fisheries production in underserved villages in Demak Regency, Indonesia. The proposed system integrates renewable energy harvesting through photovoltaic panels, autonomous navigation technology, fish location sensing, and intelligent route optimization to reduce dependence on fossil fuels while increasing operational efficiency and fishing effectiveness. A mixed-method approach was employed, combining engineering design, prototype development, laboratory validation, field deployment, and pilot testing involving local fishers. Stakeholder feedback was also collected to evaluate usability, acceptance, and potential socioeconomic impacts. The results indicate that the solar-powered autonomous fishing boat reduces operational fuel costs by approximately 95%, increases fishing efficiency by 42%, and decreases greenhouse gas emissions by an estimated 1.8 tonnes of CO? per vessel annually. Furthermore, the system demonstrates reliable navigation performance and contributes to safer fishing operations by reducing human workload and optimizing fishing routes. The adoption of this technology has the potential to increase fisher income, strengthen local food security, and support sustainable fisheries management. This innovation aligns with national strategies for renewable energy utilization, blue economy development, and rural economic empowerment, offering a scalable and environmentally friendly solution for coastal regions facing similar socioeconomic and ecological challenges.
OPTIMASI PEMUPUKAN ORGANIK DAN SISTEM RESIRKULASI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BIOMASSA TUBIFEX SP. SEBAGAI PAKAN ALAMI BERKELANJUTAN Mafrukhatul Mabruroh; Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Dyah Hariani; Erika Saraswati
JURNAL LEMURU Vol 8 No 1 (2026): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v8i1.8431

Abstract

Tubifex sp. dikenal sebagai pakan alami bernilai tinggi dalam akuakultur karena kandungan proteinnya tinggi dan sangat baik untuk pertumbuhan larva ikan. Namun demikian, ketersediaannya masih sangat bergantung pada hasil tangkapan alam dan seringkali menyebabkan ketidakstabilan pasokan serta potensi risiko kontaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai dosis pupuk kotoran ayam yang dikombinasikan dengan sistem resirkulasi dalam meningkatkan produksi biomassa Tubifex sp. pada kondisi terkontrol. Metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima kali ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (500 g/0,098 m²), P2 (1000 g/0,098 m²), dan P3 (1500 g/0,098 m²). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan biomassa, tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR), rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR), serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran ayam berpengaruh nyata pada produksi biomassa (P<0,05), hasil tertinggi dicapai P3. Peningkatan input bahan organik mampu meningkatkan ketersediaan mikroorganisme yang berperan sebagai sumber pakan utama bagi Tubifex sp. Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal, hal ini menunjukkan bahwa sistem resirkulasi mampu menjaga stabilitas kualitas air secara efektif. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pemupukan organik dan teknologi resirkulasi merupakan strategi yang layak dan aplikatif untuk meningkatkan produksi pakan alami secara berkelanjutan dalam sistem akuakultur.