Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRADISI BUBAK MANTEN DALAM PERNIKAHAN DI DUKUH BALONG GOBANG DESA KARANGSONO NGAWI Maissy Febiana; Ava Emalia Selviana Putri; Ernova Viorely Purba; Darmadi Darmadi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 5 No. 2 (2022): Volume 5 Nomor 2 Desember Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v5i2.10107

Abstract

Pernikahan merupakan acara istimewa yang banyak ditunggu oleh beberapa orang. Pernikahan tidak sekedar memberi ikatan pada kedua mempelai saja, namun pernikahan juga memberi ikatan pada kedua keluarga mempelai. Acara pernikahan yang meriah biasanya digunakan sebagai tempat untuk menjaga tali silaturami antara sanak saudara, teman, bahkan juga tetangga sekitar rumah. Oleh karena itu, banyak orang mengidam-idamkan acara pernikahan mereka nantinya berjalan lancar dan juga meriah karena bagi mereka acara pernikahan adalah acara yang hanya dilakukan sekali dalam hidup. Dengan demikian, banyak orang yang menggunakan tradisi atau adat dari daerah tertentu sebagai tambahan dari akad dan juga resepsi dalam acara pernikahan mereka, salah satu tradisi yang dilaksanakn ialah bubak manten. Dikarenakan masih jarang orang yang mengetahui tradisi bubak manten sehingga kami termotivasi untuk mengangkat tema ini sebagai tulisan kami. Dalam mengerjakan tulisan ini kami menggunakan metode penelitihan kualitatif yang dilakukan dengan cara melihat secara langsung tradisi tersebut terjadi dan mewancarai beberapa orang yang paham betul dengan tradisi bubak manten serta mewancarai orang yang menyelenggarakan tradisi bubak manten dalam acara pernikahan anak mereka. Dalam penelitian bubak manten merupakan tradisi yang dilakukan kepada tak hanya anak pertama dan terakhir, tetapi tidak boleh dilakukan kepada anak tengah. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk dari rasa syukur orang tua pengantin, dan juga sebagai tradisi turun-temurun yang mereka percayai jika acara bubak manten dilakukan akan memberikan berkah pada keberlangsungan acara pernikahan tersebut.
Pengembangan media E-book berbasis ESCI (Ethics, Socio, Culture, Interactive) untuk meningkatkan communication skills siswa slow learner Putri Sindy Wibisono; Restu Lusiana; Iwanda Pranika Rosti; Maissy Febiana; Aulia Ismi Nur'aeni; Farida Gussheila
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v12i1.27326

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran inovatif berupa e-book berbasis ESCI (Ethics, Socio, Culture, Interactive) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa slow learner di sekolah dasar. Pengembangan dilakukan menggunakan model 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan, meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Sukowinangun 2 Magetan. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes kemampuan komunikasi matematis. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-book berbasis ESCI memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi dengan skor rata-rata 3,8. Hasil uji kepraktisan memperoleh kategori sangat praktis dengan skor rata-rata 3,82 atau 95,5%. Uji keefektifan menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan nilai n-Gain sebesar 0,54, termasuk kategori sedang. Secara kualitatif, ditemukan peningkatan keaktifan, keberanian, dan keterlibatan emosional siswa selama proses pembelajaran. Integrasi nilai etika, sosial, dan budaya lokal dalam media ini berhasil menciptakan pembelajaran yang interaktif, adaptif, dan kontekstual. Dengan demikian, e-book berbasis ESCI dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran inklusif untuk mendukung pengembangan kemampuan komunikasi matematis siswa slow learner di sekolah dasar.