Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENENTUAN JUMLAH OPERATOR OPTIMUM DEPARTEMEN DESAIN PT SPT MELALUI PENDEKATAN HARD SYSTEM METHODOLOGY Athari, Nurdinintya; Ismaya, Bambang Indra; Ulina, Reh; Wijaya, Edo Rantau
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 1 No 01 (2014): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Juli 2014
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.915 KB)

Abstract

PT SPT adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil. Salah satu divisi yang ada di perusahaan tersebut adalah departemen desain. Departemen ini mempunyai peran vital bagi perusahaan karena berhubungan langsung dengan permintaan dari pihak konsumen. Pada saat ini, departemen desain mempunyai beberapa permasalahan yang mempengaruhi tingkat efisiensi dan efektifitas kerja dari departemen tersebut, yaitu jumlah permintaan yang fluktuatif dan tingginya down time operator. Kedua permasalahan ini mengakibatkan biaya yang tidak proporsional dengan jumlah pekerja di departemen desain. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk permasalahan ini adalah mengurangi jumlah operator tetap sehingga dapat menurunkan down time operator dan meminimumkan total biaya gaji operator. Dari permasalahan tersebut dibuat sebuah model dengan pendekatan Hard System Methodology menggunakan metode trial and error/estimasi parameter. Tujuan dari pembuatan model tersebut adalah untuk mendapatkan solusi optimal jumlah operator tetap yang dapat menurunkankan down time operator serendah mungkin sehingga diperoleh total biaya gaji operator minimum. Implementasi dari permasalahan ini adalah dengan melakukan pengurangan jumlah operator tetap dengan memperhatikan etika kemanusiaan dan memberlakukan subkont.
ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI PADA SISWA SMK KESEHATAN DENGAN SMA NON KESEHATAN Nuur, Firanti; Karesa, Popy Thieri; Helfionita, Nanda; Ulina, Reh; Fitriana, Riri Amanda
Jurnal Farmaku (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : STIKes Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55093/jurnalfarmaku.v7i1.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Pada Siswa Smk Kesehatan Dengan Sma Non Kesehatan. Swamedikasi adalah upaya awal yang dilakukan diri sendiri dalam mengurangi atau mengobati penyakit-penyakit ringan dengan menggunakan obat-obatan dari golongan bebas dan bebas terbatas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan membagikan kuesioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai swamedikasi kepada 40 responden yang berasal dari siswa SMK Kesehatan dan SMA pada umumnya. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahawa responden yang tingkat pengetahuannya lebih tinggi yaitu siswa SMK kesehatan. Hal ini disebabkan karena pada siswa SMK kesehatan tersebut memiliki tingkat pengetahuan tentang swamedikasi yang lebih baik sehingga menimbulkan kecenderungan atau kesadaran untuk memiliki tindakan swamedikasi lebih banyak karena telah melewati tahap-tahap tersebut dimana mereka aktif mencari informasi mengenai pengobatan diri sndiri melalui media cetak dan elektronik.
ANALYSIS ECONOMIC IMPACT OF PAYA BAKUNG BRIDGE CONSTRUCTION ON ACCESSIBILITY PATTERNS AND FARMERS' WELFARE Ulina, Reh; Putra, Ilham Mirzaya
Jurnal Al-Ijtimaiyyah Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v12i1.34731

Abstract

Rural infrastructure development plays a crucial role in improving community welfare, particularly for farmers who rely heavily on transportation access to distribute their agricultural products. This study aims to analyze the impact of bridge construction on changes in accessibility and farmer welfare in Paya Bakung Village, Hamparan Perak District. This study employed a qualitative approach using descriptive analysis methods. Five informants, including landowners and farm laborers, were selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation. Data analysis employed the Miles and Huberman interactive model, which encompasses data reduction, data display, and conclusion drawing. Validity was ensured through source triangulation. The results indicate that bridge construction significantly improved community accessibility. Travel time to market was shortened, transportation costs decreased, and crop quality was maintained, resulting in more stable selling prices. These changes contributed to increased household incomes for farmers, reduced workloads for farm laborers, and strengthened social relations within the village community. From an Islamic societal development perspective, these improvements reflect the achievement of the concept of Falah, which refers to material and spiritual well-being characterized by increased security, solidarity, and social cohesion. Therefore, bridge construction not only functions as physical infrastructure but also as an instrument of community empowerment that contributes to improving the economic and social welfare of rural communities.