Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Value Clarificaton Teknique (VCT) dan Model Inquiry Terhadap Internalisasi Karakter Tanggung Jawab dan Hasil Belajar Siswa Sukatmi, Sukatmi; Pudjiastuti, Sri Rahayu
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 4 No. 2 (2024): Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum dalam Penguatan Etika, Karakter,
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v4i2.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penerapan model pembelajaran value clarification technique (VCT) dan model inquiry terhadap internalisasi karakter tanggung jawab dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment, untuk mengetahui perbedaan dengan memberi perlakuan terhadap dua kelompok kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui angket dan tes. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan uji beda. Hasil penelitisan ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan hasil angket siswa menggunakan model pembelajaran Value Clarification Teknique (VCT) dan Model Inquiry terhadap internalisasi karakter tanggung jawab. Hal ini ditunjukan oleh hasil uji paired sample t test, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) untuk data angket < 0,05. 2). Terdapat perbedaan hasil tes siswa menggunakan model pembelajaran Value Clarification Teknique (VCT) dan Model Inquiry terhadap hasil belajar pada materi Kewenangan Lembaga Negara menurut UUD 1945. Hal ini ditunjukan oleh hasil uji paired sample t test, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) untuk hasil belajar < 0,05. 3) Terdapat perbedaan nilai rata-rata angket model VCT sebesar 118,97 dan model Inquiry sebesar 124,57. Sedangkan hasil belajar model VCT sebesar 83,97 dan model Inquiry sebesar 89,27. Dengan kata lain rata-rata nilai angket dan hasil belajar model Inquiry > nilai rata-rata model VCT. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inquiry lebih efektif dibandingkan model pembelajaran VCT terhadap internalisasi karakter tanggung jawab dan hasil belajar siswa.
Urgensi Pendidikan Pancasila Sejak Dini Bagi Generasi Z Sutisna, Mohamad; Sucherman, Us Us; Suandi, Dedi; Sukatmi, Sukatmi; Kumalasari, Siti
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 2 No. 2 (2022): Civic Education Dalam Perspektif Global
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.096 KB) | DOI: 10.37640/jcv.v2i2.1518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis tentang bagaimana Urgensi Pendidikan Pancasila Sejak Dini Bagi Generasi Z?. Metode penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dimana sumber data diperoleh dari berbagai buku-buku, jurnal dan internet, serta sumber lainnya yang relevan. Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa Urgensi Pendidikan Pancasila Sejak Dini Bagi Generasi Z sangat penting dilakukan, hal ini dikarenakan dengan adanya pendidikan pancasila diharapkan agar generasi muda tidak tercabut dari akar budayanya sendiri dan agar mereka memiliki pedoman atau kaidah penuntun dalam berpikir serta bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan berlandaskan makna serta nilai-nilai Pancasila. Selain itu Penerapan Pendidikan Pancasila Melalui Media Sosial Bagi Generasi Z sangat efektif dan efisien, hal ini dikarenakan adanya kedekatan Generasi Z (Pemuda Indonesia) dengan Media Sosial yang kini sedang trend.
MEMBANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS APOTEK BERBASIS WEB DI LAMPUNG SELATAN Sukatmi, Sukatmi; Astika, Reni; Syafitri, Yulli; Nugroho, Seto Idristian
Jurnal Cendikia Vol 25 No 2 (2025): Jurnal Cendikia Vol. 25 No. 2 Oktober 2025
Publisher : LPPM ITBA Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2313/jc.v25i2.604

Abstract

Informasi mengenai lokasi dan ketersediaan apotek yang akurat sangat dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. Di Kabupaten Lampung Selatan, data persebaran apotek belum tersaji secara terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) apotek berbasis web yang mampu menyajikan informasi lokasi apotek secara visual, interaktif, dan informatif. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan alat perancangan Unified Modeling Language (UML) untuk memodelkan kebutuhan dan alur sistem, meliputi use case diagram, activity diagram, dan class diagram. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah Extreme Programming (XP) yang menekankan pada komunikasi, kesederhanaan, umpan balik, dan pengembangan secara iteratif. Data yang digunakan terdiri dari data spasial berupa koordinat lokasi apotek serta data nonspasial seperti nama apotek, alamat, jam operasional, dan layanan yang tersedia. Implementasi sistem memanfaatkan teknologi web dan peta digital untuk menampilkan persebaran apotek di wilayah Lampung Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu membantu masyarakat dalam menemukan lokasi apotek dengan cepat dan tepat, serta memudahkan pengelola dalam melakukan pengelolaan data apotek. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan akses informasi kesehatan dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif di Lampung Selatan.