Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Kurikulum 2013 Pada Masa Pandemi Covid-19 Sri Rahayu Kusmiati; Rasmitadila
KARIMAH TAUHID Vol. 1 No. 3 (2022): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v1i3.6452

Abstract

Penerapan kurikulum 2013 sangat sulit selama masa pandemi covid-19 ini, selain sulit untuk belajar dari jarak jauh, tidak semua siswa dapat mengikutinya karena masalah waktu, lokasi, dan biaya bagi orang tua. Hal ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan siswa di sekolah. Guru tidak dapat melihat perkembangan siswa secara maksimal, sehingga siswa tidak dapat mencapai tujuan kurikulum nasional. Pelaksanaan program pembelajaran jarak jauh oleh guru dan orang tua berdampak pada pencapaian tujuan program Pendidikan 2013 dan terhadap hasil belajar siswa. Dalam menyampaikan pembelajaran daring guru harus lebih kreatif membuat metode pembelajaran semanarik mungkin dan menyenangkan cara guru mengajar juga harus sesuai dengan pelajaran agar siswa tidak merasa bosan dalam mengikuti pelajaran daring selama pandemi dan dapat dengan mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru dan orang tua harus membimbing siswa selama belajar di rumah. Peran orang tua dan guru sangat penting dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi ini. Kualitas Pendidikan di masa pandemi covid-19, Pendidikan Indonesia harus menempuh jalan yang dapat memperbaiki keadaan lingkungan Pendidikan. Proses belajar selama masa pandemic covid-19 dengan kebijakan pembelajaran daring menunjukkan banyak hambatan dalam melakukan. Berdasarkan kurangnya peralatan dan infrastruktur, keterbatasan kemampuan komputer guru dan siswa, kesulitan dalam mengakses internet, penyediaan anggaran pelaksana yang belum siap, orang tua yang sibuk dan tidak bisa mengajar anak dirumah, komunikasi yang buruk antara guru dan siswa, kurangnya proses penilaian maksimal, kurangnya pengawasan guru terhadap pembelajaran siswa, dan akhirnya berdampak pada menurunnya motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif, yakni dengan cara melakukan wawancara terhadap narasumber yang dituju. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaiman penerapan kurikulum 2013 pada masa pandemi covid-19 apakah memiliki perubahan dengan kurikulum 2013 sebelum masa pandemi covid-19.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN PUISI Siti Salwa Sabilla; Sri Rahayu Kusmiati; Megan Asri Humaira
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9116

Abstract

Keterampilan berbicara adalah keterampilan memproduksi arus sistem bunyi artikulasi yang digunakan untuk mengapresiasi, menyampaikan gagasan, kehendak, perasaan, atau keinginan sesuai dengan konteks yang sedang dihadapi pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh keterampilan berbicara peserta didik dalam pembelajaran puisi di kelas V. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memperoleh data terkait sejauh mana keterampilan berbicara peserta didik dalam membacakan puisi serta untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses pembelajaran serta pendapat dan pengalaman yang dimiliki oleh guru dan siswa terkait pembelajaran puisi. Hasil data dari teknik pengambilan data observasi adalah hasil pengamatan langsung terhadap proses belajar mengajar kelas 5 saat pembelajaran puisi. Sedangkan teknik pengambilan data dari hasil pembacaan puisi kelas 5 adalah melalui observasi. Dengan keterampilan berbicara siswa melalui pembelajaran puisi kegiatan ini sangat efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.
KETERAMPILAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS BERBASIS SOCIAL EMOTIONAL LEARNING (SEL) STUDI KASUS DI SDN TAJUR 1 Sri Rahayu Kusmiati; Zahra Khusnul Lathifah; Muhammad Ichsan
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 6 (2025): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i6.21513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan guru dalam pengelolaan kelas berbasis Social Emotional Learning (SEL) di SDN Tajur 1. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama, yaitu keterampilan guru dalam menciptakan iklim kelas yang mendukung perkembangan sosial emosional siswa, keterampilan guru dalam mengelola perilaku dan disiplin siswa berbasis nilai-nilai SEL, serta keterampilan guru dalam membangun interaksi dan komunikasi yang mendukung pembelajaran sosial emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilaksanakan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berupaya menciptakan iklim kelas yang kondusif dengan memahami karakter dan kondisi emosional siswa, menggunakan strategi komunikasi non-verbal (senyum, kontak mata, sentuhan fisik), serta menata ruang kelas yang nyaman. Dalam aspek pengelolaan perilaku dan disiplin, guru menekankan pembentukan karakter melalui empati, tanggung jawab, dan refleksi diri, serta mengintegrasikan nilai-nilai SEL dalam mata pelajaran. Sementara itu, keterampilan interaksi dan komunikasi guru ditunjukkan melalui hubungan yang hangat, terbuka, dan setara dengan siswa sehingga mampu mendorong partisipasi aktif dan rasa percaya diri. Secara keseluruhan, keterampilan guru dalam pengelolaan kelas berbasis SEL di SDN Tajur 1 berkontribusi tidak hanya pada keberhasilan akademik, tetapi juga pada perkembangan sosial emosional siswa