Perkembangan inovasi yang sangat maju menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam kemajuan dalam bidang pendidikan, terutama dalam pemanfaatan media pembelajaran. Media pembelajaran interaktif berfungsi untuk membangun lingkungan pembelajaran yang lebih mengasyikkan sekaligus meningkatkan minat belajar, terutama dalam mata pelajaran matematika. Namun, berdasarkan temuan di SDN Gunung Putri 04, guru matematika masih menggunakan metode media yang bersifat konvensional dalam proses belajar mengajar. Kondisi ini menyebabkan siswa merasa bosan dan kurang tertarik untuk mempelajari matematika, karena metode yang digunakan dianggap monoton. Agar siswa lebih termotivasi, perlu dilakukan upaya khusus lebih berminat saat mempelajari matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak penggunaan media papan jurang pada hasil belajar siswa kelas dua SD. Metode yang digunakan adalah Quasi Experimental Design. Data dikumpulkan lewat tes matematika yang meliputi tes awal dan tes akhir, juga angket guna menganalisis minat belajar peserta didik. Dari hasil analisis, terlihat ada perkembangan nilai post-test yang cukup signifikan dikelas eksperimen dengan rata – rata 91,17, sementara kelas kontrol hanya mencapai rata – rata 77,67. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan sampel independent, didapatkan hasil signifikan dengan nilai 0,000 yang jelas kurang dari 0,05. Ini berarti penggunaan media papan jurang menunjukkan pengaruh serta juga hubungan positif dan signifikan dengan hasil belajar siswa.