Abstrak: Pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, dilakukan upaya pengembangan dan sosialisasi aplikasi dokumentasi keperawatan berbasis Android yang dirancang untuk mendukung standar BPJS Kesehatan KRIS di Indonesia. Tahap awal kegiatan meliputi koordinasi dengan rumah sakit dan tim IT untuk memahami kebutuhan serta kesiapan fasilitas, diikuti dengan penyusunan materi edukasi dan fitur teknologi yang sesuai standar nasional. Selanjutnya, dilakukan sosialisasi hasil penelitian kebutuhan aplikasi kepada para perawat dan staf rumah sakit,. Selama proses ini, peserta menyampaikan masukan terkait fitur yang diinginkan serta kendala yang dihadapi di lapangan, sehingga memungkinkan adanya penyesuaian dan pengembangan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari tenaga keperawatan terhadap rencana pengembangan aplikasi yang memudahkan proses dokumentasi dan memenuhi standar nasional. Kolaborasi antara rumah sakit, pengembang teknologi, dan akademisi pun terbentuk untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan implementasi aplikasi. Ke depan, diharapkan aplikasi ini dapat terwujud sehingg dapat meningkatkan efisiensi, akurasi data, dan mendukung pelayanan kesehatan berkualitas sesuai standar BPJS, serta mempercepat proses dokumentasi di lingkungan rumah sakit. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem inovasi teknologi di bidang keperawatan, sekaligus memperkaya kolaborasi lintas sektor dalam rangka peningkatan mutu layanan kesehatan di Indonesia. Abstract: This Community Service activity involved the development and dissemination of an Android-based nursing documentation application designed to support the BPJS Kesehatan KRIS (Indonesian Health Insurance) standards in Indonesia. The initial phase of the activity involved coordinating with hospitals and IT teams to understand facility needs and readiness, followed by the development of educational materials and technological features that meet national standards. Next, the results of the application needs research were disseminated to nurses and hospital staff. During this process, participants provided input on desired features and challenges encountered in the field, allowing for adjustments and ongoing development. The results of the activity demonstrated high enthusiasm from nursing staff for the planned development of an application that would streamline the documentation process and meet national standards. Collaboration between hospitals, technology developers, and academics was established to ensure the sustainability and successful implementation of the application. Going forward, it is hoped that this application will be realized, improving efficiency and data accuracy, supporting quality healthcare services in accordance with BPJS standards, and accelerating the documentation process within the hospital environment. This activity is expected to be the first step in strengthening the technological innovation ecosystem in the nursing field, while also enriching cross-sector collaboration in order to improve the quality of health services in Indonesia.