Muhammad Rizal
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN TAMAN DI KEBAYORAN BARU JAKARTA SELATAN Muhammad Rizal; Achmad Hadi Prabowo
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 21 No. 1 (2023): Kenyamanan dan Ketahanan dalam Desain Arsitektur dan Lingkungan
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v21i1.14431

Abstract

Selain sebagai ruang terbuka hijau publik, keberadaan taman sebagai salah satu elemen pembentuk estetika kota juga dapat menjadi indikator sistem penataan kota yang baik dan berkelanjutan. Kebayoran Baru yang dikategorikan sebagai kawasan cagar budaya dan mendapat sebutan kota taman tropis, memiliki taman yang paling banyak dibandingkan kawasan Jakarta lainnya. Namun dewasa ini, keberadaan taman di tengah perkotaan seringkali kurang difungsikan secara optimal. Dengan menggunakan pendekatan distibusi kuantitatif dan deskriptif kualitatif, dari empat lokasi penelitian terpilih, yaitu Taman Puring, Taman Mataram, Taman Sambas Asri dan Taman Langsat, ditemukan bahwa karakteristik taman dan pemetaan kegiatan pengunjung taman mempengaruhi preferensi masyarakat dalam penggunaan taman.
PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN TAMAN DI KEBAYORAN BARU JAKARTA SELATAN Muhammad Rizal; Achmad Hadi Prabowo
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 21 No. 1 (2023): Kenyamanan dan Ketahanan dalam Desain Arsitektur dan Lingkungan
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v21i1.14431

Abstract

Selain sebagai ruang terbuka hijau publik, keberadaan taman sebagai salah satu elemen pembentuk estetika kota juga dapat menjadi indikator sistem penataan kota yang baik dan berkelanjutan. Kebayoran Baru yang dikategorikan sebagai kawasan cagar budaya dan mendapat sebutan kota taman tropis, memiliki taman yang paling banyak dibandingkan kawasan Jakarta lainnya. Namun dewasa ini, keberadaan taman di tengah perkotaan seringkali kurang difungsikan secara optimal. Dengan menggunakan pendekatan distibusi kuantitatif dan deskriptif kualitatif, dari empat lokasi penelitian terpilih, yaitu Taman Puring, Taman Mataram, Taman Sambas Asri dan Taman Langsat, ditemukan bahwa karakteristik taman dan pemetaan kegiatan pengunjung taman mempengaruhi preferensi masyarakat dalam penggunaan taman.