Innita Fashihatul Qiroah
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Concepts of Physics in Detective Conan's Animation Film Febri Syahrul Haj; Innita Fashihatul Qiroah; Binar Kurnia Prahani; Dwikoranto
Studies in Philosophy of Science and Education Vol. 2 No. 3 (2021): November
Publisher : Indonesia Approach Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/sipose.v2i3.251

Abstract

Detective Conan is an animated film genre originating from Japan. This study aims to analyze the concept of physics in several episodes in the film Detective Conan. The concept of physics in this film is contained in the phenomena that occur in it, so it is interesting to study. The type of research method used is the type of descriptive method. The research was carried out in the form of direct observation methods, namely watching animated episodes as well as data collection, literature studies and analysis of physics concepts to describe existing phenomena. Based on the results and discussion, it can be concluded that Detective Conan is a Japanese animated action genre film with the concept of the main character acting as a detective and is required to be able to solve all crime cases and puzzles so that they can be solved. Some of the physics concepts found in several episodes of Detective Conan are about Archimedes' law, Boyle's law, about temperature, perfect internal reflection, uniformly changing rectilinear motion and uniformly rectilinear motion, tyndall effect, electricity, dynamic electricity and up to parabolic motion. The study of the film Detective Conan is expected to be able to increase students' interest and abilities in learning physics. regarding temperature, perfect internal reflection, uniformly changing rectilinear motion and uniformly rectilinear motion, the Tyndall effect, electricity, dynamic electricity and up to parabolic motion. The study of the film Detective Conan is expected to be able to increase students' interest and abilities in learning physics. regarding temperature, perfect internal reflection, uniformly changing rectilinear motion and uniformly rectilinear motion, the Tyndall effect, electricity, dynamic electricity and up to parabolic motion. The study of the film Detective Conan is expected to be able to increase students' interest and abilities in learning physics.
Kajian Etnofisika Kearifan Lokal Api Tak Kunjung Padam di Kabupaten Pamekasan Lina Christi Alfiah; Innita Fashihatul Qiroah; Yunita Maysaputri; Oka Saputra
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v2n2.p84-89

Abstract

Kearifan lokal adalah sikap dari manusia serta hubungannya dengan lingkungan yang terbentuk secara alamiah dan berasal dari adat istiadat atau ajaran leluhur. Api Tak Kunjung Padam merupakan kearifan lokal yang berpotensi untuk menjadi konteks dalam pembelajaran Fisika. Pendekatan ini menggali pengetahuan masyarakat dalam konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep fisika yang terlibat dalam fenomena tersebut dan mengembangkan strategi pemeliharaan untuk menjamin kelestarian objek wisata ini. Dengan mengidentifikasi konsep-konsep Fisika, diharapkan kearifan lokal ini dapat dikaji dalam pembelajaran Fisika di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui teknik purposive sampling dengan melibatkan pengelola wisata, pengurus desa, dan masyarakat setempat sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan cerita legenda, Api Tak Kunjung Padam berasal dari tongkat kyai Moko yang ditancapkan ke tanah. Secara Sains, Api Tak Kunjung Padam berkaitan erat dengan konsep pembakaran, transfer kalor, dan interaksi antara bahan bakar dengan oksigen, yang dijelaskan melalui model "Segitiga Api". Lebih lanjut, ditemukan bahwa faktor-faktor seperti kondisi lingkungan dan intervensi manusia memiliki pengaruh signifikan terhadap kelangsungan fenomena ini. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pemahaman tentang konsep fisika dalam konteks kearifan lokal ini tidak hanya memberikan wawasan edukatif tetapi juga memfasilitasi pelestarian budaya. Hal ini memperkuat pentingnya pendidikan masyarakat dan kolaborasi dengan pemerintah untuk pelestarian dan promosi wisata Api Tak Kunjung Padam sebagai bagian dari warisan budaya.