Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel Facial Wash Ekstrak Etanol Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Terhadap Pertumbuhan Propionibacterium Acnes Penyebab Jerawat Wahyuddin Jumardin; Sirajul Firdaus; Andi Ulfiana Utari
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2023): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v2i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas fisik sediaan gel yang meliputi Organoleptik, pH, viskositas, homogenitas, daya sebar dan daya lekat serta untuk menentukan konsentrasi sediaan gel ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang efektif dalam menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes penyebab jerawat. Metode penelitian yaitu secara eksperimental dimana akan dibuat sediaan gel facial wash dari ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan konsentrasi 2,5%, 5% dan 10%. Kemudian dilakukan uji stabilitas menggunakan metode Cycling test dan uji efektivitas antibakteri sediaan gel facial wash ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap Propionibacterium acnes dengan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan gel facial wash ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki stabilitas fisik yang memenuhi persyaratan, serta pada konsentrasi 2,5% sudah efektif dalam menghambat bakteri Propionibacterium acnes penyebab jerawat dengan rata-rata diameter zona hambat 16,3 mm yang masuk dalam rentan kategori kuat.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN MOUTHWASH FRAKSI METANOL DAUN PUCUK MERAH (Syzygium myrtifolium Walp) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Suhrah Febrina Karim; Wahyuddin Jumardin; Tiansy Senolinggi
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v6i2.11720

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan adanya kerusakan jaringan, diawali dari permukaan gigi (ceruk, fisura dan daerah interproksimal) meluas ke arah pulpa. Daun Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium Walp)  mengandung fenol, flavonoid, antioksidan dan asam betulinic. Senyawa flavonoid pada daun pucuk merah (Syzygium myrtifolium Walp) berkhasiat sebagai antibakteri bekerja dengan cara mengikatkan hidrogen dengan basa pada asam nukleat yang mana juga menjelaskan aksi penghambatan pembentukan DNA dan RNA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sediaan mouthwash fraksi metanol daun pucuk merah (Syzygium myrtifolium Walp) stabil secara fisik dan kimia serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans. Daun pucuk merah (Syzigium myrtifolium Walp)  diekstraksi dengan metode maserasi setelah itu dilakukan Fraksinasi lalu dibuat sediaan Mouthwash. Evaluasi sediaan mouthwash meliputi uji organoleptik yang menghasilkan bau segar, bentuk cair, rasa dingin, warna kecoklatan serta. Uji pH memenuhi kriteria pH mouthwash jadi dapat dikatakan aman. Uji homogenitas menunjukkan susunan yang homogen. Uji bobot jenis memenuhi kriteria kemudian hasil pengujian antibakteri diantara ketiga formula, konsentrasi terbaik yaitu formula ketiga (1,5%) dengan zona hambat 16,33 mm termasuk dalam kategori kuat sehingga dapat disimpulkan bahwa ketiga formula memiliki aktivitas sebagai antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans.Â