p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penggunaan Lagu Anak Dalam Pembelajaran Tata Bahasa Untuk Siswa Sekolah Dasar EFL Anggita Rahmawati; Amaliyah Khairul Haq
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i4.8785

Abstract

Daya pikir anak dapat dikembangkan dengan nyanyian yang tepat, perbendaharaan bahasa, kreativitas, dan kemampuan berimajinasi. untuk memastikan perkembangan intelektualnya berjalan lancar. Terutama dalam hal bernyanyi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengajaran tata bahasa dapat mempengaruhi anak sekolah dasar EFL dengan menggunakan metode bernyanyi. Metode penelitian yang digunakan dalam peneliti ini menggunakan studi literatur. Teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan sebanyak mungkin teori dan informasi dari bahan kepustakaan yang berkaitan dengan subjek penelitian yang telah dikaji. Teknik analisis data ini menggunakan model Miles dan Huberman. Bernyanyi dapat memberikan pengaruh efek positif pada pembelajaran tata bahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ukuran efek keseluruhan yang kecil (d 0,16) dan ukuran efek rata-rata yang lebih besar (d 0,35) terkait dengan hasil memori. Hasil kedua menunjukkan bahwa siswa yang terlibat dalam kelompok bernyanyi mengungguli siswa dalam kelompok berbicara dan kelompok kontrol dalam pembelajaran tata bahasa pada Tes ke tiga. Melihat bagaimana bernyanyi mempengaruhi pembelajaran tata bahasa ini menunjukkan bahwa bernyanyi dapat meningkatkan pengaruh positif pada siswa yang belajar tata bahasa. Untuk membuat kegiatan lebih menarik perhatian anak, guru biasanya memadukannya dengan gerakan atau dengan sair dari lagu yang dinyanyikan. Berdasarkan perkembangan siswa Sekolah Dasar, pembelajaran yang menyenangkan diperlukan untuk memanfaatkan lagu anak-anak.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMBACA PERMULAAN DIKELAS DUA SEKOLAH DASAR Anggita Rahmawati; Amaliyah Khairul Haq; Firyal Apipah
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.8937

Abstract

Kemampuan membaca merupakan hal yang sangat penting dimiliki oleh seorang siswa. Kemampuan membaca sering sekali mengalami Kesulitan diantaranya mengalami kondisi siswa tidak lancar dalam membaca, kesulitan dalam mengenal huruf abjad, mengeja, dan memahami isi bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang berarti data deskriptif dikumpulkan secara lisan dan tulisan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah direduksi atau dirangkum kemudian disusun secara teratur dan terperinci dalam beberapa bagian sesuai dengan masalahnya. Terdapat kesulitan membaca permulaan siswa kelas dua di SDN 02 Benteng yaitu belum mengenal huruf dan suku kata secara keseluruhan, belum bisa membedakan huruf yang terlihat sama, atau yang terdengar sama seperti "b" dan "d", "p" dan "f". Dengan adanya faktor intelektual, faktor lingkungan, serta faktor motivasi dari orang terdekat. Cara mengatasi hal tersebut guru berupaya seperti meberikan motivasi, menyediakan fasilitas, memperkuat pemahaman suku kata, membuat permainan untuk memotivasi siswa, serta memberikan pelatihan membaca setiap hari.Hasil menunjukkan bahwa siswa di kelas dua SDN 02 Benteng menghadapi beberapa kendala dan faktor dalam membaca awal. Salah satunya adalah mereka belum mengenal huruf dan suku kata secara keseluruhan dan tidak dapat membedakan huruf seperti "b", "d", "p", dan "f". Menonton televisi dan penggunaan ponsel, kurangnya motivasi keluarga, kurangnya minat siswa dalam pendidikan, dan lingkungan sekolah yang tidak mendukung adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi siswa. Untuk mengatasi masalah ini, guru harus mendorong dan mendukung siswa mereka sepenuhnya memberi mereka buku atau buku bacaan dengan kartu huruf atau suku kata meningkatkan pemahaman mereka tentang huruf dan suku kata dan membuat permainan yang mendorong mereka untuk belajar.
PENGGUNAAN PENINGKATAN TEKSTUAL PADA TUGAS PASCA MEMBACA DALAM PERKEMBANGAN GRAMATIKAL PEMBELAJAR BAHASA ANAK Amaliyah Khairul Haq; Anggita rahmawati
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9372

Abstract

Penelitian ini mengkaji sejauh mana koreksi teks yang diintegrasikan ke dalam fase berikutnya dari instruksi membaca berbasis tugas dapat berkontribusi pada pengembangan tata bahasa kedua. Partisipannya adalah 49 pembelajar bahasa anak yang menyelesaikan membaca berbasis tugas di kelas mereka sendiri. Mereka secara acak dibagi menjadi dua kelompok, yang mana satu terkena peningkatan teks dan yang lainnya tidak. Jadwal paparan ganda diterapkan dalam percobaan, terdiri dari enam sesi terapi selama tiga minggu. Konstruksi objeknya adalah morfem orang ketiga tunggal. Kemajuan sebelum dan sesudah tes dinilai dengan tes tata bahasa. Hasilnya menunjukkan efek kecil tapi positif pada perbaikan teks. Keberhasilan yang relatif dari hasil peningkatan teks disebabkan oleh beberapa faktor yang terjadi selama penelitian yaitu: Menggunakan desain paparan berganda dan menggabungkan peningkatan teks pada tahap pasca-tugas daripada tahap penugasan, usia peserta, dan kemampuan