Achmad Hadi Prabowo
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Trisakti

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IDENTIFIKASI JENIS KEGIATAN MANUSIA DI RUANG TERBUKA PADA MASA PANDEMI. Studi Kasus: Taman Kota 2 BSD. Jessica Agusna; Achmad Hadi Prabowo
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 1 (2022): TEMATIK PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN PRINSIP PENGEMBANGAN RUANG PUBLIK
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.952 KB) | DOI: 10.25105/agora.v20i1.10012

Abstract

Berada didalam bangunan dengan sirkulasi udara yang tertutup saat ini bukanlah hal yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi beberapa orang saat ini. pandemi ini mulai merubah kebiasaan dan gaya hidup orang – orang dari sebelumnya. Ruang luar atau ruang terbuka, saat ini adalah opsi tepat yang dibutuhkan dalam masa pandemi. penelitian ini menggunakan metode kualitatif guna menemukan faktor yang berpengaruh dalam pola pergerakan manusia diruang terbuka dalam masa pandemi. Variable yang diteliti adalah alasan kegiatan, jenis kegiatan dan durasi kegiatan sebelum dan selama pandemi. Penelitian ini menghasilkan hipotesa bahwa berkegiatan diruang terbuka lebih didominasi dengan kegiatan fisik seperti jogging, lari, atau bersepeda santai.
TINJAUAN AKSESIBILITAS RUANG DALAM BAGI PENYANDANG DISABILITAS PADA BANGUNAN SMESCO Salsa Imansari; Achmad Hadi Prabowo; Etty Retnowati Kridarso
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 2 (2022): RUANG PUBLIK, ELEMEN BANGUNAN DAN KONTEKSTUAL
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i2.14283

Abstract

Perancangan bangunan dapat memberikan keleluasaan yang serupa antara kaum disabilitas dan manusia normal karena penyandang disabilitas memiliki kesempatan untuk hadir ditempat publik manapun. Perancangan dan aksesibilitas gedung SMESCO dapat mendukung kemudahan jalur yang dilalui, arahan ini menjadi bentuk pengingat ketetapan yang telah diatur dalam Undang-Undang pemerintah. Penerapan elemen untuk mempermudah aksesibilitas berupa material yang tepat membuat kenyamanan bagi pengguna kursi roda. sarana dan prasarana penyandang disabilitas menjadi komponen penting pada kemudahan aksesibilitas melingkupi sirkulasi, ramp, escalator, lift, kamar mandi, signage, dan tempat parkir. Diharapkan gedung SMESCO dapat menjadi contoh dan pembelajaran bagi bangunan fungsi ConventionCenter lainnya.
PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN TAMAN DI KEBAYORAN BARU JAKARTA SELATAN Muhammad Rizal; Achmad Hadi Prabowo
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 21 No. 1 (2023): Kenyamanan dan Ketahanan dalam Desain Arsitektur dan Lingkungan
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v21i1.14431

Abstract

Selain sebagai ruang terbuka hijau publik, keberadaan taman sebagai salah satu elemen pembentuk estetika kota juga dapat menjadi indikator sistem penataan kota yang baik dan berkelanjutan. Kebayoran Baru yang dikategorikan sebagai kawasan cagar budaya dan mendapat sebutan kota taman tropis, memiliki taman yang paling banyak dibandingkan kawasan Jakarta lainnya. Namun dewasa ini, keberadaan taman di tengah perkotaan seringkali kurang difungsikan secara optimal. Dengan menggunakan pendekatan distibusi kuantitatif dan deskriptif kualitatif, dari empat lokasi penelitian terpilih, yaitu Taman Puring, Taman Mataram, Taman Sambas Asri dan Taman Langsat, ditemukan bahwa karakteristik taman dan pemetaan kegiatan pengunjung taman mempengaruhi preferensi masyarakat dalam penggunaan taman.
IDENTIFIKASI KEGIATAN DAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI TAMAN KOTA 2 BSD Jessica Agusna; Achmad Hadi Prabowo
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 1 (2022): TEMATIK PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN PRINSIP PENGEMBANGAN RUANG PUBLIK
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i1.10012

Abstract

Berada di dalam bangunan dengan sirkulasi udara yang tertutup saat ini bukanlah hal yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi beberapa orang saat ini. pandemi ini mulai merubah kebiasaan dan gaya hidup orang-orang dari sebelumnya. Ruang luar atau ruang terbuka, saat ini adalah opsi tepat yang dibutuhkan dalam masa pandemi. Namun keberadaan dari protokol kesehatan yang sangat minim membuat kegiatan diluar ruangan terasa tidak aman, seperti minimnya rambu menjaga jarak, minimnya penanda duduk berjarak, dan penanda wajib menggunakan masker. Taman Kota 2 BSD termasuk dalam ruang terbuka yang minim dengan protokol kesehatan, namun ruang terbuka ini merupakan salah satu area aktivitas yang paling diminati warga di sekitar kawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif guna menemukan faktor yang berpengaruh dalam pola pergerakan manusia di ruang terbuka dalam masa pandemi. Variabel yang diteliti adalah alasan kegiatan, jenis kegiatan dan durasi kegiatan sebelum dan selama pandemi, serta ketersediaan Protokol Kesehatan di dalam Taman Kota 2 BSD. Penelitian ini menghasilkan hipotesis bahwa berkegiatan di ruang terbuka lebih didominasi dengan kegiatan fisik seperti jogging, lari, atau bersepeda santai, dan ditemukan minimnya kesiapan protokol kesehatan di dalam kawasan Taman Kota 2 BSD.  
TINJAUAN AKSESIBILITAS RUANG DALAM BAGI PENYANDANG DISABILITAS PADA BANGUNAN SMESCO Salsa Imansari; Achmad Hadi Prabowo; Etty Retnowati Kridarso
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 20 No. 2 (2022): RUANG PUBLIK, ELEMEN BANGUNAN DAN KONTEKSTUAL
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v20i2.14283

Abstract

Perancangan bangunan dapat memberikan keleluasaan yang serupa antara kaum disabilitas dan manusia normal karena penyandang disabilitas memiliki kesempatan untuk hadir ditempat publik manapun. Perancangan dan aksesibilitas gedung SMESCO dapat mendukung kemudahan jalur yang dilalui, arahan ini menjadi bentuk pengingat ketetapan yang telah diatur dalam Undang-Undang pemerintah. Penerapan elemen untuk mempermudah aksesibilitas berupa material yang tepat membuat kenyamanan bagi pengguna kursi roda. sarana dan prasarana penyandang disabilitas menjadi komponen penting pada kemudahan aksesibilitas melingkupi sirkulasi, ramp, escalator, lift, kamar mandi, signage, dan tempat parkir. Diharapkan gedung SMESCO dapat menjadi contoh dan pembelajaran bagi bangunan fungsi ConventionCenter lainnya.
PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN TAMAN DI KEBAYORAN BARU JAKARTA SELATAN Muhammad Rizal; Achmad Hadi Prabowo
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 21 No. 1 (2023): Kenyamanan dan Ketahanan dalam Desain Arsitektur dan Lingkungan
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v21i1.14431

Abstract

Selain sebagai ruang terbuka hijau publik, keberadaan taman sebagai salah satu elemen pembentuk estetika kota juga dapat menjadi indikator sistem penataan kota yang baik dan berkelanjutan. Kebayoran Baru yang dikategorikan sebagai kawasan cagar budaya dan mendapat sebutan kota taman tropis, memiliki taman yang paling banyak dibandingkan kawasan Jakarta lainnya. Namun dewasa ini, keberadaan taman di tengah perkotaan seringkali kurang difungsikan secara optimal. Dengan menggunakan pendekatan distibusi kuantitatif dan deskriptif kualitatif, dari empat lokasi penelitian terpilih, yaitu Taman Puring, Taman Mataram, Taman Sambas Asri dan Taman Langsat, ditemukan bahwa karakteristik taman dan pemetaan kegiatan pengunjung taman mempengaruhi preferensi masyarakat dalam penggunaan taman.