Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menurunkan Waktu Penggantian Tabung Gas Welding (GMAW) Menggunakan Metode Single Minute Exchange Die (SMED) di Politeknik Astra Neilinda Novita Aisa; Rahayu Budi Prahara; Eduardus Dimas Arya Sadewa; Wahyudi Wahyudi; Andreadie Wicaksono
Jurnal Optimalisasi Vol 9, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v9i2.7475

Abstract

Politeknik Astra is a high vocational education institution that have several laboratories. Welding laboratoy has longest preparation time compare to another laboratories. Gas cylinder changes process in Gas Metal Arc Welding (GMAW) takes 29.2 minutes, which is the longest preparation time so the welding training is hinder by it. Previous condition of  gas instalation is, every GMAW machine equiped with one  gas cylinder,  so if the cylinder is run out of  gas, it have to changes and potentially it could be done more than one machine. The aim of this research is to reduce gas cylinder changes time in welding laboratory using single minute exchange of dies methode (SMED). SMED is one of lean manufacturing metodes that able to identified and reduce or eliminate time waste by separated internal setup and external setup. Using SMED metods, gas cylinder changes activities are identified then divided by internal and external setup. The activities that have no effect to gas flow from cylinder to machine are convert from internal to external setup. For the final, external setup are simplified using 5W2H tools. The solution that reserearcher found using SMED method is to built a centralized gas system with one cylinder as an active gas supply for whole GMAW machine and the other one as  a backup cylinder, in stead of install  gas cylinder on every GMAW machine. The result of this research is setup time for gas cylinder changing process is reduce from 1752 seconds or 29.2 minutes to 877 seconds or 14.6 minute or reduce 50%, furthermore man power alaso reduce from 3 person to 1 person.
Penggunaan Limbah Plastik untuk Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Neilinda Novita Aisa; Hisyam Aufa
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/tdkqb338

Abstract

Kebijakan penanganan limbah plastik dan pentingnya pengendalian persediaan bahan baku yang optimal merupakan latar belakang dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pemakaian material plastik baru di sektor manufaktur dengan memanfaatkan limbah plastik yang dihasilkan dari proses produksi berupa sisa saluran runner produk dan atau produk yang cacat. Dengan adanya pemanfaatan limbah plastik produksi, diharapkan dapat membangun budaya sistem manufaktur berkelanjutan. Metode yang digunakan untuk mengoptimalkan persediaan bahan baku adalah metode Economic Order Quantity (EOQ). Metode EOQ adalah Salah satu metode yang paling banyak dipakai untuk menentukan persediaan bahan baku secara optimal dan terbukti sangat efisien dalam pengendalian persediaan bahan baku.  Dengan menggunakan metode EOQ, dapat diketahui jumlah pemesanan ekonomis, frekuensi pemesanan paling optimal, nilai safety stock, kapan waktu pemesanan ulang dan total biaya persediaan. Dengan memanfaatkan scrap sisa produksi dan menerapkan metode EOQ didapatkan hasil terjadinya penghematan material sebanyak 12,5 % dan penghematan biaya total sebesar Rp.77.342.386,3