Putri Sri Wulandari
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN CITRA KOTA PADA KAWASAN BEJI DEPOK JAWA BARAT Putri Sri Wulandari; Ari Widyati Purwantiasning
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 1 (2022): TEMATIK PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN PRINSIP PENGEMBANGAN RUANG PUBLIK
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i1.12857

Abstract

Kota satelit terbentuk karena peningkatan kepadatan penduduk mewajibkan suatu wilayah memperbesar daerahnya, area perluasan itulah yang akan menopang kehidupan kota inti. Menurut Alonso (1978), kota baru yang dengan sengaja dibangun untuk menunjang kegiatan pemerintahan, dipersiapkan sebagai kota otonom, dengan menyediakan kegiatan (pekerjaan) untuk penduduknya supaya kota baru dapat menjadi tempat bermukim para pendatang. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kota satelit memiliki fungsi yang sama seperti kota induk, namun tidak sekompleks kota induk. Citra kota sangat penting dimiliki oleh kota satelit agar bisa dikatakan layak sebagai bagian dari penunjang kota induk dan untuk memperkuat identitas wajah kota sehingga kota satelit memiliki daya tarik tersendiri. Oleh karena itu, Kota Satelit dikaji dengan menggunakan teori lima elemen citra kota Kevin Lynch. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif secara deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk memahami lima elemen pembentuk citra kota sebagai bentuk identitas kota berdasarkan teori Kevin Lynch pada kota satelit. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu mengkaji secara kualitatif deskriptif tiga studi kasus dengan menganalisa lima elemen citra kota pada tiga kawasan kota satelit.Kata Kunci: Kevin Lynch; citra kota; lima elemen; Beji, Depok.
KAJIAN CITRA KOTA PADA KAWASAN BEJI DEPOK JAWA BARAT Putri Sri Wulandari; Ari Widyati Purwantiasning
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 1 (2022): TEMATIK PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN PRINSIP PENGEMBANGAN RUANG PUBLIK
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i1.12857

Abstract

Kawasan Beji merupakan pusat kota dari Kota Depok dimana penting bagi kawasanya memiliki suatu identitas yang memperkuat keberadaanya. Identitas diperkuat oleh citra kota yang direpresentasikan oleh elemen-elemen fisik di dalamnya. Elemen-elemen tersebut telah ada dari waktu ke waktu dengan bentuk dominasi bentuk visualnya. Semakin menonjol faktor visual, maka semakin mudah elemen tersebut diterjemahkan oleh pengamat. Sehingga membangun citra kota sangat dibutuhkan agar penghuni atau pengunjung merasa lebih nyaman dalam beraktivitas, mudah dalam mengenali dan membedakan suatu kawasan dengan kawasan lainnya. Citra kota pada Kawasan Beji diidentifikasi dan dianalisa menggunakan lima elemen yang dikemukakan oleh Kevin Lynch, yaitu: path (jalan), edge (tepian), node (persimpangan), district (kawasan), dan landmark (penanda). Penelitian ini bertujuan untuk memahami apa dan bagaimana teori lima elemen citra kota diterapkan oleh Kawasan Beji dan diharapkan dapat menjadi bahan acuan dalam mendesain kawasan atau sebagai bahan rujukan penelitian baru yang relevan bagi praktisi perancang, pemerintah atau masyarakat umum.