Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi Beragama Dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Untuk Membentuk Generasi Millenial Ummatan Washatan Choirul Salim
MODERATIO: Jurnal Moderasi Beragama Vol 3 No 1 (2023): MODERASI BERAGAMA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v3i1.5681

Abstract

Moderasi beragama dalam bingkai bhineka tunggal ika adalah sebuah paradigma berpikir yang mampu berpikir dengan caranya yang objektif tanpa menjatuhkan golongan apapun baik dari segi agama,kultur dan kehidupan sosial yang ada pada masyarakat indonesia. Konsep berpikir dan bersikap dengan cara yang moderat seperti yang di ajarkan dalam alquran surah Al Baqarah ayat 143 bahwa kita harus berpikir moderat di tengah kemajemukan yang ada pada masyarakat Indonesia. Genarasi millenial ummatan washatan adalah generasi yang mampu berpikir dan bersikap moderat di tengah keberagaman yang ada pada masyarakat Indonesia. Karaterisitk generasi millenial ummatan washatan antara lain adalah membangun keberagaman,membangun sikap toleransi di tengah keberagaman dan mempunyai sudut pandang yang insklusif (berpikir dengan cara yang positif). Hal ini menjadi karakteristik generasi millenial ummatan washatan di era 4.0 saat ini.
Pendampingan Penguatan Peran Tokoh Agama dalam Menangkal Penyebaran Paham Radikalisme Melalui Media Sosial di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Choirul Salim; Siti Mustaghfiroh; Retanisa Rizqi; Roro Hanum; Ismiwati Intan Soraya
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.804

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, maka berkembang pula modus operandi sebuah kejahatan, termasuk dalam hal ini kejahatan terorisme yang memanfaatkan teknologi informasi yang berbasis jaringan internet. Melalui media sosial, radikalisme bisa menyebar dengan cepat, karena siapapun bisa mengakses dimanapun dan tidak mengenal usia. Untuk itu kami melaksanakan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penguatan peran tokoh agama di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah dalam menangkal penyebaran paham radikalisme melalui media sosial. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk memerangi paham radikal dan intoleran. Adapun kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Metode yang digunakan dengan menggunakan metode pendampingan kepada para peserta yang selanjutnya untuk pemantapan materi diadakan diskusi. Hasil dari pengabdian ini yaitu tokoh agama atau subyek dampingan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terkait dengan isu-isu radikalisme, cara penyebaran serta meminimalisir penyebaran paham radikal di media sosial melalui peran tokoh agama di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Selain itu, melalui pengabdian ini tokoh agama tergerak tidak hanya menyampaikan ceramah terkait persoalan ibadah tetapi juga menyampaikan isu isu yang berkaitan dengan radikalisme khususnya radikalisme melalui media sosial.