Pangestuning Sekarsari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI PARA PENGGUNA COMMUTER LINE PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI JABODETABEK Sherly Tandi Arrang; Pangestuning Sekarsari; Via Dolorosa Halilintar
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 27 No. 3 (2023): MFF SPECIAL ISSUE
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/mff.v27i01.30029

Abstract

Swamedikasi adalah upaya pengobatan secara mandiri untuk mengatasi gejala penyakit  yang dialami dengan cara membeli obat di apotek atau toko obat. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2019, sebesar 71,46% masyarakat di Indonesia melakukan swamedikasi. DKI Jakarta adalah salah satu wilayah di Indonesia yang banyak melakukan swamedikasi (56,4%). Masa pandemi COVID-19 mendorong peningkatan kegiatan swamedikasi. Penduduk Jabodetabek (DKI Jakarta) sebagian besar menggunakan transportasi commuter line (KRL).  Penelitian pada komunitas KRL dilakukan untuk mendapatkan sebaran masyarakat Jabodetabek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan karakteristik sosiodemografi dengan perilaku swamedikasi pada pengguna commuter line di Jabodetabek pada masa pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan desain studi observasional – potong lintang dan uji statistik Chi-Square serta One-way ANOVA. Jumlah responden yang memenuhi kriteria inklusi adalah 338 orang. Mayoritas responden dengan usia 18-25 tahun (48,8%), jenis kelamin perempuan (55,6%), status sosial belum menikah (53,3%), memiliki jaminan kesehatan/asuransi (72,5%), pendidikan akhir SMA (47,9%), pekerjaan pegawai swasta (58,9%), dan pendapatan > 2.500.000 (71%). Sebanyak 257 orang (76%) melakukan swamedikasi, dan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terkait swamedikasi (62,7%). Hasil analisa multivariat didapatkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi (p=0,000). Karakteristik sosiodemografi yang berhubungan dengan perilaku swamedikasi adalah status pernikahan (p= 0,001), tingkat pendidikan (p=0,026), dan pekerjaan (p=0,024). Pada penelitian ini disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, status pernikahan, tingkat pendidikan dan pekerjaan terhadap perilaku swamedikasi pengguna commuter line di Jabodetabek pada masa pandemi COVID-19.